Tiga Pemain Swiss Ini Berpeluang Jadi Pembeda

0
122
Tiga Pemain Swiss Ini Berpeluang Jadi Pembeda

Debatbola.com – Timnas Swiss telah memainkan laga pertamanya di kancah EURO 2020 melawan timnas Wales. Pertandingan antara kedua tim tersebut dimainkan di tempat netral yakni di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan. Hasilnya kedua tim bermain imbang 1-1.

Walaupun di laga pertamanya hanya bermain imbang, Timnas Swiss masih punya harapan. La Nati sendiri diperkuat oleh 26 pemain yang telah ditunjuk langsung oleh sang pelatih, Vladimir Petkovic. Namun dari 26 punggawa tersebut, diprediksi akan ada dua pemain yang bisa menjadi pembeda tim ini di laga selanjutnya. Siapa saja mereka? Berikut akan dibahas:

Haris Seferovic

Pemain pertama yang diprediksi menjadi pembeda dan menjadi lumbung gol bagi timnas Swiss di laga selanjutnya adalah Haris Seferovic. Striker yang kini memperkuat klub asal ibukota Portugal, Benfica ini tampil impresif bersama klubnya itu.

Penyerang berusia 29 tahun tersebut sukses menjadi mesin gol bagi Benfica dengan torehan 22 golnya di Liga NOS. Jumlah gol itu juga sekaligus menjadikannya runner up dalam gelar individu daftar pencetak gol terbanyak liga. Dirinya hanya kalah selisih satu gol dengan striker Sporting Lisbon, Pedro Goncalves.

Namun sayang, Haris Seferovic tidak mampu membawa klubnya itu tampil maksimal di Liga NOS. Klub yang berjuluk As Aguias itu hanya berhasil finish di peringkat ketiga di bawah Sporting Lisbon dan FC Porto.

Dengan kerja kerasnya di klubnya itu, Vladimir Petkovic, arsitek La Nati bersikukuh membawanya pada gelaran EURO 2020 ini. Dengan berharap agar sang pemain mampu mengeluarkan magisnya di laga internasional.

Hingga saat ini, Haris Seferovic telah menggelontorkan total 21 gol bagi timnas Swiss di segala kompetisi resmi yang diikuti negaranya. Dirinya pun masuk dalam posisi keenam top skor sepanjang masa La Nati. Sang striker tersebut juga berpotensi besar naik peringkat yang diduduki Xherdan Shaqiri di posisi kelima.

Mario Gavranovic

Pemain kedua yang diprediksi akan menjadi mesin gol bagi skuat timnas Swiss di laga berikutnya EURO 2020 adalah Mario Gavranovic. Striker berusia 31 tahun tersebut tampil sangat agresif bersama klubnya, Dinamo Zagreb hingga akhir musim ini.

Mantan penyerang Schalke 04 tersebut mampu menggelontorkan toal 19 gol bersama klubnya yang bermarkas di Stadion Maksimir itu. Di akhir musim, mereka juga sukses mengawinkan dua gelar domestik yakni trofi Liga Kroasia dan Piala Kroasia.

Sama dengan Haris Seferovic, Vladimir Petkovic yang terkesan dengan jumlah gol striker ini pun memanggilnya dalam skuat. Kemungkinan besar keduanya dimainkan secara bersama-sama dalam formasi dua striker.

Remo Freuler

Pemain terakhir yang berpotensi besar bakal menjadi pemain penting pada laga-laga timnas Swiss selanjutnya adalah Remo Freuler. Pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah ini kini bermain di klub Serie A, Atalanta.

Di usianya yang sudah menginjak 29 tahun, sang pemain kelahiran kota Ennenda ini seperti mendapatkan sentuhan terbaiknya. Sebelumnya pada musim 2015/2016 dirinya hanya dibeli oleh Atalanta dari FC Luzern dengan mahar 2.1 juta Euro.

Perlahan-lahan sang pemain pun tampil dalam pertandingan demi pertandingan dengan menjadi pemain pengganti. Semusim berikutnya, mantan pelatih tim Edoardo Reja pun memainkannya sebagai pemain inti.

Hingga era Edoardo Reja dan digantikan oleh pelatih mereka sekarang, Gian Piero Gasperini, gelandang tengah tersebut selalu menjadi pemain utama. Hingga kini harga pasar sang pemain dilansir dari transfermarkt.com, berada di angka 25 juta Euro dimana itu adalah rekor tertingginya.

Musim ini sang gelandang mampu tampil sebanyak 46 kali membela klubnya yang berjuluk La Dea itu. Pemain kelahiran tahun 1992 itu juga sukses membawa klubnya finish di posisi ketiga klasemen akhir Serie A. Dimana pada musim depan, mereka berhak mewakili Italia di kancah Liga Champions.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here