Sudah Muak, Owner Paris Saint-Germain Bakal Tendang Neymar

0

Debatbola.com – Tumbangnya Paris Saint-Germain di tangan Real Madrid pada knockout Liga Champions membuat posisi orang-orang penting di tim asal Paris terancam. Yang terbaru, posisi Neymar lah yang kini terancam. Paris Saint-Germain diisukan sudah muak dengan bintang asal Brazil, dan owner klub kabarnya telah bersiap untuk menendangnya.

Masih Terpukul

Babak knockout Liga Champions telah berakhir. Tentunya, fase knockout ini menyisakan sukacita bagi setiap klub yang berhasil lolos ke fase berikutnya. Namun, bagi klub yang tersingkir, fase knockout bisa jadi fase yang sangat menyedihkan. Paris Saint-Germain nampaknya sangat terpukul atas kekalahan tersebut.

Bagaimana tidak, klub asal Paris sudah mendatangkan banyak bintang demi mewujudkan ambisi mereka memenangkan Liga Champions musim ini. Tapi nyatanya, mereka tumbang juga. Melalui comeback ciamik yang dipelopori Karim Benzema, Real Madrid berhasil menendang raksasa Prancis dari kompetisi paling elit Eropa tersebut.

Neymar Jadi Pemain Pertama yang Ditendang?

Akibat dari kekalahan tersebut, Paris Saint-Germain kabarnya bakal melakukan perombakan besar-besaran, baik dalam jajaran staff, maupun para pemain mereka. Mauricio Pochettino selaku pelatih menjadi nama yang posisinya paling terpojok. Menyusul direktur Leonardo de Araújo yang juga terancam ditendang dari klub asal Prancis tersebut.

Pochettino dan Leonardo nampaknya bakal jadi nama pertama dan ke-2 yang bakal ditendang dari sektor staff. Lalu, jika berbicara soal pemain, siapakah nama pemain pertama yang terancam ditendang pasca kekalahan atas Real Madrid? Sejumlah sumber merangkum bahwa nama pertama itu mungkin saja adalah Neymar.

Pembawa Masalah dan Tak Sesuai Harapan

Laporan ini pertama kali disampaikan oleh media asal Spanyol, Marca, yang mengklaim bahwa owner Paris Saint-Germain kini sedang menimang keputusan menendang Neymar. Keputusan ini dipilih Les Parisiens bukan tanpa alasan. Mereka menilai bahwa Neymar telah gagal memenuhi harapan tim tatkala mendapatkannya pada tahun 2017 silam.

Marca menyebutkan bahwa owner Paris Saint-Germain, termasuk Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani kini bersiap menendang Neymar. Selain karena gagal memenuhi ekspektasi tim, Neymar dianggap telah membawa terlalu banyak masalah. Mulai dari konflik dengan internal klub, sejumlah cedera serius, serta sejumlah masalah di luar lapangan.

Para owner Paris Saint-Germain menilai harga 222 juta euro yang mereka bayarkan ke Barcelona dahulu tidak berarti sama sekali. Lihat saja, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, dengan Neymar, Les Parisiens gagal merebut gelar Liga Champions. Paling mentok, prestasi mereka cuma bisa sampai di final, yakni pada tahun 2020.

Menurut laporan yang sama, sang Emir Qatar sudah siap menjual Neymar di musim panas, dan sang pemain bisa jadi blunder transfer terbesar buat klub Prancis. Dalam hal menjual Neymar, Les Parisiens tak berharap bisa balik modal, karena itu terlihat mustahil. Namun, mereka berharap setidaknya bisa kantongi 100 juta euro dari penjualan ini.

Akhir Karir Neymar?

Banyak pengamat termasuk wahana888 yang menilai bahwa ini adalah akhir dari perjalanan karir Neymar di Eropa. Kisah terbaik yang ditorehkan Neymar semasa berkarir di Benua Biru adalah ketika ia masih memperkuat Barcelona dan membantu mereka menangi Liga Champions 2015. Setelahnya, prestasi Neymar meredup, meski punya status pemain termahal dunia.

Sementara itu, banyak yang menilai bahwa Neymar kini tidak memiliki mental yang kuat, seperti ketika ia masih di Barcelona. Barangkali itulah yang membuat dia gagal bersinar di Paris Saint-Germain. Penurunan kualitas mental ini juga bisa membuat Neymar pensiun dini mengingat ia sendiri pernah bilang akan pensiun ketika mentalnya mulai terganggu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version