Tak Kunjung Membaik, Persipura Bakal Naikkan Intensitas Latihan

0
178

Debatbola.com – Persipura Jayapura baru saja menyelesaikan pertandingan uji coba kelimanya. Melawan tim PON Jawa Timur di Stadion Gelora Sepuluh November, skuat Mutiara Hitam ingin menunjukkan aksi terbaik mereka.

Permainan Kurang Memuaskan, Jacksen Kecewa

Akan tetapi 90 menit laga harus berakhir dengan kedudukan imbang 0-0. Melihat ini, sang pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Ferreira Tiago mengaku sangat kecewa dengan permainan para pemainnya itu.

Padahal bulan depan, skuatnya harus sudah siap mengarungi kompetisi AFC Cup. Di turnamen level kedua terbesar se asia itu, skuat Mutiara Hitam masuk dalam jajaran grup H. Persipura Jayapura tergabung bersama Kedah Darul Aman, Lion City Sailors dan Saigon FC.

Grup H sendiri mempunyai satu tuan rumah untuk menggelar tiap pertandingan di kelompok tersebut. Lion City Sailors yang merupakan tim asal Singapura telah resmi ditunjuk oleh penyelenggara sebagai tuan rumah.

Kembali lagi ke permainan tim Mutiara Hitam, Jacksen Ferreira Tiago kabarnya tak menyangka timnya hanya bisa menahan imbang lawannya itu. Dirinya menilai para pemainnya tidak melakukan sesuai dengan latihan yang sudah diberikannya.

Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu melihat bahwa skuatnya tidak menampilkan performa yang cukup buruk. Terlebih saat situasi bola mati baik itu tendangan bebas, sepak pojok bahkan lemparan ke dalam.

Namun alih-alih menyesal, juru taktik berusia 52 tahun itu bakal memperbaiki kelemahan timnya. Jacksen diprediksi akan menaikkan intensitas latihan menjadi lebih dari sebelumnya agar strategi yang disusunnya bisa diserap para pemainnya dengan baik.

Skuat Persipura Banyak Diisi Pemain Muda

Menjelang laga di AFC Cup, Persipura Jayapura masih konsisten menggelar latihan terpusat di Jawa Timur. Dalam persiapan itu telah terlihat skuat anak asuh Jacksen Ferreira Tiago itu, tak sedikit diisi oleh pemain-pemain muda dari tanah Papua.

Papua memang bisa dibilang menjadi sentra penghasil bibit-bibit pesepak bola hebat tanah air. Kalau dulu ada nama Elie Aiboy, Eduard Ivakdalam dan Boaz Solossa yang malang melintang keluar masuk Gelora Bung Karno.

Sekarang giliran para pemain muda yang menunjukkan talenta alam bumi Cendrawasih yang dipadukan dengan semangat dan kerja keras. Osvaldo Haay, Marinus Wanewar dan Todd Rivaldo Ferre menjadi nama yang menghiasi skuat timnas.

Namun kedua nama pertama itu sudah dilepas oleh tim Mutiara Hitam dan merantau ke pulau Jawa. Osvaldo Haay bermain di skuat ibukota, Persija Jakarta sementara si anak baik, Marinus Wanewar hijrah ke Persis Solo.

Nama Todd Rivaldo Ferre menjadi pemain generasi emas tanah Papua yang masih membela Persipura Jayapura. Ditemani winger kanan berusia 20 tahun, Gunansar Mandowen, keduanya menjadi tulang punggung timnya.

Setelah mereka ada juga nama baru seperti Theo Numberi, Patrick Womsiwor, I Nyoman Ansanay dan bek kiri tim, David Rumakiek. Dengan usia masih sangat muda yakni rata-rata 20 tahunan, kerja keras mereka dinantikan publik pecinta sepakbola Indonesia khususnya Persipura Mania.

Jacksen Peringatkan Pemain Mudanya

Sang pelatih yang sadar jika rata-rata skuatnya diisi oleh pemain muda langsung memberikan nasihat-nasihat. Jacksen memperingatkan sembari menegaskan kepada bibit-bibit masa depan sepakbola Indonesia itu agar tidak sombong dan tetap rendah hati.

Dirinya juga menjaga para pemainnya tidak terkena star syndrome dan terlena dengan hal itu. Mantan pemain Botafogo di era 1992 itu mengingatkan supaya pemain mudanya tidak besar kepala saat memakai jersey Persipura Jayapura. Lebih baik para pemainnya itu untuk tetap disiplin dalam berlatih dan bekerja keras.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here