Respons Everton Pada 6 Klub Inggris yang Ikut ESL: Kalian Para Pengkhianat

0
49
Respons Everton Pada 6 Klub Inggris yang Ikut ESL: Kalian Para Pengkhianat
Sumber : https://media-assets-05.thedrum.com/cache/images/thedrum-prod/s3-news-tmp-111981-everton_front--default--810.jpg

Debatbola.comAda enam klub Inggris yang jadi penggagas European Super League (ESL). Mereka adalah Manchester City, Manchester United, Chelsea, Arsenal, Tottenham, dan Liverpool. Jumlah itu jadi yang terbanyak dibanding negara lain, yakni Italia dan Spanyol (masing-masing 3 klub).

Everton memberikan penilaiannya terhadap keputusan enam klub Premier League yang turut serta dalam penggagas ESL tersebut. Bagi The Toffees, keenam klub itu telah mengkhianati sepakbola dan para pendukungnya.

Everton sedih dan kecewa mengetahui adanya sebuah liga tandingan yang didorong oleh enam klub (Inggris). Enam klub bertindak untuk kepentingan mereka sendiri. Enam klub melupakan reputasi dari liga kita dan permainannya.”

“Enam klub memilih untuk tidak menghormati setiap klub yang selalu duduk bersama di meja Premier League. Enam klub melakukannya dengan sadar, bahkan mereka telah mengkhianati mayoritas fans sepakbola di negara kita.”

Everton juga menilai bahwa wacana munculnya ESL ini datang di saat yang tidak tepat. Ketika Everton merasa semua klub harusnya bersatu menghadapi situasi berat karena pandemi bersama-sama, justru ada segelintir pihak yang berusaha menyelamatkan nasib masing-masing.

“Saat ini merupakan krisis nasional dan internasional dan periode yang menentukan untuk sepakbola kita. Klub-klub harusnya bekerja sama dan berkolaborasi dengan ideal sesuai dengan proporsi permainan ini dan keinginan para suporter.”

“Sebaliknya, klub-klub itu justru secara rahasia menyiapkan liga tandingan di luar dari piramida sepakbola yang ada untuk mereka sendiri. Everton menghormati piramida yang ada dan menghormati setiap klub, baik itu Leicester City, Accrington Stanley, Gillingham, Lincoln City, Morecambe, Southend United, Notts County dan siapapun yang berjuang bersama suporter mereka untuk melalui sejarah ini, begitu juga sebaliknya.”

“Mereka yang menyebut diri mereka Super Six muncul tanpa menghormati para suporter, termasuk pendukung mereka sendiri, dengan menciptakan sebuah sistem yang sangat terstruktur yang justru mengancam sepakbola yang kita cintai ini.”

Rencananya ESL memang hanya diikuti oleh klub-klub yang mendapatkan undangan khusus dari ke-12 klub yang ada. Karena itulah ESL dinilai sebagai liga tertutup dan hanya bisa diikuti oleh klub-klub tertentu saja. Meskipun dikabarkan akan bisa mendapatkan uang yang banyak dari kompetisinya, namun uang tersebut pada akhirnya hanya akan didapatkan oleh ke-12 klub pendiri dan klub-klub yang lain yang bersedia menyusul ke-12 klub tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here