Tottenham Hotspur Kian Matang, Antonio Conte Berubah Pikiran

0
52

Debatbola.com – Tottenham Hotspur sempat tertatih-tatih di awal musim 2021/2022, bahkan hingga memasuki paruh musim kedua. Namun, The Lilywhites kini sudah kembali temukan performa terbaik dan bahkan telah merangsek naik ke papan atas. Pertanda baik ini kabarnya juga membuat Antonio Conte berubah pikiran.

Conte Pernah Menyerah

Berkali-kali gagal bersaing di papan atas klasemen, Tottenham Hotspur pada akhirnya menunjuk salah satu pelatih terbaik dunia, tepat pada November 2021 kemarin. Sang pelatih itu tak lain adalah Antonio Conte. Conte mengemban tugas penting, membawa The Lilywhites tampil lebih baik pasca terpuruk di era Nuno Espírito Santo.

Tapi, kedatangan Conte tak lantas secara ajaib mengubah Tottenham Hotspur menjadi tim penantang gelar juara. Pasukan Conte sempat tertatih-tatih merasakan hasil yang inkonsisten, bahkan merasakan sejumlah kekalahan beruntun. Performa Tottenham yang mengerikan di awal-awal Conte bergabung sempat membuat pelatih Italia itu frustasi.

Bulan Februari lalu, Conte merasakan kekalahan pahit kala timnya berjumpa Burnley, dan kekalahan itu membuat pasukan Conte kalah empat kali di lima laga terakhir. Eks pelatih Inter Milan kala itu memberi sinyal menyerah. Conte menyebut dirinya perlu dievaluasi, dan ini bisa menjadi pertanda bahwa Conte sudah menyerah melatih Tottenham Hotspur.

Berubah Pikiran

Lebih dari satu bulan berlalu pasca kekalahan atas Burnley, Conte kini seakan sudah lupa perkataannya yang sebelumnya. Tottenham yang sebelumnya belum merasa klop dengan taktik yang dimainkan Conte, kini mulai tampil pede. Bahkan, setelah sempat tergusur ke papan tengah, tim London Utara kini menjadi salah satu penghuni empat besar klasemen.

Daily Mirror mencatat bahwa sepanjang bulan Maret, Tottenham total telah memainkan lima pertandingan di ajang Liga Inggris. Empat di antaranya berakhir dengan kemenangan buat klub asal London. Hasil inilah yang berperan penting mendongkrak posisi mereka menuju posisi empat besar klasemen sementara kasta pertama liga Negeri Ratu Elizabeth.

Kebangkitan Tottenham Hotspur inilah yang kabarnya membuat Conte berubah pikiran. Sebelumnya, Conte memang seakan telah melempar isyarat bahwa posisinya di Tottenham dalam bahaya, dan ia bisa saja pergi dari klub asal London itu. Kini, melihat timnya yang kian matang, Conte tiba-tiba ingin bertahan.

“Kami harus terus bermain dengan cara ini, dengan cara bermain yang kami mainkan pada periode-periode ini.” Kata Conte, seperti mengutip Daily Mirror, ketika ditanya soal performa timnya. “Setelah bekerja keras, kami telah berkembang banyak dibanding sebelumnya. Saya melihat lebih banyak kematangan dan kesolidan dalam tim ini.”

“Selain itu, saya juga melihat optimisme yang lebih baik dari para pemain saya ketika bermain dan tekad mereka mendapatkan tiga poin. Liga ini benar-benar sulit, tetapi jika dibandingkan sebelumnya, kami sudah banyak meningkat. Saya sekarang merasa lebih nyaman dan percaya diri ketika berhadapan dengan lawan.”

Liga Champions Target Utama

Semenjak menduduki kursi kepelatihan Tottenham Hotspur, tercatat, sudah 28 laga dimainkan Conte. Catatan keseluruhan permainan Conte juga terbilang lumayan mengesankan. Transfermarkt merinci bahwa Conte telah memenangkan 16 dari 28 laga yang ia mainkan, mendulang rata-rata 1,82 poin dalam setiap pertandingannya.

Tercatat, ini adalah kali pertama Conte menerima pekerjaan di tengah musim berjalan, dan jelas, seperti yang terlihat, ini menjadi seperti tantangan tersendiri buat Conte. Gelar juara sudah pasti tak bakal jatuh ke pelukannya. Tetapi Conte masih punya asa membawa Tottenham Hotspur mentas ke panggung Liga Champions musim 2022/2023 mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here