Tottenham Tersungkur di Craven Cottage dalam Kisah Pahit Pembantaian Fulham

0
25

Debatbola.com – Pertandingan antara Fulham dan Tottenham di Craven Cottage pada akhir pekan lalu akan dikenang sebagai momen pahit bagi Spurs. Fulham tampil memukau dengan mengalahkan Tottenham 3-0, mengguncang mimpi tamu untuk bermain di Liga Champions musim depan. Pertandingan ini menyajikan serangkaian momen yang menarik untuk diperbincangkan, dengan Fulham menunjukkan kekuatan mereka dalam serangan dan mengekspos kelemahan pertahanan Spurs.

Rodrigo Muniz menjadi bintang dalam pertandingan tersebut dengan brace-nya yang memukau. Pemain muda Brasil ini telah menunjukkan performa yang luar biasa dengan mencetak tujuh gol dalam tujuh penampilan terakhirnya untuk Cottagers. Gerakan cerdasnya di lapangan membuatnya sulit dihentikan oleh pertahanan lawan. Dua golnya melawan Spurs menunjukkan bahwa Marco Silva telah menemukan pemain yang dapat diandalkan di lini depan setelah kepergian Aleksandar Mitrovic.

Meskipun Tottenham Hotpurs meraih kemenangan gemilang 4-0 atas Aston Villa sebelumnya, kekalahan ini menempatkan mereka mundur dalam perburuan posisi empat besar. Mereka kehilangan kesempatan untuk mengamankan posisi keempat mereka sendiri dan sekarang harus bergantung pada hasil dari pertandingan lainnya. Ini merupakan pukulan besar bagi Ange Postecoglou dan skuadnya, terutama dengan jadwal yang sulit yang menanti mereka setelah jeda internasional.

Pertandingan ini juga menjadi penampilan pertama Radu Dragusin untuk Spurs setelah cedera Micky van de Ven. Namun, debutnya tidak berjalan seperti yang diharapkan. Bek muda Romania ini kesulitan mengatasi serangan Fulham, kehilangan markasnya untuk gol-gol Fulham dan kesulitan dalam membendung serangan lawan. Meskipun menunjukkan beberapa potensi, Dragusin harus segera bangkit jika Spurs ingin tetap bersaing untuk tempat di empat besar.

Tottenham memiliki beberapa peluang bagus untuk mencetak gol, tetapi kurangnya klinisitas mereka terlihat jelas. Kapten Son Heung-min dan rekan-rekannya gagal memanfaatkan peluang yang mereka miliki, dengan tembakan yang melebar dari gawang atau hanya melewati mistar. Timo Werner dan Richarlison juga melewatkan peluang emas yang dapat mengubah jalannya pertandingan. Ini adalah pertunjukan yang mengecewakan dari sisi Tottenham yang biasanya tajam di depan gawang.

Di sisi lain, Fulham menampilkan sepakbola menyerang yang memukau. Mereka mengeksploitasi ruang yang luas di lapangan dan mengatur serangan-serangan yang indah, terutama di bawah bimbingan Alex Iwobi di lini tengah. Pemain-pemain Fulham menunjukkan kecepatan, kreativitas, dan ketajaman dalam menyerang, yang membuat mereka sulit dihentikan oleh pertahanan Spurs. Kemenangan ini adalah hasil dari permainan kolektif dan penampilan individu yang luar biasa dari pemain-pemain Fulham.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here