UEFA Tidak Ada Rencana Pindahkan Venue Laga Final Euro 2020

0
143
UEFA Tidak Ada Rencana Pindahkan Venue Laga Final Euro 2020

Debatbola.com – Akibat penyebaran virus Covid-19 yang semakin meluas di kawasan Inggris, venue final Euro 2020 yang sejatinya bakal digelar di Wembley terancam dipindahkan. Beberapa pihak juga disebut lebih sepakat jika final Euro 2020 digelar di luar Wembley. Namun pihak UEFA justru mengungkapkan tidak akan ada perubahan venue final turnamen empat tahunan ini.

Gara-Gara Covid

Tak terasa, pagelaran Euro 2020 kini sudah mencapai babak 16 besar alias fase knockout. Artinya, sebentar lagi, turnamen empat tahunan ini bakal mencapai pertandingan final yang akan digelar sekitar tanggal 12 Juli 2021. Kendati demikian, belakangan ini, muncul kontroversi mengenai venue laga final ini.

Seperti dilaporkan oleh berbagai media, kasus Covid-19 di Inggris kian bertambah banyak. ESPN mengatakan bahwa pada Senin (21/6) waktu setempat, Inggris mencatatkan jumlah kasus positif yang sangat banyak. Negeri Ratu Elizabeth dikabarkan menemukan 10.633 kasus Covid-19 baru, dengan lima di antaranya berujung kematian.

Berkat peningkatan angka positif ini, Inggris kini mencatatkan jumlah total kasus positif Covid-19 yang begitu banyak. Negara ini tercatat sampai saat ini mengonfirmasi adanya 4,63 juta kasus positif Covid-19. Menurut data dari Reuters, Inggris juga mencatatkan angka 127.976 kematian akibat virus mematikan ini.

Peningkatan kasus positif Covid-19 di Inggris tentu saja membuat posisi mereka sebagai tuan rumah perhelatan Euro 2020 kini terancam. Inggris sejatinya menjadi negara dengan jatah menjadi tuan rumah terbanyak dalam turnamen Euro 2020. Total, mereka akan menggelar delapan pertandingan di Wembley, termasuk laga final dan semifinal.

Akan tetapi, dengan kasus Covid-19 yang nampaknya kian tak terkendali, posisi Inggris sebagai tuan rumah final Euro 2020 kini terancam. UEFA selaku penyelenggara turnamen, kerap diisukan akan memindah venue pertandingan ke tempat lain. Isu inipun mendapat dukungan yang tak sedikit dari berbagai kalangan.

Salah satu pihak yang mendukung partai final digelar di tempat lain selain Wembley adalah Perdana Mentri Italia Mario Draghi. Draghi menilai bahwa demi kesehatan, venue pertandingan final Euro 2020 perlu dialihkan ke tempat lain. Ia pun mengatakan bahwa Roma siap menggantikan London untuk menggelar final turnamen yang digelar empat tahun sekali ini.

Tak Ada Rencana Pergantian Venue

Meski santer diisukan bakal memindah venue laga final Euro 2020, UEFA akhirnya membantah isu tersebut. Melalui sebuah pernyataan, UEFA membeberkan bahwa mereka tidak pernah memikirkan pergantian venue untuk final Euro 2020. UEFA juga menyebut bahwa mereka akan bekerjasama dengan FA supaya final tetap bisa digelar di Wembley.

“UEFA, FA dan pemerintah Inggris terus bekerjasama supaya dapat sukses menggelar pertandingan semifinal dan final Euro di Wembley.” Kata juru bicara UEFA pada Selasa (22/6) waktu setempat, seperti dikutip via ESPN. “Selain itu, dapat dikonfirmasi bahwa tidak ada rencana untuk mengganti venue semua pertandingan itu.”

Siapa Pengganti Wembley?

Wembley sendiri menjadi satu dari sebelas stadion yang ditunjuk untuk menggelar turnamen Euro 2020. Mereka akan menggelar beberapa laga, termasuk tiga laga terakhir, yakni babak semifinal dan babak final. Artinya, Wembley akan menjadi venue dua partai besar di tanggal 7 dan 8 Juli 2021, sebelum menggelar babak final pada 12 Juli 2021.

Jika nantinya memang venue final harus dialihkan ke tempat lain, salah satu kandidat penggantinya adalah Puskás Aréna yang terletak di Budapest, Hungaria. Namun, stadion ini dinilai masih kurang layak karena protokol kesehatan sulit diterapkan Pasalnya, hanya di Puskás Aréna, penonton boleh mengisi seluruh kursi stadion sampai penuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here