Sukses Gaet Isco, Monchi Dia Itu Spesial, Seperti Maradona

0
49

Debatbola.com – Karir Isco di Real Madrid resmi berakhir seiring terkonfirmasinya kepindahannya ke Sevilla. Monchi selaku direktur olahraga klub mengaku senang dengan kedatangan Isco. Ia pun menyebut Isco sebagai talenta spesial selayaknya Diego Maradona.

Akhir Karir di Real Madrid, Awal di Sevilla

Hampir berjalan sepuluh tahun semenjak Real Madrid mengumumkan kesepakatan transfer Francisco Román Alarcón Suárez alias Isco dari Málaga. Gelandang kelahiran Benalmádena digaet dengan mahar 30 juta euro. Sayang, perpisahan Real Madrid dan Isco terjadi tahun ini.

Seiring dengan kontrak yang mendekati akhir, porsi bermain Isco bersama Los Blancos makin minim. Sang gelandang akhirnya merasa tidak betah, sementara Real Madrid tidak memberi perpanjangan kontrak untuknya. Isco akhirnya resmi meninggalkan Real Madrid pada Senin (8/8).

Klub yang dituju Isco tidak lain adalah rival senegara Real Madrid sendiri, yakni Sevilla yang kini ditangani eks pelatih Los Blancos, Julen Lopetegui. Datang dengan status bebas transfer, Isco menandatangani kontrak dua tahun. Tercatat, Isco menjadi pemain anyar ketiga Sevilla.

Bukan tanpa alasan Sevilla berani mengangkut Isco dari Real Madrid. Memang, secara usia, Isco sudah tidak lagi muda. Tetapi bagi Sevilla, hal itu tidaklah menjadi masalah karena sang pemain tetap bisa membantu tim pertahankan pos empat besar liga.

Pertaruhan yang Bagus

Mendatangkan Isco adalah sebuah pertaruhan mengingat umur yang sudah tidak lagi muda. Tetapi, bagi direktur olahraga Monchi, tidak ada yang salah dalam pertaruhan Isco. Menurutnya, Isco adalah pemain yang spesial, bahkan menurut Monchi, kasus Isco mirip dengan Diego Maradona.

Mungkin, orang mengingat Maradona sebagai pemain yang pernah memperkuat Napoli dan Barcelona. Tetapi legenda Argentina itu juga pernah memperkuat Sevilla tepat di penghujung karirnya. Maradona tidak sampai satu musim berseragam Sevilla, hanya mengemas enam gol dari 28 penampilan.

“Alasan kami mendatangkan anda adalah kami menaruh kepercayaan penuh pada anda.” Kata Monchi ketika ditanya alasan mengapa ia mengangkut Isco. “Kami selalu mencari pemain-pemain dengan bakat spesial. Pemain-pemain yang beda dari yang lain, seseorang seperti (Diego) Maradona.”

“Kami adalah klub yang ketat, dan suka mengembangkan permainan atraktif demi membuat pemain dengan kualitas luar biasa mengembangkan permainannya. Saya tidak akan membandingkan anda (Isco) dengan Maradona. Tapi kami bisa membantu talenta seperti anda menunjukkan bakat anda.”

Untuk suatu alasan, Isco dijuluki ‘Sang Penyihir’, dan mungkin alasan itulah yang membuat Monchi berpikir bahwa Isco adalah sosok spesial. Peran besar sudah menanti Isco di Andalusia. Tinggal menanti bagaimana eks Real Madrid itu melakukan ‘Sihirnya’ di Ramón Sánchez Pizjuán.

Ajang Pembuktian

Kepindahan ke Sevilla bukan cuma soal mencari menit bermain, tetapi juga menjadi ajang pembuktian untuk berbagai pihak yang menilai dirinya sudah habis. Demikian yang dituturkan sang pemain pasca menandatangani kontrak. Isco siap memberikan yang terbaik buat Sevilla.

“Usia saya 30 tahun, saya merasa masih di hidup terbaik saya, saya masih bisa memberi banyak hal.” Kata Isco, mengutip via ESPN. “Saya paham ada banyak keraguan dalam karir saya. Tahun di mana saya tidak diberi kesempatan main sesuai keinginan.”

“Bagi saya, memulai bagian karir baru ini adalah hal yang menyenangkan. Saya benar-benar ingin menunjukkan kemampuan saya, dan fakta bahwa saya belum kalah. Tim yang saya datangi juga tim yang saya kenal pelatih serta para pemainnya.”

“Sevilla adalah tim yang gaya bermainnya saya suka, dan semoga kami bisa memenangkan berbagai gelar. Saya memilih Sevilla karena proyek mereka paling menarik buat saya. Tim ini adalah tim yang kompetitif. Saya ingin selalu menang, itulah mengapa saya ke sini.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here