Tolak Liverpool Dan Bayern Munchen, Xabi Alonso Buka Suara Terkait Keputusan Bertahan Di Bayer Leverkusen

0
34

Debatbola.com – Xabi Alonso belakangan ini tampak buka suara untuk menanggapi pertanyaan yang datang pada dirinya terkait dengan alasan memilih bertahan bersama Bayer Leverkusen di musim depan. Alonso mengungkapkan bahwa ia masih ingin fokus untuk melanjutkan apa yang telah diraih klub di musim lalu.

Pelatih berkebangsaan Spanyol ini mampu membentuk tim yang luar biasa dengan memenangkan trofi Bundesliga pertama dalam sejarah tim sekaligus trofi juara DFB Pokal yang kedua serta mampu menembus final Liga Europa meski akhirnya harus tumbang dari Atalanta yang menjadi kekalahan satu-satunya Leverkusen di musim ini. Atas pencapaian yang fenomenal ini maka tak heran jika Alonso menjadi buronan banyak klub, terutama dua klub top eropa pernah ia bela, yakni Liverpool dan Bayern Munchen.

Ketika Xabi Alonso apakah tertarik untuk menggantikan posisi dari Jurgen Klopp di Liverpool, Alonso memberikan jawaban yang diplomatis.

“Semua keputusan harus dilakukan dengan menyeluruh. Anda benar-benar harus memikirkannya. Itu lebih kepada hal yang saya miliki, bukan yang saya lewatkan,” ucap Alonso.

“Yang jelas, ikatan saya bersama Liverpool tetap ada. Maka tidak ada masalah dengan itu.”

Pelatih Bayer Leverkusen ini dipertanyakan perihal apakah ia telah melalukan pembicaraan bersama Liverpool, namun ia memilih untuk menutup rapat-rapat.

“Semua itu seperti di balik tirai.”

Saat berbicara tentang Bayern Munchen, banyak pihak yang berspekulasi bahwa mustahil pelatih yang kini genap berusia 42 tahun itu menolak kesempatan melatih di tim Bavaria, namun Alonso benar-benar melakukannya. Pada akhirnya, Xabi Alonso memutuskan untuk bertahan bersama bayer Leverkusen untuk melanjutkan langkah awal cemerlang yang telah dibuat bersama manajemen Leverkusen.

Karena Alonso menolak, lantas kursi kepelatihan Liverpool diisi oleh Arne Slot, sedangkan kursi kepelatihan Bayern Munchen diisi oleh Vincent Kompany yang diangkut dari Burnley yang harus terdegradasi dari Premier League musim ini. sebagai pelatih, Alonso juga sadar bahwa segala hal tidak akan datang dengan sempurna, kekalahan atas Atalanta di Final Liga Europa adalah sebuah pembelajaran untuk menjadi yang lebih baik kedepannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here