Solanke Memimpin Bournemouth ke Kemenangan Gemilang atas Fulham

0
62

Debatbola.com – Dominic Solanke terus menorehkan performa impresifnya dengan mencetak gol lewat penalti di babak kedua, membawa Bournemouth meraih kemenangan telak 3-0 atas Fulham di Stadion Vitality. Andoni Iraola membuat dua perubahan strategis dari kemenangan Cherries atas Nottingham Forest, dan langkah-langkah tersebut menjadi kunci dalam menciptakan pembuka skor.

Alex Scott dengan lari indahnya membuka peluang untuk gol pembuka oleh Justin Kluviert menjelang akhir babak pertama. Solanke memanfaatkan peluang setelah Joao Palhinha melakukan pelanggaran terhadap Antoine Semenyo di dalam kotak penalti setelah satu jam pertandingan. Luis Sinisterra kemudian menutup kemenangan dengan mencetak gol ketiga di masa injury time.

Frustrasi kiper Fulham, Bernd Leno, mencapai puncaknya ketika tampaknya ia mendorong seorang ball boy. Meski demikian, Leno dengan sportivitas kembali meminta maaf kepada pemuda tersebut yang dengan lapang dada menghadapi insiden tersebut. Pertandingan ini menjadi ujian pertama di kandang bagi Bournemouth sejak kapten Luton, Tom Lockyer, mengalami serangan jantung di lapangan pada 16 Desember.

Sebuah tribut on-screen sebelum pertandingan menghormati para pahlawan yang membantu Lockyer, termasuk gelandang Cherries, Philip Billing, yang mendapat pujian atas responsnya yang sigap. Pemain internasional Denmark, Solanke, awalnya ditempatkan di bangku cadangan untuk memberi ruang kepada Kluivert, sedangkan Scott mengisi posisi Lewis Cook yang sedang cidera.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi, Solanke mendapat kesempatan pertama untuk mencetak gol kelima dalam lima penampilan terakhirnya melawan Fulham, namun sundulannya diblok oleh Tosin Adarabioyo. Meskipun Iraola dilarang mendekati lapangan dan menyaksikan pertandingan dari tribun, Cherries berhasil mempertahankan keunggulan tipis mereka di awal pertandingan.

Fulham memperoleh beberapa tendangan pojok, tetapi kesempatan berbahaya yang diciptakan terbilang minim. Semenyo dengan gerakan apiknya hampir menciptakan peluang untuk membuka skor, tetapi Adarabioyo mencegahnya dengan intervensi brilian. Adarabioyo juga berada di tempat yang tepat untuk menahan peluang kedua setelah Leno gagal mengantisipasi umpan silang.

Adarabioyo membersihkan area pertahanannya dengan sundulan yang aman, namun Cherries berhasil unggul pada akhir babak pertama berkat aksi brilian Scott. Scott, berusia 20 tahun, melakukan lari luar biasa dari dekat lingkaran tengah dan memberikan umpan kepada Kluivert, yang berhasil menaklukkan Leno. Fulham, yang mendominasi penguasaan bola hampir seimbang di babak pertama, kembali dengan semangat baru di babak kedua.

Antonee Robinson mencoba menciptakan peluang sulit untuk Neto dari sudut yang sempit. Keunggulan Bournemouth menjadi nyata setelah satu jam pertandingan ketika Joao Palhinha menjatuhkan Semenyo di dalam kotak penalti. Wasit Tim Robinson langsung memberikan penalti, dan Solanke dengan tenang mengubahnya menjadi gol, menggandakan keunggulan timnya.

Rodrigo Muniz memiliki kesempatan untuk memperkecil selisih dengan sepakan voli dari jarak dekat, sementara Leno mendapati dirinya dalam masalah pada akhir pertandingan dan mendapat ejekan ketika tampak mendorong ball boy. Bournemouth tetap menyerang, dan umpan silang Sinisterra nyaris saja mencapai kaki Brooks yang terjulur.

Meskipun Brooks memiliki dua peluang lagi, akhirnya Sinisterra berhasil melengkungkan bola melewati Leno, menutup kemenangan kandang yang meyakinkan bagi Cherries. Dengan kemenangan ini, Bournemouth terus menunjukkan kelasnya dan Solanke menjadi pahlawan dengan kontribusinya yang gemilang. Tidak hanya meraih tiga poin, tetapi juga memberikan hiburan dan kebanggaan kepada para penggemar setia Cherries di Stadion Vitality.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here