Sang juara Serie A tampil gagap dan kalah melawan Monza

0
160

Debatbola.com – Juara Serie A yaitu Napoli menelan kekalahan mengejutkan pada hari Minggu saat Monza meraih kemenangan 2-0 yang layak atas Partenopei di Stadio Brianteo. Gol-gol dari Dany Mota dan pemain pinjaman Napoli yakni Andrea Petagna memberikan anak asuh Luciano Spalletti kekalahan keempat mereka di liga utama musim ini yang meredam perayaan gelar juara yang tengah mereka lakukan.

Spalletti memilih untuk melakukan beberapa perubahan saat menghadapi tim papan tengah dan akan mengharapkan lebih banyak dari anak asuhnya meskipun pertandingan ini tidak terlalu penting. Namun bagi Raffaele Palladino, Biancorossi asuhannya akan sangat senang dapat meraih salah satu kemenangan terbesar dalam musim pertama mereka di divisi utama.

Dengan Napoli yang telah menjadi juara dan Monza yang telah memastikan tempat mereka di Serie A untuk musim depan, sebuah pertandingan yang tidak bersemangat sepertinya akan berlangsung imbang di seperempat jam pertama. Namun sebuah serangan balik yang cerdik dari tuan rumah membuat keadaan menjadi hidup tak lama setelahnya dengan Mota mengambil keuntungan penuh dari lini pertahanan yang terputus-putus untuk mencetak gol pembuka.

Tim tamu berusaha untuk membalas dengan Andre-Frank Zambo Anguissa memaksa Michele Di Gregorio melakukan penyelamatan gemilang sebelum turun minum, namun Napoli masih tertinggal di babak pertama. Keadaan semakin memburuk setelah babak kedua dimulai, ketika Petagna melesat ke dalam kotak penalti untuk memanfaatkan bola rebound dan melepaskan tendangan melengkung yang melewati Pierluigi Gollinidan masuk ke pojok kiri bawah gawang.

Napoli terus menguji Monza, namun upaya dari Mathias Olivera dan Khvicha Kvaratskhelia berhasil digagalkan, sementara Victor Osimhen melihat tendangan penalti ditepis oleh wasit. Ketidakmampuan Napoli untuk kembali mencetak gol membuat mereka mengalami kebalikan yang jarang terjadi bukan seperti yang diharapkan oleh para penggemar hanyalah sebuah efek dari kesuksesan mereka meraih Scudetto.

Dengan gelar juara yang telah diamankan dan pesta telah dimulai, sulit untuk membayangkan bahwa kekalahan akan berarti bagi tim tamu yang telah berubah. Meskipun begitu, Spalletti tidak akan melihatnya seperti itu. Dia akan sangat kecewa dengan cara timnya gagal untuk menemukan cara untuk melewati tuan rumah yang keras kepala.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here