Sempat Tolak Liverpool dan Real Madrid, Karier Pemain Ini Tak Menentu

Debatbola.com – Bermain untuk kesebelasan besar seperti Liverpool dan Real Madrid adalah impian banyak pemain. Real Madrid merupakan kesebelasan tersukses di Liga Champions, sedangkan Liverpool saat ini menjadi kesebelasan terbaik dunia dalam dua musim terakhir.

Namun terdapat satu pemain yang mengaku pernah menolak bermain untuk Liverpool dan Real Madrid. Sialnya, karier pemain ini tak cemerlang setelahnya, bahkan kini terancam jadi pengangguran padahal usia masih 23 tahun. Pemain tersebut adalah Donis Avdijaj.

Avdijaj merupakan pemain asal Kosovo yang bakatnya dipoles di akademi Schalke 04. Potensinya terlihat ketika dia berhasil promosi ke tim senior pada usia 17 tahun. Hal itu tak lepas dari penampilan cemerlangnya bersama tim U19, di mana ia mencetak 53 gol dari 59 laga.

Dari situ juga Avdijaj mengaku bahwa dirinya mendapatkan tawaran dari Liverpool dan Real Madrid. Namun ia menolak untuk pindah dan lebih memilih untuk memperpanjang kontrak bersama Schalke 04. Keputusan itu disesalinya hingga kini.

“Kesalahan terbesarku, yang benar-benar aku sesali, adalah ketika menolak tawaran besar dari Liverpool sebelum aku memperpanjang kontrak bersama Schalke. Aku juga sempat mendapatkan tawaran dari Real Madrid,” beber Avdijaj pada Sport1

Keputusan tersebut salah karena Avdijaj gagal bersaing di skuad utama, bahkan sempat dipinjamkan ke Sturm Graz dan Roda JC selama total tiga musim. Tak memuaskan, Schalke melepasnya dengan bebas transfer pada 2018 setelah kontraknya berakhir.

Bergabung ke Willem II (Belanda), Avdijaj lantas hijrah ke Trabzonspor (Turki) yang kemudian berlanjut ke Hearts di Skotlandia. Hearts kini memutuskan tak memperpanjang kontraknya setelah liga 2019/20 dihentikan akibat virus corona, yang artinya gelandang Tim Nasional Kosovo ini harus mencari klub baru lagi untuk musim depan dengan status bebas transfer.

“Aku sudah mendapatkan banyak tawaran dari beberapa klub. Aku harus mempertimbangkan dulu. Aku harus membuat rencana untuk diriku sendiri, ke mana aku ingin pergi, mana yang terbaik buatku. Masih ada pembicaraan mengenai hal ini.”

“Aku sendiri yakin dengan kemampuanku. Dalam rekam jejakku, catatanku sudah menunjukkannya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here