Usai Kalahkan Timor Leste, Indonesia Naik Peringkat FIFA

0
73

Debatbola.com – Usai kalahkan Timor Leste dua kali, target Timnas Indonesia untuk naik peringkat FIFA telah tercapai. Meskipun poin yang didapat tidak banyak, namun penampilan impresif kala itu berhasil mengangkat posisi timnas Indonesia naik empat peringkat. Sebelum melakukan pertandingan FIFA Matchday, Indonesia berada di ranking 164, berkat kemenangan tersebut kini Indonesia berada di peringkat 160.

Dibawah asuhan Shin Tae-yong, penampilan Indonesia mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Terbukti sebelum mendapat sentuhan tangan dingin pelatih asal Korea Selatan ini, Indonesia berada di peringkat 175 FIFA menjadi 160 FIFA. Mengalami kenaikan hingga 15 peringkat hanya dalam waktu 4 bulan, tentunya perlu mendapatkan apresiasi.

Menggeser Posisi Singapura

Keberhasilan yang didapat Indonesia ini sekaligus menggeser posisi Singapura yang tadinya ada di atasnya. Kini pasukan asuhan Shin Tae-yong mengoleksi poin 1000,61 unggul tipis di atas Singapura yang berada di peringkat 161 FIFA. Timnas Singapura sendiri tidak mendapat poin tambahan dikarenakan tidak melakoni pertandingan FIFA Matchday.

Indonesia masih punya peluang menambah pundi-pundi poin dan mengangkat posisi peringkat FIFA pada laga FIFA Matchday berikutnya. Pertandingan FIFA Matchday selanjutnya dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 21 dan 29 Maret 2022. Pada pertandingan selanjutnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali berharap pasukan tim Garuda mampu meningkatkan kualitasnya lebih baik lagi.

Menghuni Pot 3 Kualifikasi Piala AFC 2023

Naiknya peringkat FIFA ini juga berimbas pada drawing piala AFC 2023. Dimana sebelumnya Indonesia masuk ke pot 4 kini berada di pot 3. Pada pot 3 berisi negara-negara yang berada di peringkat 13 hingga 18 ranking kecil AFC seperti Afghanistan, Yaman, Myanmar, Malaysia, dan Maldives. Drawing kualifikasi Piala Asia bakal digelar pada tanggal 24 Februari mendatang.

Meskipun berada di pot 3 bukan berarti Timnas Indonesia akan mendapat lawan yang mudah. Pasalnya Indonesia masih berpotensi untuk menghuni grup neraka apabila dihadapkan dengan tim papan atas pada masing-masing pot.

Terlebih jika hasil drawing yang didapat Indonesia berada satu grup dengan Bahrain/ Uzbekistan, Thailand dan Singapura. Seperti yang kita ketahui Bahrain dan Uzbekistan merupakan salah satu langganan peserta kualifikasi piala dunia zona Asia babak terakhir. Sedangkan Thailand dan Singapura merupakan lawan yang sulit dikalahkan Timnas Indonesia pada piala AFC 2020 kemarin. Nantinya juara dan runner-up pada tiap-tiap grup bersaing di putaran final piala Asia 2023.

Persiapan Timnas Jelang Kualifikasi Piala AFC 2023

Guna melakoni laga kualifikasi piala AFC 2023 yang berlangsung pada 8 hingga 14 Juni 2022 mendatang, Timnas Indonesia telah melakukan persiapan. Salah satunya meningkatkan mental pemain muda dengan menambah jam terbang saat melakoni laga uji coba. Adanya pertandingan uji coba merupakan kesempatan pelatih untuk memainkan para pemain muda sebelum berlaga di piala Asia 2023.

Hal ini sudah dilakukan pelatih Shin Tae-yong saat melakukan pertandingan melawan Timor Leste kemarin. Dia berani memainkan para pemain muda seperti Ronaldo Kwateh dan Marselino Ferdinan. Tidak tertutup kemungkinan para pemain muda lainnya bakal dimasukkan ke dalam skuad timnas.

Selain itu, untuk menambah amunisi, PSSI juga sedang melangsungkan proses naturalisasi kepada pemain keturunan. Menurut kabar yang beredar, setidaknya ada empat pemain naturalisasi baru yang sedang menunggu proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia. 

Keempat pemain tersebut yaitu Mees Hilgers, Ragnar Oratmangoen, Sandy Walsh, dan Jordi Amat. Apabila prosesnya berlangsung lancar, para pemain tersebut siap untuk dimasukkan ke daftar pemain timnas Indonesia untuk gelaran piala Asia 2023. Ajang tersebut sekaligus sebagai momentum para pemain naturalisasi untuk berunjuk gigi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here