Ronald Koeman Ungkap Borok Barcelona, Pilih Kasih Kepada Pelatih

0
68

Debatbola.com – Sudah cukup lama Ronald Koeman tinggalkan Barcelona, dan baru-baru ini, untuk pertama kalinya sejak dipecat, Koeman angkat bicara mengenai mantan timnya. Kali ini, Koeman mengungkap borok Barcelona. Menurut juru taktik asal Belanda, Barcelona bertindak pilih kasih, dimana pelatih saat ini, Xavi mendapat lebih banyak keuntungan.

Pilih Kasihnya Joan Laporta

Musim 2021/2022 menjadi akhir karir Ronald Koeman sebagai pelatih klub yang dahulu pernah ia bela, yakni Barcelona. Rentetan hasil buruk menjadi penyebab mengapa Koeman didepak dari kursi kepelatihan. Tepat pada tanggal 28 Oktober, Koeman meninggalkan Barcelona pasca menukangi Barcelona dalam 67 laga yang sudah ia mainkan.

Pasca pemecatan Koeman, Barcelona menunjuk Xavi, mantan gelandang mereka yang sebelumnya berkarir di Qatar. Rupanya, kedatangan Xavi berhasil mendongkrak performa tim. Sementara itu, Koeman yang terhitung sudah sekitar empat bulan meninggalkan Camp Nou sudah tak pernah terdengar lagi kabarnya.

Sekitar empat bulan tak terdengar kabarnya, Koeman baru-baru ini angkat bicara mengenai klub yang sudah cukup lama ia tinggalkan. Satu hal yang menarik adalah Koeman berbicara mengenai borok mantan klub asuhannya tersebut. Ia menilai presiden Barcelona Joan Laporta terkesan pilih kasih terhadap Xavi dan dirinya.

“Barcelona tidak memberikan saya waktu yang sama seperti Xavi.” Kata Koeman kepada salah satu surat kabar Belanda, AD. “Rasanya masih menyakitkan buat saya. Saya bekerja dengan banyaknya pemain yang cedera. Sekarang, Pedri sudah kembali ke bentuk terbaiknya, Ousmane Dembélé juga sudah kembali.”

“Setiap orang butuh waktu dan kesabaran dari para dewan. Laporta ratusan kali bilang kepada saya bahwa Xavi tidak akan jadi pelatih karena dia kurang pengalaman. Tapi saya bukan pelatih yang diinginkan Laporta. Saya sudah merasakan semua itu sejak pertama kali saya berada di sana.”

“Tepat setelah saya terpilih (di bulan Maret), tidak ada kecocokan. Saya merasakan kurangnya dukungan-dukungan penting dari para dewan. Tentu saya benar-benar ingin sukses di Barcelona. Tapi kemudian saya sadar bahwa Laporta ingin mendepak saya karena saya bukanlah pelatih yang dipilih oleh dia.”

Fakta Perkataan Koeman

Apa yang dikatakan Koeman memang terkesan memojokkan posisi Joan Laporta selaku pelatih Barcelona. Namun, apa yang dikatakan mantan juru taktik Timnas Belanda itu juga tidak sepenuhnya salah. Faktanya, Koeman datang di tengah carut-marut kondisi klub. Mulai dari kondisi finansial, sampai konflik internal klub yang menyebabkan pergantian presiden.

Xavi, sementara itu datang juga dengan kondisi Barcelona yang belum sepenuhnya pulih dari segala carut-marut permasalahannya. Namun, ketika Xavi bergabung, situasi klub bisa dibilang sudah lebih baik. Di sisi lain, Xavi juga punya materi pemain cukup komplet dibandingkan Koeman yang ketika datang sudah dihadang badai cedera para pemainnya.

Koeman Mau Latih Belanda Lagi?

Terlepas dari benar atau tidaknya sifat pilih kasih Joan Laporta terhadap Koeman dan Xavi, pelatih asal Belanda sudah dipecat dan hal itu tidak bisa diubah kembali. Koeman memang masih merasa sakit hati dengan perlakuan Barcelona. Tetapi satu hal yang penting adalah sekarang, ia sudah bisa bangkit, dan bahkan kabarnya siap kembali melatih timnas Belanda.

“Siapa yang tahu, mungkin itu bakal terjadi lagi.” Tutur Koeman ketika ditanya kemungkinan dirinya melatih Belanda lagi, mengutip Football-Oranje. “Ya, saya terbuka menanggapi kemungkinan itu. Pekerjaan itu bisa saja menjadi pekerjaan yang paling cocok buat saya. Karena pekerjaan itu tak mewajibkan saya berada di lapangan setiap hari.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here