Training Center Timnas Dihadiri Menpora

0
47

Debatbola.com – Tim nasional Indonesia saat ini tengah menyelenggarakan training center mereka di Jakarta. Coach Shin Tae Yong menjadi pemimpin pemusatan pelatihan tersebut. Tujuannya adalah sebagai persiapan menjelang World Cup Qualifier dan juga SEA Games.

Sejumlah pemain juga sudah dipanggil dan dikabarkan memenuhi panggilan tersebut. Pemain yang tidak bisa hadir tepat pada waktunya, kabarnya telah dicoret dari skuat oleh sang coach. Salah satunya adalah Yanto Basna.

Selain itu ada juga yang dikeluarkan dari daftar pemain lantaran dibekap cedera dan cenderung tidak bisa berlaga. Kebanyakan dari pemain tersebut adalah pemain yang saat ini tengah berlaga di kompetisi di luar negri.

Latihan Dipantau Menteri

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali diberitakan memantau tim nasional sepakbola Indonesia yang sedang berlatih. Saat itu skuat arahan Shin Tae Yong tersebut sedang melaksanakan rutinitasnya di Stadion Madya Senayan, Jakarta.

Sang menteri tersebut menjelaskan bahwa kedatangannya itu tidak termasuk dalam agendanya. Pria kelahiran Gorontalo tersebut menjelaskan bahwa dirinya datang karena melihat lampu stadion yang nyala.

Sebelumnya politikus Golkar itu sedang dalam persiapan untuk pulang ke rumah. Namun niatannya untuk menghadiri TC karena tidak sengaja melihat lampu yang menyala itu. Setelah itu dirinya meminta sang ajudan untuk menemaninya.

Saat menghadiri TC, Zainuddin Amali bertemu langsung dengan pelatih kepala timnas asal Korea Selatan. Setelah itu Menpora ke-13 Indonesia tersebut juga bertegur sapa Indra Sjafri sang manajer dan juga dokter tim.

Setelah menyaksikan latihan timnas, Zainuddin Amali pun memberikan komentarnya. Dirinya berkomentar mengenai pemain yang keluar masuk tim. Menurutnya hal itu sangat wajar guna membentuk skuat agar lebih solid.

Pembenahan Mental

Sang pelatih kepala timnas Indonesia mempunyai strateginya sendiri menjelang laga kualifikasi. Pelatih berusia 51 tahun tersebut disebut-sebut sedang melakukan pembenahan mental terhadap anak-anak didiknya.

Hal itu dilakukannya agar bisa memenangkan tiga partai terakhir dalam pertandingan yang bertajuk World Cup Qualifier. Sebelumnya dirinya merasa sedikit terhambat dalam pembenahan fisik lantaran sebagian besar pemainnya sedang menjalani puasa.

Sang pelatih pun menargetkan ketiga laga terakhirnya ini harus diakhiri dengan kemenangan. Kerja keras dan perbaikan mental dari para pemain lah yang sedang dicoba oleh sang pelatih untuk menjalani sisa partai.

Coach STY ingin memperlihatkan bahwa sepakbola Indonesia mempunyai masa depan yang cemerlang ke depannya. Dirinya juga berfokus untuk menunjukkan adanya perkembangan yang terjadi selama menjabat.

Mantan pemain Brisbane Roar tersebut menampik jauh-jauh perihal timnya yang sudah dipastikan tidak akan lolos ke babak berikutnya. Dirinya hanya mau memenangi laga demi laga terakhir timnas di babak kualifikasi tersebut.

Poin penuh yang diraih bukan hanya dituntut sebagai penghibur belaka. Namun dibalik itu semua ada maksud yang tertentu. Publik tentunya ingin agar peringkat tim Merah Putih dapat diperbaiki dan naik ke posisi yang lebih baik.

Melihat dari perbedaan sang pelatih dalam melakukan pendekatan terhadap para pemainnya dibandingkan pelatih sebelumnya, mungkinkah timnas sudah berkembang? Patut dinantikan mengenai keberlanjutan timnas Merah Putih.

Komentar Adam Alis

Pemain yang kini merumput bersama Bhayangkara Solo FC, Adam Alis kini berada dalam daftar skuat timnas yang sedang menjalani TC. Sang pemain berkomentar bahwa tim sedang dalam progress yang baik.

Gelandang berusia 27 tahun tersebut menambahkan bahwa timnas punya peluang yang besar untuk meraih poin penuh menjelang laga. Skuat Garuda juga semakin bertambah kompak baik di dalam dan di luar lapangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here