Tolak Inter dan Juventus, The New Ibrahimovic Merapat ke Cagliari

0
75

Debatbola.com – Harapan dari dua raksasa Serie A Italia nampaknya buyar seketika setelah keinginan mereka untuk bisa mengamankan jasa Gianluca Scamacca gagal. Bomber muda milik Sassuolo ini lebih memilih klub lain untuk pelabuhan karir selanjutnya.

Rencana yang Gagal

Inter Milan dan juga Juventus pada bursa musim panas kali ini sama-sama membutuhkan striker baru. Untuk Inter Milan, mereka baru saja kehilangan bomber andalannya, Romelu Lukaku.

Selain itu Alexis Sanchez yang sering dibekap cedera juga menjadi alasan yang cukup mendasar bagi Inter ingin mengejar jasa dari Gianluca Scamacca. Sedangkan Juventus sendiri baru saja berpisah dengan Cristiano Ronaldo. Sehingga menyambut kompetisi musim ini kedua raksasa Serie A tersebut sibuk berburu striker baru.

Kali ini kedua klub sama-sama mengincar striker muda milik klub Sassuolo, Gianluca Scamacca. Gaya bermain dan kemampuan yang dimiliki penyerang 22 tahun ini mampu membuat Inter dan juga Juventus terpikat. Meskipun masih muda, Gianluca Scamacca yang memiliki gaya permainan yang bagus membuatnya dijuluki sebagai The Next Zlatan Ibrahimovic.

Sayangnya keinginan kedua klub raksasa Italia tersebut diatas untuk meminang sang striker dari Sassuolo berpeluang menemui jalan buntu. Calciomercato mengklaim jika kedua klub tersebut akan gigit jari karena sang pemain memiliki pilihan berbeda untuk masa depannya nanti dan tidak memilih salah satu dari keduanya.

Hijrah ke Cagliari

Menurut sumber laporan di atas, Gianluca Scamacca memiliki pilihan sendiri dan kabarnya sudah semakin dekat dengan Cagliari. Tim asal Sardinia tersebut dikabarkan saat ini tengah menjalin sebuah komunikasi yang cukup intens dengan pihak Sassuolo dan juga agen dari Gianluca Scamacca. Pihak Sassuolo nampaknya cukup puas dengan penawaran yang disodorkan manajemen Cagliari untuk bomber 22 tahun tersebut.

Rumor yang beredar, pihak Cagliari tidak akan langsung membelinya di musim panas kali ini. Pihaknya akan lebih dahulu meminjam sang pemain untuk satu musim kedepan dari Sassuolo. Alasan utama dari Gianluca Scamacca menolak Inter dan Juventus demi Cagliari adalah karena jam bermain. Cagliari lebih berani menjamin jam bermain yang lebih banyak daripada kedua pesaingnya.

Selain itu ketatnya persaingan di klub besar seperti di Inter Milan dan Juventus bisa berakibat buruk untuk Gianluca Scamacca yang masih memiliki usia belia dan butuh waktu untuk berkembang. Bisa-bisa dia hanya akan menjadi penghangat bangku cadangan jika gagal bersaing dengan padatnya komposisi pemain yang dimiliki klub seperti Inter dan Juventus.

Mengenal Sosok Gianluca Scamacca

Gianluca Scamacca lahir di kota Roma, Italia pada 1 Januari 1999 silam. Hingga detik ini masih banyak yang belum tau jika pemain ini adalah produk asli dari akademi sepakbola milik klub AS Roma.

Karirnya memang dimulai dengan bergabung di klub tempat kelahirannya ini. Hanya saja pada tahun 2015 lalu, Gianluca Scamacca memilih bergabung dengan PSV Eindhoven yang kemudian bergabung dengan tim Jong PSV.

Langkah yang diambil Gianluca Scamacca bisa dibilang sebuah langkah yang cukup berani. Sebab sangat jarang seorang wonderkid Italia merantau ke Belanda untuk mengadu nasib di sana. Hal mendasar yang membuat kedua negara sangat berbeda adalah kultur bermainnya. Namun sang striker memilih keluar dari zona nyaman dan terbang ke Belanda.

Keputusan tersebut di atas ternyata membuahkan hasil manis. Gianluca Scamacca berhasil menjalani debutnya di klub Jong PSV pada tahun 2016 dengan menjadi pengganti dari Steven Bergwijn yang saat ini sukses menjadi pemain bintang di Tottenham Hotspur. Gianluca Scamacca sukses mengasah bakatnya di Belanda dan kabar ini akhirnya tercium oleh Sassuolo. Hingga kemudian pada tahun 2017 Sassuolo membawanya pulang ke Italia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here