Ucapan Terimakasih Saul Niguez Usai Tinggalkan Chelsea

0

Debatbola.com – Setelah satu musim terakhir ini bermain di Stamford Bridge untuk Chelsea, Saul Niguez akhirnya menceritakan masa-masa tersulit yang dialami. Pada musim panas 2022 ini, dia harus pulang ke Atletico Madrid.

Kembali ke Spanyol
Setelah kabar mengenai masa depan Saul Niguez sempat simpang siur, Chelsea akhirnya resmi memberikan keputusan. Manajemen dari tim asal Liga Inggris ini tidak melanjutkan masa pinjaman sang pemain dari Atletico Madrid. Performa yang kurang memuaskan dinilai menjadi alasan utama.

Pada musim panas 2021 kemarin, Chelsea memang sempat meminjam Saul Niguez dari Atletico Madrid. Pemain berusia 27 tahun ini sempat digadang-gadang akan menjadi senjata baru skuad The Blues di musim 2021/2022. Akan tetapi sang pemain gagal beradaptasi di kompetisi Liga Inggris.

Hal tersebut di atas tentu saja membuat para petinggi Chelsea merasa kecewa. Terutama Thomas Tuchel yang kemudian jarang menurunkannya. Dari semua kompetisi, Saul hanya mendapatkan kesempatan sebanyak 26 kali dengan torehan satu gol saja.

Banyak alasan yang membuat gelandang asal Spanyol ini mengalami kesulitan. Salah satunya adalah faktor bahasa yang jadi penghambat. Selain itu sang pemain juga keluar masuk ruang perawatan selama satu musim berkarir di Inggris. Kesempatan emas akhirnya terlewat dan sang pemain kembali ke Atletico Madrid.

Pesan Perpisahan Saul Niguez
Sebenarnya Thomas Tuchel sudah berusaha membantu Saul Niguez selama bermain di Chelsea. Pelatih asal Jerman tersebut sempat memainkan sang gelandang untuk mencoba posisi bermain lain. Bahkan dia pernah diminta untuk bermain di posisi bek kiri. Namun pada akhirnya tetap gagal.

Bisa disimpulkan jika Saul Niguez memang tidak cocok dengan sepak bola Inggris. Bahkan tidak bisa mengikuti irama bermain dari Chelsea. Kesulitan selama berkarir di London tampaknya cukup berpengaruh kepada sang pemain. Kini dia kembali dan menuliskan salam perpisahan untuk keluarga besar Chelsea.

“Halo Blues, saya pamit dengan tulisan ini. Saya ingin menjelaskan tentang apa yang saya rasakan selama petualangan ini. Sebab situasi yang saya alami tidak dimulai dengan baik sama sekali. Setelah sekian lama bermain di Spanyol, mengubah segalanya bukanlah perkara yang mudah,” buka Saul.

“Namun situasi sedikit demi sedikit menjadi jauh lebih baik. Segalanya sudah disediakan untuk berkembang dan juga belajar, dan itulah yang saya dapatkan dari petualangan ini. Saya berterima kasih kepada klub yang sudah dengan detail memperhatikan perkembangan saya dan membuatnya serasa di rumah sendiri.”

Ucapan Terimakasih Saul Niguez
Sebagai seorang playmaker, sebenarnya Saul Niguez memiliki kemampuan yang cukup bagus. Hanya saja sang pemain kesulitan untuk beradaptasi dalam waktu yang singkat. Bagaimanapun Liga Inggris tidak menjadi ajang yang mudah untuk seorang pendatang baru. Terutama untuk pemain asing sepertinya.

Tidak hanya dari faktor fisik, semua aspek termasuk bahasa menjadi tantangan sendiri untuk pemain dari luar Inggris. Termasuk Saul Niguez, dia harus menyesuaikan segala hal untuk bisa mengikuti ritme bermain tim dan juga persaingan dari kompetisi yang sangat kompetitif.

“Saya juga ingin memuji semua pekerja. Terima Kasih juga untuk para fans yang telah mendukung saya di masa-masa sulit ini sehingga menjadi mudah. Saya akan selalu bersyukur karena berkat bantuan dari semuanya saya bisa meraih gelar dengan kostum ini,” sambung Saul.

“Dari semuanya, saya juga ingin berterima kasih kepada rekan satu tim. Mereka begitu penting sehingga tidak membuat saya begitu terpuruk. Mereka terus membantu saya untuk bangkit dan akhirnya mampu menjalani hari demi hari dengan positif. Terima kasih,” tutup Saul Niguez dalam unggahannya di akun Twitter pribadinya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version