Terdapat Retakan, Stadion GBLA Akan Dievaluasi kembali

0
31

Debatbola.com – Piala Presiden tahun 2022 telah resmi dibuka pada tanggal 11 Juni 2022 tepatnya Sabtu kemarin di Solo. Hingga kini terhitung sudah 4 pertandingan yang berhasil dilaksanakan dengan sukses di masing-masing home base Grup. Para penonton yang diijinkan hadir juga sangat antusias selama pertandingan berlangsung.

Satu pertandingan juga sudah terlaksana di grup C yaitu antara Persib Bandung dengan Bali United yang berlokasi di Stadion GBLA. Namun ketika pertandingan berlangsung, ada sesuatu yang berpotensi mengganggu jalannya. Ada retakan beberapa bagian stadion GBLA yang bisa saja membahayakan penonton.

Terdapat Retakan
Menjadi venue utama di grup C, Stadion Gelora Bandung Lautan Api atau yang lebih dikenal GBLA mendadak viral. Bukan karena jalannya pertandingan antara Persib Bandung dan Bali United, tetapi kondisi Stadion GBLA saat itu. Terdapat retakan di beberapa sisi Stadion.

Retakan di area stadion tersebut mulai diketahui publik saat beberapa akun memposting foto-foto Stadion. Postingan tersebut disertai caption yang berisi keprihatinan terhadap kondisi stadion beserta pesan untuk Bobotoh dan Semeton. Suporter yang menonton langsung diminta untuk hati-hati.

Akun-akun milik pendukung Persebaya juga memposting hal yang sama. Sebuah akun yang bernama @beritapersebaya juga ikut membagikan foto retakan dan juga akun-akun Bonek lain yang disertai caption peringatan untuk hati-hati. Dengan adanya postingan itu diharapkan Bonek yang menonton langsung bisa berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.

Berdasarkan postingan dari keseluruhan akun di media sosial, terdapat 4 foto mengenai kondisi terkini. Dari foto-foto tersebut, bagian seperti dinding, lantai hingga plafon terlihat mengalami kerusakan. Bagian yang mengalami retakan paling parah yaitu tangga stadion yang sebenarnya terbuat dari beton.

Seperti yang diketahui, Stadion GBLA memang sudah hampir 4 tahun lamanya terbengkalai. Karena lama tidak digunakan, Stadion GBLA menjadi tidak terawat yang diakibatkan terbatasnya anggaran. Sejak tahun 2019 lalu stadion tersebut memang tidak boleh digunakan lantaran ada kerusakan yang cukup parah dan belum sempat direnovasi.

Sebenarnya, perijinan Stadion GBLA sebagai lokasi pertandingan ke pihak kepolisian juga cukup alot. Ijin bahkan baru turun satu hari menjelang laga perdana di grup C yang mengakibatkan telatnya pembukaan penjualan tiket. Padahal, antusiasme Bobotoh sangat tinggi meskipun tiket yang dijual terbatas.

Kapasitas sebenarnya dari stadion GBLA adalah 38 ribu penonton. Khusus untuk Piala Presiden kali ini, hanya diisi sebanyak 15 ribu saja dengan alasan pandemi. Kabarnya yang dibuka hanya tribun bawah saja karena tribun atas tidak diijinkan untuk dibuka.

Respon PT. LIB
Melihat postingan viral mengenai kondisi Stadion GBLA yang cukup memprihatinkan, Akhmad Hadian Lukita selaku Dirut PT. LIB akhirnya memberikan tanggapan. Terkait keluarnya ijin penggunaan stadion, Lukita mengatakan jika hal tersebut berdasarkan laporan para Panpel. Menurut laporan yang diterimanya Stadion GBLA siap digunakan.

Panpel yang bertugas memeriksa stadion memang sempat mengatakan pada Lukita jika ada hal yang harus diperbaiki. Namun secara prinsip, stadion tersebut dikatakan aman digunakan untuk pertandingan meskipun hanya akan dibuka pada bagian tribun bawah saja. Lukita sendiri mengaku langsung percaya dengan laporan Panpel itu.

PT. LIB akan melakukan evaluasi kembali sebagai tindak lanjut dari keluhan tersebut. Evaluasi tersebut akan dilaksanakan setelah pertandingan kedua tepatnya antara Persebaya dengan Bhayangkara selesai. Seperti halnya yang tertera dalam perijinan, hanya 2 pertandingan yang boleh dilaksanakan di Stadion GBLA sebelum kembali dievaluasi.

Sebenarnya, Persib memiliki dua pilihan yang bisa digunakan sebagai homebase yaitu Stadion GBLA serta Jalak Harupat. Kedua Stadion tersebut sudah diperiksa dan mendapat lampu hijau dari panpel terkait penggunaannya. Namun Persib akhirnya memilih Stadion GBLA sebagai home basenya di Piala Presiden musim ini.

Pemilihan Stadion GBLA dilakukan untuk mengobati kerinduan Bobotoh pada atmosfer pertandingan di Stadion kebanggaan Persib itu. Bahkan saking antusiasnya Bobotoh bersama elemen masyarakat membersihkan arena stadion serta mempercantik tampilannya. Kini Stadion tersebut terlihat berwarna biru yang merupakan kebanggaan Persib.

Antusiasme Bobotoh semakin memuncak sebelum laga perdana antara Persib dan Bali United terlaksana pada hari Minggu kemarin. Penantian Bobotoh selama bertahun-tahun seakan terbayar di tahun ini. Namun dengan situasi seperti saat ini, kemungkinan pertandingan akan berlanjut di Stadion GBLA kembali diragukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here