Stephen Kenny Berhasil Meminimalkan Tekanan dengan Kemenangan Telak atas Gibraltar

0
91

Debatbola.com – Manajer Republik Irlandia, Stephen Kenny, tengah menghadapi tekanan berat dalam posisinya, namun berhasil menghindari hukuman lebih lanjut dengan kemenangan meyakinkan 4-0 dalam kualifikasi Euro 2024 melawan Gibraltar. Pertandingan ini menjadi hiburan bagi para penggemar Irlandia yang telah merasa frustrasi oleh hasil-hasil buruk sebelumnya.

Evan Ferguson, remaja berbakat asal Brighton, membuka keunggulan tim tamu hanya delapan menit setelah peluit pertandingan berbunyi, mencetak gol ketiganya untuk tim nasional senior. Kemudian, pemain sayap Celtic, Mikey Johnston, bersama dengan bek Wolves, Matt Doherty, dan pemain pengganti Callum Robinson, turut menyumbangkan gol-gol untuk memastikan kemenangan telak tersebut.

Kenny memasuki pertandingan ini dengan tekanan besar untuk meraih hasil positif, dan dia bersikeras bahwa dia akan tetap memimpin tim hingga sebuah tinjauan dilakukan setelah pertandingan bulan November. Hasil buruk di sini bisa saja menjadi akhir perjalanan Kenny sebagai manajer, sehingga pertandingan ini menjadi sangat penting untuknya.

Namun, Republik Irlandia tampil begitu dominan dalam pertandingan ini, yang seharusnya mereka menangkan dengan mudah, tanpa banyak kesulitan. Kemenangan ini menjadi kemenangan kedua mereka dalam Grup B, dan meskipun harapan untuk lolos otomatis ke Euro 2024 telah memudar setelah kekalahan dari Yunani, ada potensi untuk tempat dalam babak play-off yang harus diperjuangkan.

Pertandingan melawan Gibraltar, yang telah bermain dalam 44 kualifikasi Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia tanpa meraih satu poin pun, tidak dianggap sebagai pertandingan yang akan menjadi tolak ukur bagi masa depan Kenny. Meskipun hasilnya memuaskan, masih ada pertanyaan sulit yang perlu dijawab oleh manajer yang hanya mengantongi enam kemenangan dalam 28 pertandingan kompetitifnya.

Kenny mencoba berbagai taktik dengan kembali menggunakan formasi empat bek daripada tiga yang biasanya ia gunakan. Ia memberikan kesempatan kepada pemain muda Mikey Johnston untuk memulai pertandingan, dengan harapan mendapatkan kreativitas yang sangat dibutuhkan.

Gol pertama tim tamu datang dari sisi berlawanan lapangan ketika Chiedozie Ogbene memberikan umpan kepada Matt Doherty yang berlari dengan cepat, dan Evan Ferguson yang tidak dijaga dengan baik berhasil mencetak gol setelah menerima umpan silang pada menit kedelapan. Pemain Luton, Ogbene, terus menjadi ancaman serius dari sisi kanan lapangan, sedangkan Josh Cullen terus mencari celah dari lini tengah, dan mereka mendominasi penguasaan bola tanpa menciptakan peluang yang sangat jelas.

Irlandia berhasil menggandakan keunggulan mereka saat Mikey Johnston mencetak gol pada menit ke-29 setelah Doherty memberikan assist setelah menerima umpan dari Ogbene. Gol pertamanya memantul dari tiang gawang sebelum Johnston berhasil mengkonversi bola rebound menjadi gol. Irlandia masih memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol tambahan, tetapi Gibraltar tidak mampu menghentikan serangan-serangan Irlandia.

Hasilnya adalah kemenangan telak 4-0, yang memberikan sedikit kelegaan bagi Stephen Kenny dan para penggemar Irlandia. Selanjutnya, Irlandia akan menghadapi pertandingan tandang melawan Belanda, di mana hanya kebanggaan yang akan dipertaruhkan, mengingat peluang untuk lolos otomatis telah sirna. Pertandingan ini akan menjadi ujian lain bagi Stephen Kenny, dan hasilnya mungkin akan berdampak besar pada masa depannya sebagai manajer tim nasional Irlandia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here