Semangat Kante dan Kerja Keras Tuchel Antarkan The Blues Ke Final

0
195
Kante & Tuchel

Debatbola.com – Semifinal leg kedua antara Chelsea melawan Real Madrid telah berakhir. Laga yang dimainkan di Stamford Bridge itu berhasil dimenangkan oleh sang tuan rumah, The Blues dengan kedudukan akhir 2-0. Secara agregat, tim asal London Barat itu menang dengan skor 3-1, setelah pada leg pertama kedua tim bermain sama kuat 1-1.

Laga berjalan hampir setengah jam, Timo Werner sukses menggetarkan gawang yang dijaga oleh Thibaut Courtois. Berawal dari bola liar hasil sepakan Kai Havertz yang ditepis oleh kiper Los Blancos tersebut, bola pun membentur tiang gawang. Werner yang berada pada posisi yang tepat langsung menyundul bola pelan.

Pada menit ke-85, serangan yang dibangun oleh Kante berbuah gol. Gelandang berkebangsaan Prancis itu dengan jeli merebut bola yang tidak sempurna dikontrol oleh Nacho. Dengan segenap kekuatannya, bola dibawanya hingga sejengkal saja dari kotak penalti.

Kante pun mengumpankan bola ke sisi kanan yang diisi oleh Christian Pulisic. Sang winger kanan Chelsea itu pun melepas umpan datar ke arah Mason Mount yang berdiri di depan gawang yang terbuka lebar. Bola itu tidak disia-siakan olehnya dan berbuah gol yang menjadi penentu kemenangan The Blues.

Tangan Dingin Tuchel

Lewat laga ini, sang pelatih, Thomas Tuchel membuktikan bahwa dirinya merupakan pelatih yang patut diperhitungkan. Baru empat bulan di Chelsea, pelatih asal Jerman tersebut sudah berhasil menang melawan klub-klub papan atas Eropa.

Total tujuh kemenangan sudah diraihnya kala menjamu tim-tim kuat di Inggris dan Eropa. Real Madrid, Manchester City, Liverpool, Atletico Madrid dua kali dan Tottenham serta Everton sudah dikalahkannya. Lebih lagi, laga-laga tersebut dilewatinya tanpa kebobolan sekalipun gol.

Masuk sebagai pengganti dari Frank Lampard, Tuchel sukses mengubah Chelsea. Posisinya dulu yang terperosok hingga ke peringkat kesembilan sekarang diubah menjadi naik ke posisi empat klasemen sementara.

Sepeninggal Lampard, Tuchel yang ditunjuk menjadi pelatih selanjutnya langsung mengubah pertahanan The Blues. Hingga kini, pelatih berusia 47 tahun tersebut menggunakan tiga bek tengah sekaligus. Dengan Thiago Silva, Andreas Christensen dan Antonio Rudiger sebagai pemain intinya.

Peran Kante

Lini tengah Chelsea juga patut diacungi jempol pada laga semifinal Liga Champions tersebut. Peran Kante sebagai gelandang box to box berhasil mematikan pergerakan duet gelandang Los Blancos, Toni Kroos dan Luka Modric.

Tenaganya yang seakan tak habis-habis itu berhasil menyeimbangkan lini pertahanan dan penyerangan timnya. Secara statistik dirinya juga menjadi pengumpan dengan persentase umpan yang sukses mencapai 88%.

Kante pun berperan besar dalam dua gol yang dilesatkan oleh Timo Werner dan Mason Mount. Dialah yang bertugas untuk membangun serangan dan menusuk hingga ke jantung pertahanan tim tamu, Real Madrid.

Peran Kante sangat krusial dalam skuat Tuchel pada dua leg melawan Real Madrid. Tak ayal gelandang tim nasional Prancis tersebut mendapatkan penghargaan Man Of The Match selama dua leg berturut-turut.

Bertemu Manchester City

Lolos dari semifinal, berarti Chelsea pun berhak untuk melaju ke partai final. Laga pamungkas itu rencananya akan digelar pada Sabtu (29/5) mendatang di Istanbul, Turki. Di final, The Blues akan bertemu tim dari Inggris lainnya yakni Manchester City.

Ini merupakan laga ketiga pertemuan antara Tuchel melawan skuat Pep Guardiola. Pada pertemuan pertama di gelaran FA Cup pada fase semifinal, tim London Barat berhasil mengatasi Manchester City dengan skor 1-0.

Sementara itu pertemuan kedua baru akan dimainkan pada Sabtu (8/5) mendatang pada kompetisi Liga Inggris. Dimana laga ini menjadi ajang pemanasan sebelum menuju partai puncak final Liga Champions.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here