Youssef Ezzejjari Idolakan Pemain Lokal Indonesia

0
40

Debatbola.com – Bintang sepakbola asal Spanyol yang kini berkarir di Liga 1, Youssef Ezzejjari menyebut bahwa Boaz Solossa adalah salah satu striker terbaik dari Indonesia. Sebagai pemain asing yang merumput di Liga 1 Indonesia, Youssef Ezzejjari tentu punya banyak pertimbangan untuk menyebutkan siapa saja pesepak bola terbaik di Tanah Air.

Idolakan Boaz Solossa

Berhubung dirinya pemain Persik Kediri, Ezzejjari pun menilai bahwa Macan Putih mempunyai sejumlah pemain lokal yang berkualitas, mereka ini adalah Vava Mario Yagalo hingga Dany Saputra. Vava Mario merupakan gelandang 28 tahun yang membela Persik Kediri, sementara Dany Saputra berposisi sebagai fullback.

Youssef Ezzejjari mengatakan bahwa jika pemain Indonesia, dirinya menyukai Dany Saputra, Vava Mario. Tentu tim lain mempunyai pemain yang bagus juga. Akan tetapi ketika ditanya siapa striker lokal yang difavoritkan di Liga Indonesia, Youssef Ezzejjari tidak ragu untuk menjawab jika title itu memang layak diberikan pada Boaz Solossa.

Setelah cukup lama membela Persipura Jayapura dan menjadi tumpuan di Timnas Indonesia, Boaz Solossa pun memutuskan untuk berhijrah ke Borneo FC pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini. Youssef Ezzejjari mengungkapkan bahwa ada beberapa pemain lokal yang berkualitas di Indonesia, contohnya Boaz Solossa.

Menjadi Top Skorer

Youssef Ezzejjari juga meramaikan khazanah pemain asing di Indonesia, bahkan Ezzejjari termasuk pemain yang paling produktif di kompetisi Liga 1. Striker asal Spanyol itu telah mengoleksi 12 gol untuk Persik Kediri. Capaian ini juga dimiliki oleh Ilija Spasojevic dan Ciro Alves.

Namun, bagi Ezzejjari, gelar top skorer itu hanyalah sebuah bonus. Fokus utamanya adalah membawa Persik Kediri berprestasi di Liga 1 Indonesia. Ezzejjari mengatakan bahwa dirinya berharap bisa memberikan yang terbaik untuk membantu timnya. Baik itu sebuah assist ataupun gol, baik itu untuk dirinya, buah dari kerja kerasnya.

Baginya, top skor itu serupa hadiah. Namun, yang terpenting adalah dirinya sudah berusaha untuk membantu timnya dengan gol dan assist. Selain itu, yang terpenting adalah memperoleh tiga poin dari setiap laga.

Cerita Youssef Ezzejjari

Ajang kompetisi BRI Liga 1 Indonesia adalah kompetisi yang baru dicoba oleh Youssef Ezzejjari di luar Eropa. Pesepakbola yang lahir di Barcelona, 10 Mei 1993 itu hanya pernah bermain di Andorra dan Spanyol. Meski baru saja berkiprah dalam kompetisi kasta tinggi, aksinya langsung menjadi perhatian publik.

Menurut Youssef Ezzejjari kualitas dari tim peserta Liga 1 ini relatif seimbang. Artinya, semua tim kemungkinan bisa menang dan pemain bisa mengukir top skornya. Hal ini lantaran jarak perolehan antar tim tidak terpaut jauh. Dirinya mengatakan bahwa persaingan di BRI Liga 1 ini memang sangat-sangat ketat. Menurutnya hampir sama dengan Premier League.

Youssef Ezzejjari mengatakan selain idola dari Indonesia, dirinya memiliki idola dari Eropa. Panutannya ini yakni Ronaldinho, striker asal Brasil yang pernah bergabung dengan Barcelona. Tidak hanya mempunyai skill dan Teknik yang diatas rata-rata, menurut Ezzejjari, Ronaldinho juga mempunyai kepribadian yang baik di luar lapangan dan luar lapangan.

Sosok Ronaldinho ini mampu menginspirasi banyak orang termasuk Youssef Ezzejjari. Sebagai pemain asing, Youssef Ezzejjari mengaku tidak kesulitan beradaptasi di Indonesia. Hal ini lantaran dirinya merasa mendapatkan sambutan dan perlakuan yang baik ketika datang ke Indonesia.

Menurutnya, masyarakat Indonesia ini sangatlah ramah. Dirinya juga tidak ada masalah dengan menu masakan Indonesia. Makanan favoritnya yakni nasi goreng dan soto ayam. Meski begitu, Youssef Ezzejjari masih membatasi dirinya dengan menu makanan yang pedas lantaran memang sejak kecil tidak terbiasa. Bahkan, Ezzejjari juga mempelajari bahasa Indonesia sedikit demi sedikit terutama untuk kalimat apa kabar, sapaan dan juga istilah dalam sepakbola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here