Watford Resmi Berpisah Dengan Claudio Ranieri

0
105

Debatbola.com – Claudio Ranieri akhirnya menjadi salah satu korban dari kerasnya kompetisi di Liga Inggris. Manajemen Watford baru saja memutuskan untuk memecatnya meski sang pelatih baru bekerja kurang dari empat bulan lamanya.

Claudio Ranieri Dipecat

Musim ini Watford menjadi satu-satunya tim di Liga Inggris yang berpeluang dilatih oleh tiga orang berbeda dalam satu musim berjalan. Pada awal musim kompetisi 2021/2022 ini, Watford memulai kompetisi Liga Inggris bersama Xisco Munoz.

Akan tetapi penampilan yang mengecewakan membuat tim ini harus kembali merubah juru taktik serangan mereka. Pada akhirnya di bulan Oktober 2021 kemarin, Xisco Munoz dipecat dan digantikan oleh Claudio Ranieri.

Sebagai manajer baru, Claudio Ranieri mengemban tugas yang cukup berat untuk membawa Watford bisa bersaing di level atas. Terutama untuk bisa membebaskan tim ini dari ancaman turun kasta. 

Akan tetapi penampilan Watford di era Claudio Ranieri ternyata belum bisa sesuai ekspektasi. Dari pekan terbaru Watford masih terjebak di peringkat ke-19 dengan hanya mengantongi 14 poin.

Manajemen The Hornets yang kehabisan kesabaran akhirnya mengambil langkah tegas dengan memecat Claudio Ranieri. Pada hari Selasa (25/1/2021) dini hari tadi WIB, Watford mengumumkan secara resmi melalui laman resmi klub bahwa mereka telah berpisah dengan pelatih asal Italia tersebut.

Isi Pernyataan Watford

Keputusan untuk memecat Claudio Ranieri terpaksa diambil oleh manajemen Watford. Sebab mereka butuh perubahan yang signifikan pada timnya agar tidak turun ke kasta kedua di musim depan. Padahal sang pelatih baru mengerjakan tugasnya di Stadion Vicarage Road selama hampir empat bulan. Akan tetapi hasil yang tidak memuaskan memaksa hal ini kemudian terjadi.

“Dewan Direksi Hornet mengakui kalau Claudio adalah sosok dengan integritas dan kehormatan yang besar, yang akan selalu kami hormati disini, Vicarage Road atas pekerjaannya memimpin tim dengan bermartabat,” buka manajemen Watford melalui laman resmi klub.

“Namun Dewan Direksi merasa bahwa, dengan waktu tersisa hampir setengah musim di Liga Inggris, pergantian posisi pelatih sekarang akan membuat cukup waktu untuk bekerjasama dengan tim yang berbakat agar bisa mencapai tujuan terdekat kami, yakni tetap menjadi salah satu tim di Liga Inggris,” tambahnya.

Sampai kabar ini diturunkan, sampai saat ini pihak manajemen Watford belum memberikan konfirmasi siapa pelatih mereka selanjutnya. Satu hal yang pasti adalah, pelatih selanjutnya memiliki tugas berat untuk bisa membawa Watford keluar dari zona degradasi.

Catatan Claudio Ranieri

Melihat kembali mengenai perjalanan Claudio Ranieri ketika menukangi Watford, hasilnya bisa dibilang kurang memuaskan. Dalam kurun waktu kurang dari empat bulan, pelatih asal Italia ini sudah mengantarkan skuad The Hornets pada 13 laga. Dari sekian laga tersebut, 10 laga diantaranya tim ini mengalami kekalahan.

Kekalahan paling memalukan yang sudah dialami Watford adalah ketika mereka digasak Norwich City dengan skor telak 0:3, Sabtu (22/1/2022) dini hari kemarin WIB. Kekalahan ini cukup memalukan karena Norwich City merupakan tim promosi musim ini. 

Selain itu Norwich City saat ini juga menempati posisi klasemen di bawah Watford. Tren kekalahan yang dilalui Watford bersama Claudio Ranieri akhirnya membawa tim ini terjun bebas dari peringkat ke-14 kemudian menempati peringkat ke-19. 

Pemecatan yang dialami Ranieri kali ini merupakan kasus keempat dalam karirnya. Sebelumnya dia juga mengalami hal serupa ketika menangani beberapa klub seperti Chelsea, Leicester City, dan juga Fulham. Masalahnya rata-rata sama, yaitu gagal membawa tim asuhannya untuk tampil lebih baik dari era pelatih sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here