Terancam Degradasi, Begini Kondisi Semen Padang dan PSG Pati

0
38

Debatbola.com – Manajer Semen Padang, Effendy Syahputra memilih untuk mengundurkan diri setelah hasil buruk yang didapat tim dalam Liga 2 Indonesia 2021. Keputusan tersebut telah sampai langsung kepada jajaran manajemen.

Manajer Semen Padang Mengundurkan Diri

Effendy mengatakan bahwa sebagai bentuk tanggung jawabnya dirinya akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer tim. Menariknya, Effendi mundur ketika Semen Padang berada pada zona degradasi atau urutan keenam Grup A Liga 2 2021.

Tim Kabau Sirah ini tengah terancam turun kasta setelah takluk oleh Muba Babel United dengan skor tipis 0-1 di pertandingan pekan kesembilan. Hasil akhir pertandingan itu lantas membuat Semen padang FC harus berjuang mati-matian atau wajib memenangkan pertandingan terakhirnya jika tidak ingin gugur.

Effendy menyampaikan bahwa sebelum pertandingan kontra Muba Babel United dirinya sudah mengumpulkan semua pemain dan official. Dirinya menyampaikan bahwa dalam laga itu, tim harus bisa meraih kemenangan. Apabila tidak berhasil menang, maka konsekuensinya adalah dirinya harus mengundurkan diri.

Effendy Syahputra meminta maaf kepada seluruh masyarakat dan para penggemar Semen Padang. Dirinya berharap tetap ada dukungan penuh supaya tim tetap bisa keluar dari situasi buruk ini dan tetap bisa bertahan di Liga 2.

Pengganti Sudah Ada

Sementara itu, CEO PT Kabau Semen Padang (KSSP) Hasfi Rafiq telah menerima pengunduran diri Effendy. Keputusan itu telah dibahas bersama dengan jajaran manajemen dan komisaris. Selain itu jajaran petinggi Semen Padang juga telah menyediakan pengganti di satu laga tersisa itu.

Hasri Rafiq mengatakan bahwa Effendy sudah menyampaikan maksudnya itu secara langsung kepada jajaran manajemen untuk mundur dari jabatannya sebagai manajer tim. Hal ini lantaran keinginan dari Effendy sendiri, maka pihaknya pun menerima dan menghormati keputusan tersebut.

Mengenai manajer pengganti, manajemen KSSP telah menunjuk Hermawan Ardianto. Manajer pengganti ini merupakan Direktur Keuangan PT KSSP yang juga merupakan staff di PT KSSP Semen Padang. Untuk pertandingan kedepannya, manajemen akan menunjuk Hermawan untuk mendampingi tim dalam laga.

Posisi Semen Padang saat ini berada di urutan kelima Grup A Liga 2 dengan raihan tujuh poin. Kabau Sirah tertinggal satu angka dari Tiga Naga yang telah berhasil mengumpulkan delapan poin dari delapan pertandingan. Semen Padang nantinya akan menghadapi laga hidup matinya kontra Tiga Naga pada 29 November 2021. Jika berhasil menang, maka selamat. Itu adalah tugas wajib dari tim Semen Padang.

Terancam Degradasi, PSG Pati Optimis Raih Kemenangan

Di sisi lain, skuat PSG Pati yang juga terancam degradasi pantang lengah sedikit pun menjelang pertandingannya kontra PSIM di pekan kesembilan Liga 2. Pertandingan ini akan berlangsung pada Rabu, (24/11/22021) di Stadion Manahan Solo. Posisi PSG kini berada dalam masa yang sulit setelah terjadi pengurangan poin.

Tim The Java Army itu kini terancam degradasi. Pelatih PSG Pati Joko Susilo, mengatakan bahwa pihaknya tidak boleh lengah dalam menghadapi PSIM. Hal ini lantaran tim terancam dalam jurang degradasi. Maka dari itu, tidak ada misi lain dari PSG jika bukan kemenangan.

Pasalnya, tim hanya mengantongi 8 poin saja. Selain itu eksistensi klub juga semakin terancam untuk setidaknya masih bisa berada di Liga 2 hingga tahun depan. Joko Susilo menambahkan bahwa tim harus fight dan percaya diri. PSG Pati harus bisa mengambil poin dalam dua laga yang tersisa.

Motivasi pemain begitu bagus dan mau bekerja untuk kemenangan. Salah satu pemain PSG, Ichsan Iriawan mengatakan bahwa dua laga terakhir ini seperti pertandingan final. Setelah laga tanding kontra PSIM, timnya masih akan bertanding dengan Hizbul Wathan (HW) FC pada 30 November 2021 mendatang.

Tentu Ichsan dan rekan-rekannya harus fight lantaran ini pertandingan final. Dirinya sudah tidak memikirkan hal-hal yang sudah berlalu. Fokusya adalah dua laga terakhir ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here