Tammy Abraham Langsung Nyetel di Roma, Chelsea Menyesal?

0
87

Debatbola.com – Sempat jarang terpakai di Chelsea pada era kepelatihan Thomas Tuchel, Tammy Abraham nampaknya sudah menemukan rumah baru yang nyaman. Rumah baru itu adalah AS Roma, tempat di mana ia bisa langsung nyetel dengan permainan klub. Lalu, apakah Chelsea menyesal membuang penyerang asal Inggris tersebut?

Sudah Jadi Idola Baru

Di era Frank Lampard, Chelsea dikenal sebagai tim yang percaya penuh kepada para generasi mudanya, termasuk kepada sang penyerang, Tammy Abraham. Namun, hengkangnya Lampard dan datangnya Tuchel ternyata mengubah citra tersebut. Banyak pemain muda andalan era Lampard yang harus tersisih di era Tuchel.

Tammy Abraham menjadi salah satu nama andalan Lampard yang justru jarang dimainkan oleh Tuchel. Pada akhirnya, minimnya menit bermain inilah yang membuat penyerang muda Inggris berkeinginan hengkang. Keinginan Abraham pun terwujud setelah ia menuntaskan transfer dengan mahar 34 juta poundsterling menuju AS Roma.

Melihat rekam jejak karirnya, Italia tentu menjadi negara yang asing bagi Abraham karena sebelum gabung Roma, Abraham hanya pernah berkarir di Inggris. Namun siapa sangka, Abraham justru langsung nyetel dengan permainan klub barunya. Bahkan bisa dibilang, sekarang Abraham sudah menjadi salah satu idola baru di Stadio Olimpico.

Laga debut sang striker bersama Serigala Ibukota berjalan mulus, dengan lesatan dua assist yang membantu skuad arahan José Mourinho bekuk Fiorentina, 3-1 pada bulan Agustus. Sejak saat itu, performa Abraham semakin menanjak. Terhitung sampai saat ini, Abraham telah mengemas tujuh gol, termasuk gol semata wayang ke gawang Udinese, Jumat (24/9).

Seperti yang telah disebutkan, Abraham kini sudah menjadi salah satu idola baru buat para pendukung Roma. Abraham juga nampaknya sudah sangat mencintai Roma. Buktinya, Abraham ikut menyanyikan anthem Roma sebelum kick-off laga kontra Udinese. Sang striker juga mengaku dirinya sudah hafal dengan beberapa lirik dalam anthem tersebut.

Menyesalkah Chelsea?

Melihat performa jempolan yang ditunjukkan Abraham bersama AS Roma, timbul satu pertanyaan. Apakah Chelsea telah menyesal membuang Abraham? Thomas Tuchel dahulu pernah menyia-nyiakan bakat Abraham. Sekarang, jika melihat mantan pemainnya itu sukses di klub lain, apakah juru taktik asal Jerman itu menyesal?

Berkaca dari skuad yang dimiliki Chelsea saat ini, kalaupun Chelsea bisa menjawab pertanyaan di atas, rasanya wajar jika mereka menjawab tidak menyesal. Kenapa Chelsea tak menyesal melepas salah satu jebolan akademi mereka itu? Jawabannya bisa dipengaruhi berbagai faktor, terutama faktor kedatangan predator baru, Romelu Lukaku.

Ditinggal dua striker sekaligus, yakni Olivier Giroud dan Tammy Abraham jelas tidak mudah buat The Blues. Beruntung, striker yang Chelsea dapatkan sebagai pengganti keduanya adalah Romelu Lukaku, predator yang dahulu pernah mereka buang ketika masih muda. Lukaku musim ini telah mengemas empat gol hanya dari enam laga yang sudah ia mainkan.

Selain kehadiran Lukaku, Chelsea juga sudah punya opsi lain untuk mengisi pos depan yang ditinggalkan oleh Abraham. Timo Werner memang masih belum tunjukkan ketajamannya, tapi ia jelas bisa jadi opsi striker yang bagus. Sementara itu, kompatriot Werner, Kai Havertz juga sejatinya bisa dimainkan di depan sebagai ujung tombak.

Sekarang, Abraham memang sudah sah menjadi milik Roma, tapi jangan lupa, ada klausul pembelian kembali yang dimasukkan Chelsea dalam kesepakatan penjualan. Klausul itu memang baru akan aktif pada musim panas 2023. Tetapi, klausul ini juga seakan makin mempertegas bahwa keputusan menjual Abraham ke Roma tak akan pernah disesali Chelsea.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here