Sanksi Bukan Alasan Utama Antonio Rüdiger Tinggalkan Chelsea

0

Debatbola.com – Antonio Rüdiger telah memantapkan diri untuk meninggalkan Chelsea setelah lima tahun berkarir di klub London. Banyak yang menilai, Rüdiger pergi karena sanksi yang diterima Chelsea. Tapi, sang pemain baru-baru ini menyatakan kalau sanksi bukan alasan utama ia meninggalkan Chelsea.

Sanksi Bikin Kacau Chelsea
Sempat menjadi teka-teki, masa depan Antonio Rüdiger pada akhirnya terjawab. Rüdiger memilih tidak memperpanjang kontraknya di Chelsea. Sejumlah tawaran perpanjangan sudah ia tolak. Bek Jerman itupun memilih bergabung dengan raksasa Negeri Matador, Real Madrid.

Perlu diketahui, Chelsea saat ini memang sedang mengalami fase-fase sulit. Di tengah ancaman kehilangan bek, Chelsea tiba-tiba mendapat sanksi dari pemerintah Inggris. Alasannya karena pemilik Chelsea diduga berhubungan dengan Rusia. Sanksi inilah yang menyebabkan banyak kekacauan di klub.

Banyak pihak meyakini bahwa sanksi dari pemerintah Inggris telah memberi banyak dampak buruk buat Chelsea, termasuk kehilangan Rüdiger. Thomas Tuchel, pelatih Chelsea, juga nyatanya mengaku demikian. Tuchel bulan lalu membenarkan bahwa sanksi telah membuat Chelsea kesulitan mempertahankan Rüdiger.

Pergi Bukan Karena Sanksi
Faktanya, meski anggapan sanksi menjadi alasan utama Rüdiger pergi telah diyakini banyak pihak, anggapan ini tidak dibenarkan Rüdiger sendiri. Rüdiger punya alasan sendiri mengapa ia pergi dari London. Satu hal yang pasti, alasan tersebut bukanlah karena Chelsea sedang dijatuhi sanksi.

“Memang ada kesempatan, tapi sanksi itu bukan masalah. Saya tak mau terlalu terlibat dalam masalah itu.” Papar Rüdiger, mengutip via The Athletic. “Pada akhirnya, ini bukan soal sepihak, tapi dua pihak. Chelsea baik pada saya, dan saya baik pada Chelsea.”

“Seperti biasa, saya sangat bersyukur. Saya menjadi lebih tangguh di sini, anak-anak saya juga lahir di sini, segalanya. London, terutama Chelsea akan selalu terasa spesial buat saya. Sudah lima tahun, ada suka dan duka, jujur, saya ingin ending yang berbeda.”

Gagal Beri Kado Perpisahan
Rüdiger sendiri gagal memberi kado perpisahan indah buat Chelsea karena timnya itu takluk di tangan Liverpool pada final Piala FA. Chelsea kalah dalam drama adu penalti, dan Rüdiger menyesal. Tapi Rüdiger menegaskan bahwa Chelsea hanya kurang beruntung di pertandingan itu.

“Selalu sulit mengatakan apakah kami beruntung atau tidak beruntung.” Papar eks defender AS Roma itu pasca laga. “Bagi saya sendiri, ini adalah yang ketiga kalinya (kalah di final). Jadi anda tidak bisa terus-terusan mengatakan kurang beruntung berulang kali.”

“Saya kira ini pertandingan bagus, kami punya peluang, mereka juga. Tapi lagi-lagi, penalti itu selalu untung-untungan, dan kami gagal. Akhirnya, semua soal menang hari ini, bukan musim depan. Laga ini pun demikian, kami harus menang, tapi yah, sayangnya kami gagal.”

Sudah Pilih Real Madrid
Apapun alasan Rüdiger meninggalkan Chelsea, tawaran dari klub seperti Real Madrid memang terlalu menarik untuk disia-siakan. Musim depan, Rüdiger bakal resmi berkostum Real Madrid, seperti diberitakan The Athletic. Ia kabarnya bakal menandatangani kontrak hingga tahun 2026 mendatang.

Gaji barangkali menjadi alasan mengapa Rüdiger memilih Real Madrid. Sebagai raksasa Eropa, Los Blancos sudah pasti menawarkan gaji fantastis. Nilainya diperkirakan mencapai 9 hingga 10 juta euro per tahun. Belum termasuk beberapa bonus tambahan yang bakal diberikan tim Spanyol.

The Athletic dapat memahami bahwa Rüdiger bakal benar-benar meninggalkan Chelsea di akhir musim, mengakhiri perjalanan lima tahunnya di klub London. Rüdiger telah memilih Real Madrid. Peresmian transfer ini kabarnya bakal meluncur tepat setelah final Liga Champions musim ini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version