Thiago dan Liverpool Sepakat Untuk Tetap Bersama

0
31

Debatbola.com – Masa depan gelandang Liverpool Thiago sempat tidak pasti, dan sang gelandang sempat dikaitkan dengan beberapa klub Eropa. Tapi, masa depan Thiago nampaknya telah berubah dalam beberapa pekan terakhir. Thiago tidak mau hengkang, dan menurut penuturannya sendiri, ada dua faktor utama yang menyebabkan Thiago berpikir demikian.

Performa Thiago Akhirnya Meningkat

Bulan September 2020 kemarin, Liverpool melakukan transfer sensasional di mana mereka merekrut Thiago dari Bayern München. Dana sekitar 300 miliar rupiah dikucurkan Liverpool kala itu, guna merekrut salah satu gelandang terbaik Eropa. Tetapi, beberapa bulan pasca kedatangannya, performa Thiago tidak bisa dikatakan bagus.

Awal musim ini, Thiago jarang dapat kesempatan bermain, dan rentetan cedera adalah penyebab utamanya. Thiago sempat dicap sebagai pembelian gagal karena penampilannya yang tidak sebaik saat membela Bayern München atau Barcelona. Bahkan, sempat muncul isu Thiago bakal dijual di musim dingin, atau musim panas tahun ini.

Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi Thiago mulai bugar dan performa mantan gelandang Bayern München terus meningkat. Bisa dibilang, paruh kedua musim Liga Inggris 2021/2022 merupakan periode terbaik Thiago di Liverpool. Performanya bahkan menuai pujian dari kalangan pendukung The Reds yang mungkin sempat tidak percaya terhadap dirinya.

Tidak Ada Perpisahan Liverpool dan Thiago

Seiring peningkatan performa yang ditunjukkan Thiago, isu kepergian gelandang berpaspor Spanyol kian mereda. Jürgen Klopp kini menjadikannya pemain reguler dalam skuad intinya. Bahkan, Klopp mungkin kini mulai berpikir bahwa Thiago adalah pemain yang tepat untuk berinvestasi hingga beberapa tahun ke depan.

Musim panas segera dibuka, dan Thiago nampaknya telah mengalami perubahan nasib. Thiago yang sempat dikaitkan bakal pergi dari Anfield kini mengaku tidak mau meninggalkan klub yang berbasis di Merseyside tersebut. Liverpool pun kini berubah pikiran dan kini tidak mau lagi memikirkan opsi melego Thiago.

The Reds melihat potensi Thiago yang makin membaik akhir-akhir ini, dan mereka disebut sudah berubah pikiran. Mereka meminta Thiago bertahan karena Thiago dinilai bisa membantu mereka meraih kesuksesan di beberapa musim ke depan. Belum lagi, di musim ini, Thiago bisa membantu Liverpool raih quadruple yang mereka selalu impikan.

Fabrizio Romano mengatakan bahwa ada dua alasan utama yang mendasari keputusan Thiago untuk tidak memilih pergi dari Anfield. Pertama, Thiago merasa hubungannya sangat baik dengan pelatih The Reds, Jürgen Klopp. Kedua, Thiago melihat Liverpool punya proyek jangka panjang yang menarik, dan ia ingin menjadi bagian dari proyek tersebut.

Rumor memang sudah menjadi santapan sehari-hari Thiago sejak performanya masih belum membaik bersama Liverpool. Tapi, Thiago mengaku tak pernah memperhatikan rumor-rumor tersebut. Yang terpenting adalah Thiago ingin fokus membela Liverpool dan membantu The Reds meraup seluruh trofi yang mungkin mereka menangkan.

“Tugas saya hanya bermain sepakbola, saya tak peduli soal rumor-rumor yang beredar.” Kata Thiago ketika ditanya perihal masa depannya. “Saya fokus pada tugas di tim saya, kontrak yang saya punya, dan petualangan baru saya di Liga Inggris. Keinginan saya adalah memenangkan semua trofi yang bisa saya menangkan.”

Persaingan Bakal Makin Ketat

Memang, sudah ada jaminan Liverpool tidak akan menjual Thiago, tetapi bukan berarti persaingan gelandang The Reds tidak akan semakin ketat. Liverpool disebut tetap mencari gelandang baru di summer transfer. Jika gelandang baru itu didapat, jelas, Thiago akan mendapati bahwa persaingan bakal makin sulit.

Keputusan sudah dibuat. Liverpool memilih mempertahankan Thiago, sedang Thiago sendiri tidak mau meninggalkan tim asal Merseyside tersebut. Masa depan Liverpool dan Thiago adalah tetap bersama. Jadi, untuk saat ini, kabar apapun yang mengaitkan Thiago dengan klub lain bisa dibilang sebagai kabar yang tidak benar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here