Tumbangkan Chelsea Melalui Drama Adu Penalti, Liverpool Resmi Juarai Piala FA

0
19

Debatbola.com – Liverpool berhasil keluar sebagai juara Piala FA edisi musim 2021/2022 setelah menumbangkan Chelsea melalui drama adu penalti dengan skor akhir 5:6 pada hari Sabtu (14/5/2022) malam kemarin WIB di Stadion Wembley.

Babak Pertama, Laga Berakhir Imbang

Sama-sama ingin mengantongi gelar juara di musim ini, Liverpool dan juga Chelsea mengeluarkan kekuatan terbaiknya di laga final ini. Tempo permainan berjalan cukup panas sejak menit awal laga dimulai. Sepuluh menit pertama Liverpool tampak lebih agresif meski akhirnya gagal mencetak gol.

Selama 15 menit laga berjalan, pasukan Jurgen Klopp mampu menguasai sebanyak 67 persen penguasaan bola. Namun benteng pertahanan Chelsea masih sangat solid dan membuat para penyerang The Reds –julukan Liverpool- kewalahan untuk menembusnya.

Jual beli serangan masih terus berlangsung dari kedua kubu tanpa henti. Memasuki menit ke-31 Liverpool mendapati situasi buruk. Striker andalan mereka, Mohamed Salah terduduk di lapangan setelah merasa kesakitan. Setelah tim medis mendekat, Salah kemudian ditarik keluar.

Untuk menjaga lini depan tetap tajam, Klopp kemudian memasukkan Diogo Jota untuk menggantikan Mohamed Salah. Akan tetapi sampai babak pertama berakhir, masing-masing kesebelasan masih belum mampu menghasilkan gol pembuka.

Babak Kedua Kembali Berlangsung Imbang

Babak kedua Chelsea berusaha membuat sebuah gebrakan dengan melakukan serangan lebih dulu. Beberapa kali pasukan Thomas Tuchel ini melepaskan serangan berbahaya. Namun dari serangkaian serangan yang dibangun, belum ada satupun yang membuahkan hasil.

Serangan cepat dari Chelsea ternyata tidak berlangsung lama karena Liverpool mampu bangkit dan keluar dari tekanan. Hingga 65 menit laga berjalan, Liverpool lebih sering terlihat melepaskan serangan ke arah pertahanan Chelsea. Sayangnya penyelesaian akhir masih kurang maksimal.

Peluang terbaik sempat didapatkan Luis Diaz setelah mendapatkan umpan manis dari Sadio Mane. Sayangnya sepakan striker muda tersebut gagal masuk ke dalam gawang dan hanya membentur tiang. Sampai laga babak kedua berakhir, skor kacamata masih bertahan.

Masuk Babak Ekstra, Laga Kembali Imbang

Karena waktu normal berakhir skor masih berada di angka 0:0, kedua tim terpaksa melanjutkan duel ke babak ekstra. Jalannya laga terlihat masih cukup datar karena kedua tim belum juga mampu memecahkan skor telur. Masing-masing kubu belum ada yang mau mengalah karena ingin menjadi juara.

Selama 15 menit pertama kedua tim nampak tidak terlalu banyak mendapatkan peluang. Chelsea beberapa kali mendapatkan momentum tepat untuk mencetak gol. Namun mereka gagal memanfaatkan momen tersebut untuk sekedar mencetak satu gol.

Berlanjut ke 15 menit kedua, laga masih berlangsung datar meski kedua tim sudah memainkan laga tempo tinggi. Stamina yang sudah terkuras menjadi faktor utama mengapa kedua tim masih belum juga mampu memecahkan skor telur.

Selama 120 menit laga berlangsung, skor 0:0 masih bertahan. Kedua tim sudah sama-sama kehabisan tenaga untuk membangun serangan. Mau tidak mau mereka harus menuntaskan duel melalui drama adu penalti.

Hasil Akhir Pertandingan

Melalui drama adu penalti, baik Liverpool maupun Chelsea mengeluarkan eksekutor terbaiknya. Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya hasil akhir laga menunjukkan Liverpool lebih unggul. Satu pemain Chelsea gagal melaksanakan tugasnya dan membuat skor penalti berakhir di angka 5:6.

Berdasarkan skor tersebut, Liverpool akhirnya berhak membawa pulang piala FA dan keluar sebagai pemenang musim ini. Liverpool resmi merebut gelar yang musim sebelumnya menjadi milik Leicester City. Kekalahan ini juga menjadi kekalahan ketiga beruntun Chelsea di final Piala FA sejak musim 2019/2020 lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here