Robert Albert Kebobolan Persib Atas PSS Sleman Lantaran Kesalahan Sendiri

0
65
Robert Albert Kebobolan Persib Atas PSS Sleman Lantaran Kesalahan Sendiri

Debatbola.com – Juru taktik Persib Bandung, Robert Rene Albert menilai kemenangan timnya adalah pertanda Persib masih berada di jalur yang benar. Pada pekan ke-8 BRI Liga 1 musim ini Persib Bandung melakoni laga kontra PSS Sleman dan raih tiga poin.

Meski Menang, Persib Masih Banyak Kekurangan

Menurut pelatih asal Belanda itu hasil maksimal atas PSS membuat skuat Persib Bandung mengoleksi 16 poin menduduki posisi ketiga klasemen sementara. Sebelumnya skuat Maung Bandung telah meraih kemenangan atas Barito Putra, Bhayangkara FC dan Persita Tangerang.

Persib mendapatkan empat kali hasil imbang dengan Borneo FC, Tira Persikabo dan PSM Makassar, juga Bali United. Dalam konferensi persnya Robert R. Albert mengatakan bahwa timnya menang dan berada di jalur yang tepat. Persib telah bermain di delapan pertandingan. Anak asuhnya berhasil menang empat kali dan imbang empat kali.

Walaupun berhasil meraih kemenangan, di pertandingan kedelapan ini, Robert menilai bahwa anak asuhnya mempunyai beberapa kekurangan. Diantaranya adalah ketika babak pertama Persib bermain dengan sangat lamban sehingga pihak lawan berhasil mencetak gol melalui Nemanja Kojic. Robert menambahkan, pada pertandingan tersebut dirinya menurunkan pemain yang memiliki kecepatan tapi itu tidak berjalan dengan baik. Terlebih pihak lawan menerapkan strategi bertahan.

Ubah Formasi di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Robert akhirnya mengubah formasi tim dengan memasukkan Geoffrey Castillion dan Wander Luiz. Ternyata strategi Robert berhasil dan Persib mampu menjebol gawang lawan dengan empat gol. Hal ini lah yang membuat tim kebanggaan Bobotoh ini mengakhiri pertandingan dengan skor 4-2.

Robert mengatakan bahwa pihaknya kecolongan gol lantaran kesalahan mereka sendiri. Tim PSS Sleman bermain bertahan seolah menerapkan strategi parkir bus, namun ternyata mereka bermain menunggu Persib di belakang. Robert mengungkapkan bahwa pihaknya harus lebih pintar dimana dirinya merasa masih kurang pintar.

Timnya terlalu mudah kehilangan bola. Pada babak kedua, sang pelatih mencoba mengubah strategi dan ternyata itu membuahkan hasil yang gemilang. Meskipun begitu, dalam pertandingan ini skuat Maung Bandung gagal mencatatkan clean sheet dan harus menerima kebobolan dua gol. Dua gol ini tercetak lantaran kesalahan dari dua bek Persib, Ahmad Jufriyanto dan Nick Kuipers.

Gol Lawan Karena Kesalahan Sendiri

Nick Kuipers melakukan kesalahan lantaran salah umpan sehingga hal itu dimanfaatkan oleh Irfan Jaya dan dimaksimalkan menjadi gol oleh Nemanja Kojic di babak pertama menit ke-34. Begitu pun dengan gol kedua PSS, berawal dari blunder Ahmad Jufriyanto, lalu bola diambil lagi-lagi oleh Nemanja Kojic. Kojic lantas mengumpan ke Irfan Jaya untuk dikonversikan menjadi gol pada babak kedua menit ke-86.

Ahmad Jufriyanto atau Jupe mengakui performanya masih banyak kekurangan. Dirinya berjanji akan segera memperbaiki demi keberlangsungan Persib pada pertandingan selanjutnya. Jupe mengatakan bahwa sebagai pemain dirinya selalu merasa kurang dan perlu pembenahan. Dirinya tentu tidak ingin mengulangi kesalahan tersebut di pertandingan selanjutnya. Disisi lain pemain yang berusia 34 tahun itu menyadari bahwa PSS Sleman bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan.

Jupe juga mengakui timnya sempat terganggu setelah terjadi gol di babak pertama. Dirinya menuturkan bahwa pemain Persib seolah kaget dan tidak bisa membuat improvisasi ketika bermain. Namun pada babak kedua semua pemain Persib berkomitmen untuk tidak terlalu memikirkan kebobolan di babak pertama. Akan tetapi beruntungnya, seluruh pemain bisa mengubah kondisi di babak kedua dan berakhir kemenangan.

Sebenarnya semenjak kick off BRI Liga 1 musim ini Ahmad Jufriyanto tidak termasuk dalam skema starting XI. Dirinya kerap diturunkan oleh Robert R. Albert sebagai pemain pengganti. Persib Bandung di era kepelatihan Robert Albert yang sekarang memang lebih percaya ketika lini belakang diisi oleh Nick Kuipers dan Victor Igbonefo. Akan tetapi Victor harus pergi bergabung dengan timnas Indonesia sehingga pos bek tengah kosong dan diisi Jupe.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here