Thomas Tuchel Butuh Skenario Luar Biasa Untuk Kalahkan Real Madrid

0
47

Debatbola.com – Pasca kekalahan 3-1 di leg pertama, Thomas Tuchel sepertinya tahu bahwa misi membalikkan keadaan di markas Real Madrid adalah misi hampir mustahil. Namun, bukan berarti Chelsea asuhannya tak punya kesempatan menang. Tuchel mengatakan Chelsea bisa kalahkan Real Madrid, asalkan mereka punya skenario luar biasa.

Misi Nyaris Mustahil

Tengah pekan ini, kompetisi Liga Champions Eropa bakal kembali bergulir, dan sejumlah tim ditempatkan pada posisi sulit. Chelsea termasuk salah satu tim yang dimaksud. Di leg pertama, mereka hancur 3-1 oleh Real Madrid di markas sendiri. Hattrick Karim Benzema hanya bisa dibalas sekali, yakni melalui Kai Havertz di babak pertama.

Tentu saja, keunggulan 3-1 sudah cukup membuat Real Madrid melangkahkan satu kaki menuju babak semifinal. Chelsea setidaknya butuh kemenangan tiga gol tanpa balas jika mereka menginginkan tiket ke semifinal. Tetapi, mengingat lawan mereka adalah Real Madrid, kemenangan sebesar itu jelas menjadi sesuatu yang hampir mustahil.

Perlu Skenario Luar Biasa

Thomas Tuchel, sang juru taktik Chelsea, biasanya optimis menatap sejumlah laga yang ada di depannya. Tetapi untuk yang satu ini, mantan pelatih Paris Saint-Germain terlihat skeptis. Chelsea memang harusnya menatap laga ini dengan pede pasca mereka menghancurkan Southampton 0-6, tetapi Tuchel mencoba realistis menatap laga kontra Real Madrid.

Mengingat lawan yang dihadapi pasukannya adalah pemegang gelar Liga Champions terbanyak, Tuchel memprediksi bakal ada banyak tekanan. Ia pun mengungkapkan satu hal yang dibutuhkan Chelsea agar bisa memenangkan laga ini. Menurutnya, Chelsea butuh skenario luar biasa untuk bisa melaju dan jungkalkan Real Madrid.

“Satu-satunya yang kami butuhkan adalah skenario luar biasa jika kami ingin melewati ini (Laga kontra Real Madrid).” Ungkap Tuchel, mengutip via laman The Guardian. “Tantangannya benar-benar besar melihat apa yang terjadi di leg pertama, di mana kami akan bermain, dan lawan seperti apa yang akan kami hadapi.”

“Bermimpi adalah sesuatu yang diperbolehkan dan membayangkan atau memimpikan sesuatu terkadang menjadi hal yang penting. Tapi mimpi itu seharusnya tidak memecah fokus kami untuk siap menghadapi laga besok. Mencoba adalah hal yang layak dalam olahraga. Semua kemungkinan bisa terjadi, itulah keindahannya.”

“Kami akan mencoba melakukan apapun, dan dari sana, kita lihat apa hasilnya. Semoga saja kepercayaan diri semakin meningkat jelang pertandingan. Lalu, semoga saja kami bisa mewujudkan impian kami. Tapi secara realistis, kami harus mengorbankan banyak hal, dan perlu berada di level yang sangat-sangat tinggi.”

“Berapa besar peluang yang kami punya? Memang tidak besar. Tapi kami tak pernah meragukan perjuangan kami dan percaya peluang menentukan hasil. Mencoba artinya kami akan bermain sampai batas maksimal kami. Kami akan berusaha tampil dalam bentuk terbaik, dan dalam kondisi lebih baik dibanding pertandingan leg pertama.”

Harapan Ulang Kejayaan

Jika ditarik mundur ke belakang, Real Madrid jelas bukanlah lawan yang asing, karena musim lalu, Chelsea sukses menendang mereka di semifinal kompetisi yang sama. Hanya saja, posisi The Blues kala itu lebih menguntungkan. Mereka menahan Real Madrid dengan skor seri 1-1 di leg pertama, hingga pada akhirnya lolos berkat kemenangan 2-0 di leg kedua.

Namun, seperti kata Tuchel, butuh skenario luar biasa untuk menaklukkan Real Madrid, dan skenario luar biasa itu sudah berhasil ditemukan Tuchel musim lalu. Apakah Tuchel bakal mendapatkan skenario luar biasa itu lagi kali ini? Nantikan saja bersama di pertandingan perempat final leg kedua yang akan berlangsung tengah pekan ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here