Tak Sesuai Keinginan, Antonio Conte Kritik Strategi Transfer Tottenham Hotspur

0
113

Debatbola.com – Antonio Conte menjabat sebagai pelatih Tottenham Hotspur sejak bulan November tahun lalu untuk menggantikan Nuno Espirito yang telah dipecat sebelumnya. Melatih klub sebesar Spurs rupanya tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan oleh Conte selama ini. Kekecewaan Antonio Conte semakin memuncak setelah bursa transfer Januari kemarin terlewati.

Menuai kekecewaan yang begitu besar pada manajemen klub yang kini dilatihnya, Antonio Conte kini mulai mengeluarkan kritiknya untuk pihak klub. Bukan hanya mengenai kualitas para pemain yang menjadi bahan kritikan, strategi transfer milik Tottenham Hotspur juga kini menjadi bahan kritikan utama Conte. Pelatih berusia 52 tahun tersebut bahkan merasa tertipu dengan Spurs selama ini.

Tak Sesuai Keinginan

Beberapa waktu lalu, Antonio Conte disorot karena melontarkan kritikan pada para pemain milik Tottenham Hotspur. Menurutnya, para pemain The Lilywhites tidak memiliki mental juara sehingga sulit membuat klub bisa meraih trofi. Sikap Antonio Conte tersebut juga mendapatkan kritikan karena bukan malah membuat semangat pemain tetapi malah menjatuhkan mental pemain.

Baru-baru ini Antonio Conte kembali melancarkan kritikan sebagai bentuk rasa frustasinya pada klub tersebut. Kali ini yang menjadi sasaran pelatih berusia 52 tahun tersebut yaitu strategi transfer Tottenham Hotspur. Baginya, strategi transfer yang digunakan oleh Spurs kurang tepat dan tidak sesuai dengan keinginannya.

Bursa transfer kemarin, Tottenham Hotspur hanya mendatangkan Dejan Kulusevski dan Rodrigo Bentancur dari Juventus. Selain itu, Spurs juga melepas empat pemain yaitu Delle Ali, Giovanni Lo Celso, Bryan Gil dan Tanguy Ndombele. Sebagai pelatih, Antonio Conte tidak habis pikir dengan keputusan Tottenham Hotspur yang hanya mendatangkan 2 pemain sedangkan 4 pemain yang dilepas.

Ketidakseimbangan jumlah antara pemain yang didatangkan dan dilepas dianggap sebagai penyebab melemahnya performa Tottenham Hotspur. Belum lagi pemain yang dilepas adalah pemain yang memiliki posisi penting di klub. Sedangkan dua pemain yang didatangkan adalah pemain muda yang masih kurang pengalaman tidak bisa digunakan untuk meningkatkan level skuadnya.

Antonio Conte juga mengkritik kebijakan klub yang hanya mau merekrut pemain muda belum matang yang kemudian dikembangkan klub. Padahal seharusnya Spurs merekrut pemain yang sudah jadi sehingga bisa langsung digunakan dan tentunya mempermudah pelatih. Bagi Conte, Bentancur dan Kulusevski yang masih 24 dan 21 tahun belum bisa digunakan untuk bersaing dalam ketatnya Liga Inggris.

Rekor buruk yang didapat Tottenham Hotspur akhir-akhir ini bahkan dianggap bisa mencoreng CV milik Conte yang memiliki catatan bagus. Meskipun begitu, Antonio Conte tidak bisa berbuat banyak karena hal terkait kebijakan klub. Sangat sulit merubah hal yang sudah menjadi Filosofi klub sejak lama.

Merasa Tertipu

Mendatangkan Antonio Conte sebenarnya adalah pilihan yang tepat untuk Tottenham Hotspur mengingat CV mentereng yang dibawa pelatih tersebut. Terbukti dengan minimnya kekalahan Spur di Era Conte dan bisa bersaing di posisi 5 besar. Namun akhir-akhir ini performa The Lilywhites kembali mengalami penurunan dan membuat sang pelatih frustasi.

Awalnya mungkin pelatih berusia 52 tahun tersebut beranggapan jika proyek yang ditawarkan Tottenham Hotspur sangatlah menarik. Bahkan Conte sampai melanggar dua prinsip yang dipegangnya sejak dulu karena Spur. Belakangan ini Antonio Conte mulai menyadari jika pilihannya menerima pinangan Tottenham Hotspur adalah pilihan yang salah.

Antonio Conte tidak mendapat dukungan penuh dari klub terkait perekrutan pemain di bursa transfer. Padahal, setiap pelatihnya pastinya punya kriteria sendiri untuk pemain yang akan didatangkannya. Sedangkan bersama Tottenham Hotspur, sang pelatih justru diharuskan mengikuti kriteria yang ditetapkan oleh klub.

Sang pelatih baru-baru ini mengaku tertipu dengan penampilan luar Tottenham Hotspur yang sepertinya bisa dikembangkan. Ketika bergabung, Conte mengaku kecewa terutama dengan kebijakan klub tersebut di bursa transfer. Jika tidak ada perubahan hingga musim nanti, karir bagus Antonio Conte selama melatih dapat dipastikan akan tercoreng.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here