Striker Luar Ini Mlempem Di Liga Indonesia

0

Debatbola.com – BRI Liga 1 diikuti oleh tim-tim kuat di Indonesia. Semuanya berlomba-lomba bersaing dan memperbaiki timnya dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mendatangkan pemain asing. Namun sayang, ternyata tidak sedikit pemain yang didatangkan dari luar negeri memiliki performa yang sangat buruk bahkan bisa dibilang melempem di Liga 1 Indonesia, sebagai contoh adalah 4 pemain di bawah ini :

1. Golgol Mebrahtu

Dari namanya saja pemain ini sudah terdengar unik karena mengandung kata gol. Namun dalam kenyataannya, Golgol Mebrahtu tidak memiliki keunikan dalam jumlah perolehan gol di kompetisi BRI Liga 1. Pasalnya, pemain ini mengalami kesulitan dalam memanfaatkan peluang menjadi sebuah gol untuk timnya, PSM Makassar. Mungkin saja karena pemain ini merupakan salah satu pemain baru yang didatangkan pada Januari lalu.

Golgol Mebrahtu padahal merupakan pemain yang didatangkan dari luar negeri. Pemain ini didatangkan dari Australia untuk bisa membantu lini serang tim berjulukan Juku Eja ini. Meskipun demikian, ternyata pemain luar tidak menjamin bisa memberikan dampak positif bagi tim asal Indonesia. Hingga kini, pemain ini belum juga mampu menciptakan gol untuk PSM Makassar.

2. Chevaughn Walsh

Nama pemain ini mungkin beberapa waktu lalu sering terdengar di telinga pecinta bola Tanah Air. Bagaimana tidak, Chevaughn Walsh merupakan salah satu pemain yang paling banyak diperbincangkan dalam masalah proses perekrutan pemain dari luar negeri untuk PSIS Semarang. Tujuan awal perekrutan pemain ini adalah untuk mengisi bangku Bruno Silva yang terkena masalah indisipliner.

Selain karena indisipliner, Bruno Silva akan diganti oleh Chevaughn Walsh dikarenakan performanya di BRI Liga 1 yang buruk. Namun ternyata pemain pengganti ini memiliki kualitas yang sama saja. Sejauh ini Chevaughn Walsh belum mampu memberikan dampak positif bagi timnya. Sejauh ini, striker asal Jamaika tersebut baru mencatatkan namanya di papan skor satu kali.

3. Arsenio Valpoort

Sama seperti pemain-pemain sebelumnya, Arsenio Valpoort merupakan pemain asing yang menjadi harapan bagi tim asal Indonesia yang merekrutnya. Namun ternyata keputusan mendatangkan Arsenio Valpoort tidaklah sesuai harapan Persebaya Surabaya. Padahal pemain ini ditujukan untuk mengganti posisi pemain luar lainnya yaitu Jose Wilkson. Kedatangan pemain ini juga sangat dinantikan para pendukung Persebaya.

Sayangnya ekspektasi tidak sesuai realita, banyak yang berekspektasi Persebaya Surabaya dapat meningkatkan posisinya di liga dengan kedatangan pemain ini. Pemain berusia 29 tahun ini sebenarnya memiliki track record yang terbilang bagus. Namun entah kenapa rekam jejak tersebut tidak berjalan sama dengan performanya di liga Indonesia. Dengan performa yang kurang baik, Arsenio Valpoort hanya memberikan satu gol untuk Persebaya.

4. Selwan Aljaberi

Selwan Aljaberi merupakan pemain yang didatangkan dari luar negeri oleh Persela Lamongan. Tujuan klub berjuluk Laskar Joko Tingkir ini adalah mampu memperbaiki posisi klasemen hingga liga usai. Selain itu Selwan Aljaberi digunakan untuk menggantikan pemain asing lainnya yang memiliki performa buruk pada liga musim ini.

Persela Lamongan akhirnya mendatangkan dua pemain asing, yaitu Jose Wilkson dan Selwan Aljaberi. Namun sayang, performa kedua pemain tersebut sangat mengecewakan, apalagi Selwan Aljaberi. Pasalnya, untuk persoalan gol, Selwan Aljaberi hanya mampu menyumbang satu gol untuk Persela Lamongan hingga saat ini. Tentu ini merupakan catatan terburuk pemain luar yang didatangkan Persela Lamongan.

Para pemain di atas memang hingga kini menjadi pemain yang belum bisa diharapkan karena masih melempem. Hal ini bisa saja karena beberapa faktor, salah satunya adalah proses adaptasi. Bukan tidak mungkin kedepannya para pemain luar tersebut mampu menunjukkan ketajaman mereka dan membuktikan bahwa mereka layak berada di dunia sepak bola Indonesia.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version