Tak Ada Nama Marc Klok, Pemain Indonesia Kini Tersisa 28 Pemain

0
200
Marc Klok

Debatbola.com – Timnas Indonesia senior telah melaksanakan latihan terakhir mereka pada Selasa (11/5) lalu. Pekan depannya yakni pada hari Senin, skuat yang dipimpin oleh Shin Tae Yong tersebut bakal hijrah ke Dubai. Guna untuk melaksanakan persiapan lebih lanjut sebelum menggelar laga di sana.

Saat ini pelatih timnas telah menyeleksi total 37 nama pemain yang mengikuti training center di Stadion Madya. Dari jumlah pemain tersebut, STY telah memiliki mencoret sejumlah 9 pemain untuk dibawa ke Dubai.

28 Pemain Yang Bakal Dibawa

Sang pelatih tersebut sudah menetapkan dan merilis deretan nama-nama pemain yang akan dibawanya ke Timur Tengah. Telah ada 28 pemain yang sudah resmi menjadi skuat timnas, namun jumlah tersebut masih akan dikuras lagi menjadi 23 pemain.

Dari 28 nama itu, ada enam nama pemain Indonesia yang sedang berkarir di luar negeri. Di zona pertahanan ada Ryuji Utomo, Elkan Baggot dan Asnawi Mangkualam. Sementara di lini tengah terdapat tiga nama lain yakni Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman serta Syahrian Abimanyu.

Sementara sisanya adalah pemain-pemain yang merumput bersama klub-klub tanah air. Dimana klub asli Indonesia yang paling banyak mengirimkan pemainnya adalah tim asal Surabaya, Persebaya. Bajul Ijo punya empat orang pemain yakni, Rachmat Irianto, Rizki Ridho, Koko Ari dan Ady Setiawan.

Evan Dimas, Pemain Terakhir Era Simon McMenemy

Pelatih timnas, Shin Tae Yong tampaknya mengubah total skuat timnya dari era pelatih sebelumnya. Hal itu bertujuan agar tidak kembali menuai hasil buruk seperti sebelumnya. Maka langkah sang pelatih tersebut patut diapresiasi.

Pemain-pemain yang menjadi pilihan pelatih STY sebagian besar masih berusia cukup belia. Mayoritas pengisi skuatnya itu masih bisa bermain untuk timnas U-19. Melihat hal tersebut diberitakan banyak pertanyaan yang diarahkan kepada sang juru taktik.

Namun STY telah angkat bicara mengenai alasannya memanggil pemain muda tersebut. Dirinya menjawab bahwa hal itu bisa terjadi lantaran liga di Indonesia telah tidak berjalan selama dua musim. Akibatnya, performa dan fisik para pemain menjadi turun.

Dengan pemain muda, arsitek timnas itu menganggap bahwa mereka lebih mudah untuk dipermak mental dan fisiknya. STY disebut-sebut tidak ingin mengulangi hasil minor yang terjadi pada era sebelumnya.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa dirinya bersama federasi menghargai segala keputusan yang telah diambil sang juru taktik tersebut. Pria yang akrab disapa Bule itu juga menambahkan agar para pemainnya yang tidak dipilih tetap menghormati STY.

Menariknya, pemain yang tersisa dari era sebelumnya itu hanya Evan Dimas. Sebenarnya ada satu lagi nama pemain dari era Simon yakni Yanto Basna. Namun pemain yang berposisi sebagai bek tersebut tidak bisa bergabung tepat waktu.

Tidak Ada Nama Marc Klok

STY telah mencoret sejumlah 9 pemain yang telah mengikuti latihan terpusat di Jakarta. Semua pemain tersebut kini berseragam klub-klub tanah air. Di dalam nama tersebut ada dua nama pemain naturalisasi yang berlaga di Liga 1.

Mereka adalah gelandang bertahan Persija, Marc Klok dan striker Bali United, Ilija Spasojevic. Hal itu kembali membuat terkejut pihak pecinta sepakbola tanah air. Padahal nama pertama itu merupakan pemain terbaik Piala Menpora lalu.

Namun gelandang bertahan berusia 28 tahun tersebut telah menjawab mengenai tidak terpilihnya dirinya menjadi bagian dari timnas. Marc Klok juga telah merilis surat terbukanya yang berisikan alasannya terseleksi.

Marc Klok kini sedang menantikan kelahiran anak pertamanya. Mantan pemain FC Utrecht itu tetap menghargai keputusan STY dan bersedia dan siap kapanpun dirinya diperlukan timnas Indonesia untuk berlaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here