Soal Kontrak Barunya di Liverpool, Salah Saya Tidak Minta Hal yang Aneh-Aneh

0
25

Debatbola.com – Teka-teki masa depan Mohamed Salah kian tidak jelas seiring kontraknya yang bakal tuntas sekitar 18 bulan lagi. Pemain asal Mesir sampai saat ini belum menyepakati perpanjangan kontrak apapun di Liverpool, dan gaji disebut jadi problem utamanya. Namun, baru-baru ini, Salah mengungkap bahwa ia tak ingin hal yang aneh-aneh dalam kontrak barunya nanti.

Berpacu dengan Waktu Garap Kontrak Baru

Kontrak Mohamed Salah bersama Liverpool nampaknya tidak akan bertahan lama, dan masa depan pemain asal Mesir itu kian diliputi tanda tanya. Melansir laman The Independent, kontrak Salah bakal selesai sekitar 18 bulan lagi. Artinya, Liverpool kini diburu waktu untuk bisa menuntaskan perpanjangan kontrak Salah secepatnya.

Bulan Juli, sekitar lima tahun yang lalu, atau tepatnya pada tahun 2017, Liverpool sukses mengamankan jasa Salah dari klub Italia, AS Roma. Semenjak saat itu, Salah menjadi figur penting buat kesuksesan The Reds. Salah membantu Liverpool memenangkan Liga Champions dan membuat The Reds akhiri puasa gelar Liga Inggris di musim 2019/2020.

Namun, dengan kontraknya yang tersisa kurang dari dua tahun, masa depan sang pemain berusia 29 tahun otomatis dipertanyakan. Kontrak baru harus segera diselesaikan Liverpool secepatnya. Jika tidak, maka bukan tidak mungkin Salah akan memilih bergabung bersama klub lain, entah dengan status transfer permanen, ataupun transfer peminjaman.

Cuma Mau Diapresiasi Lebih

Satu hal yang ditengarai menjadi penyebab negosiasi kontrak baru Mohamed Salah berjalan alot adalah masalah gaji. Salah, menurut The Independent, meminta bayaran yang lebih mahal, yakni berkisar 300 ribu poundsterling. Namun, keinginan ini tidak sejalan dengan keinginan Fenway Sports Group yang tak ingin memberi kontrak mahal untuk pemain 30 tahun ke atas.

Setelah beredarnya teka-teki membingungkan perihal kontrak Salah, sang pemain baru-baru ini ikut angkat bicara. Dalam sebuah sesi wawancara, Salah mengungkapkan bahwa ia tidak ingin hal aneh-aneh dalam kontrak barunya. Yang dia inginkan hanyalah apresiasi lebih dari Liverpool untuk jasanya selama hampir lima tahun terakhir ini.

“Saya ingin bertahan, tapi keputusan bukan berada di tangan saya. Keputusan itu ada di tangan mereka (jajaran dewan Liverpool).” Tutur Salah dalam wawancara bersama GQ magazine, seperti dikutip via The Independent. “Ini adalah soal anda meminta sesuatu, dan mereka bisa memberikan sesuatu itu karena mereka menghormati anda selama di klub.”

“Sudah tahun ke-5 saya berada di klub ini, dan saya sangat mengenal klub ini dengan baik. Saya mencintai para penggemarnya, dan para penggemar juga mencintai saya. Tapi perihal masalah administrasinya, mereka sudah diberitahu soal situasinya. Sekarang, keputusan ada di tangan mereka.”

Selama hampir lima tahun membela Liverpool, Salah memang banyak berjasa. 111 gol telah dikumpulkan Salah dalam 165 penampilan di ajang Liga Inggris. Gaji 300 ribu poundsterling rasanya wajar untuk seorang Mohamed Salah. Meski begitu, wajar juga apabila Liverpool tak bisa menuruti keinginan Salah karena keinginan itu bisa mengganggu finansial klub.

Rumitnya Negosiasi Memang Wajar

Situasi kontrak Mohamed Salah bersama Liverpool memang terbilang rumit, dan hal itu juga diakui oleh pelatih The Reds, Jürgen Klopp. Klopp menilai bahwa negosiasi kontrak baru Salah tidak bisa selesai begitu saja. Untuk itu, Klopp meminta penggemar bersabar, karena kedua pihak kini tengah mencari solusi terbaik.

“Anda pasti tahu maksud Mo yang sebenarnya.” Kata Klopp, mengutip laman Liverpool Echo. “Kami sedang bernegosiasi. Memperpanjang kontrak pemain seperti Mo tidak akan berjalan seperti saat anda minum teh di siang hari, kemudian langsung saling sepakat. Semuanya berjalan dengan wajar.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here