Sebut Tottenham Tidak Memiliki Mental Pemenang, Ucapan Antonio Conte Menjadi Kenyataan!

0
41
Sebut Tottenham Tidak Memiliki Mental Pemenang, Ucapan Antonio Conte Menjadi Kenyataan!

Debatbola.com – Ange Postecoglou, pelatih Tottenham Hotspur, mengeluh atas mentalitas anak asuhnya usai dikalahkan Manchester City pada tunda Premier League, pekan ke-34. Hal ini lantas sejalan dengan apa yang pernah diucapkan oleh Antonio Conte yang pernah menukangi Spurs. Tottenham bertemu Manchester City pada hari Rabu, 15 Mei 2024 di Tottenham Hotspur Stadium. Bermain di kendang sendiri, The Lily White harus takluk dari Manchester City dengan skor 0-2. Kekalahan ini membuat Tottenham tidak bisa menembus 4 besar klasemen sekaligus tidak lolos dalam Liga Champions musim depan. Berada di posisi ke-5 klasemen, Tottenham hanya akan masuk ke dalam ajang Liga Eropa.

Dalam pertandingan yang dimainkan di kendang sendiri ini, ternyata menghadirkan sebuah hal yang menarik. Hal ini terjadi saat saat Manchester City membobol gawang Tottenham, Sebagian fans Tottenham malah bersorak gembira atas hal tersebut. Mereka lebih senang timnya kebobolan lalu kalah, daripada melihat rival sekota, Arsenal yang meraih gelar juara. Hal ini mendapatkan sorotan tajam dari Ange Postecoglou, juru taktik Tottenham.

“Fondasinya sangat rapuh. Dalam 48 jam terakhir tarlihat oleh saya. Di dalam klub atau di luar, atau di mana-mana. Ini adalah latihan yang menarik. Itu semua hanya pengamatan saya, kawan,” ungkap Ange Postecoglou.

“Saya ingin meraih kesuksesan di klub ini, itulah sebabnya saya didatangkan kesini. Jadi apa yang orang lain ingin rasakan, apa prioritas mereka, jelas itu bukan urusan saya,” tegas Postecoglou.

Pada awal tahun 2023 lalu, Antonio Conte juga pernah memberikan pernyataan keras tentang Tottenham yang membuat para bos Tottenham marah dan berujung pada pemecatan sang pelatih dari klub. Ketika itu, Conte memberikan sorotan terhadap minimnya mental juara di Tottenham Hotspur. Dia mengungkap bahwa klub ini akan sulit bersaing di level puncak jika tanpa terobosan yang besar dalam aspek mental.

“Masalahnya yakni Anda tidak bisa membeli sebuah mentalitas pemenang secara instan. Anda hanya bisa mentransfernya setiap hari. Ada pemain yang terbuka dan lebih cepat memahami prosesnya, sedangkan pemain lain lebih lama,” ungkap Conte saat itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here