Robben: Pep adalah Ahli Sepakbola Menyerang

Debatbola.com – Pep Guardiola sudah meraih segalanya sebagai pelatih. Baik bersama Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City, gelar juara liga sudah dipersembahkannya. Bahkan bersama Barca, Pep sukses mempersembahkan gelar Liga Champions dan Treble Winners.

Filosofi sepakbola menyerang dan penguasaan bolanya jadi rahasia di balik kesuksesan Pep di setiap tim yang dilatihnya. Di manapun Pep melatih, timnya itu dapat dipastikan mampu jadi juara dengan mencetak banyak gol.

Hal itu diamini oleh mantan anak asuhnya di Bayern Munich, Arjen Robben. Kata pemain yang pensiun pada 2019 lalu itu Pep Guardiola adalah pelatih yang ahli dalam sepakbola menyerang.

“Aku mencintai sepakbola, dan di atas itu semua, aku mencintai sepakbola menyerang, sementara Pep adalah ahli dalam hal itu,” ungkap Robben pada majalah Socrates. “Dia fokus pada penyerangan dan mengontrol bola secara total. Tentu, aku sangat menyukainya. Kami berada dalam frekuensi yang sama.”

Robben memang punya penilaian tersendiri pada Pep. Dalam karier sepakbolanya, ia menjadikan pelatih asal Spanyol itu sebagai pelatih terbaiknya. 

“Dia [Pep] membuatku menjadi lebih komplet. Buatku, Pep adalah pelatih terbaik di dunia. Tiga tahun bersamanya di Munich sangat luar biasa.”

Tiga musim di Bayern, Pep mempersembahkan tujuh gelar juara. Bundesliga dijuarai tiga kali secara beruntun. Gelar DFB Pokal, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar Klub jadi pelengkap. Pep gagal mengantarkan Bayern juara Liga Champions, gelar yang diinginkan Robben.

Robben hijrah dari Real Madrid ke Bayern Munich pada 2009 dan kemudian bermain selama 10 tahun di Jerman. Dalam satu dekade kariernya itu, ia tetap gagal mewujudkan impiannya mengangkat trofi Si Kuping Besar.

“Sejak awal, tujuanku adalah menjuarai Liga Champions dan ketika kau pindah Bayern bukanlah salah satu klub di Eropa. Tapi aku mengambil risiko untuk pindah dan itu tak membuatku menyesal. Itu keputusan yang tak mudah buatku saat itu. Tapi kepindahku ke Bayern menjadi karier terbaikku dalam berbagai perspektif.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here