Resmi! Bek Manchester City Pindah Kewarganegaraan

0
400
Aymeric Laporte

Debatbola.com – Mantan bek Athletic Bilbao, Aymeric Laporte telah resmi merubah kewarganegaraannya. Dari Prancis, bek berusia 26 tahun itu merubahnya menjadi Spanyol. Sebab, dirinya telah banyak menghabiskan waktunya di negeri Matador tersebut.

Laporte selama delapan tahun berturut-turut pernah menjadi bagian dari tim-tim Spanyol. Pemain bertahan tersebut awalnya berasal dari Aviron Bayonnais U19. Lalu pada tahun 2010 memutuskan untuk pindah ke tim junior Athletic Bilbao.

Musim 2011/2012, Laporte hengkang ke tim CD Bastonia. Setahun kemudian, dirinya kembali lagi ke klub asal Basque tersebut. Hingga promosi ke tim utama dan diboyong oleh Manchester City pada musim 2017/2018.

Tidak Pernah Tampil Bersama Timnas Prancis

Laporte yang lahir di Agen, sebuah kota di Prancis awalnya memantapkan dirinya untuk membela tanah kelahirannya. Sang pemain bertahan tersebut pun sempat membela tim junior Les Bleus dari kelompok umur yang berbeda.

Namun sayangnya untuk level timnas senior, dirinya tak pernah sekalipun tampil bersama Prancis walaupun di laga uji coba sekalipun. Pemain ini sebenarnya pernah dipanggil dalam tiga kesempatan, tetapi pelatih tidak pernah menurunkannya bermain.

Di level timnas sendiri, Didier Deschamps, arsitek Les Bleus mempunyai beragam pilihan bek. Raphael Varane, Presnel Kimpembe, Dayot Upamecano, Kurt Zouma dan Clement Lenglet yang lebih sering dipilihnya. Sementara dua nama pertama menjadi skuat intinya.

Persaingan ketat di lini pertahanan timnas Prancis disinyalir menjadikan alasan yang kuat bagi sang pemain tersebut untuk pindah kewarganegaraan. Akan tetapi, Laporte sering merasa sang pelatih punya masalah pribadi dengannya perihal tidak pernahnya sang pemain diturunkan bermain.

Sementara, Didier Deschamps punya alasan tersendiri. Mantan pelatih Juventus itu tidak melihat adanya keinginan dari Laporte untuk bersosialisasi dengan tim. Hal itu dilihatnya saat memanggil pemain Manchester City itu pada ajang World Cup Qualifier 2018 silam.

Atas dasar itulah juru taktik yang membawa timnas Prancis meraih titel Piala Dunia keduanya pada tahun 2018 silam. Masalahnya adalah di faktor non teknis, dimana komunikasi antar pemain menjadi dalihnya.

Performa Menurun

Namun berbicara mengenai kualitas permainan yang menurun, pemain bertahan ini memang mengalaminya. Terutama setelah sembuh dari cedera panjang pada musim 2019/2020 lalu. Sang pemain tersebut masuk ruang pengobatan dan menepi hampir lima bulan lamanya.

Padahal sebelum itu tepatnya pada musim 2018/2019, Laporte sangat menikmati waktu-waktunya bersama Manchester City. Dibawah asuhan Pep Guardiola, bek yang kini berkebangsaan Spanyol itu kerap menjadi bagian utama tim dengan dipasangkan bersama John Stones.

Total dirinya membukukan 51 penampilan bersama skuat The Citizens pada musim itu. Performanya yang kian menanjak tidak disia-siakan oleh pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Di akhir musim, klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu berhasil meraih empat trofi domestik Inggris.

Namun setelah penantian panjangnya di meja operasi, seakan sia-sia saja. Kini setelah bergabungnya Ruben Dias, lini belakang The Citizens kian mantap. Duet bersama John Stones menjadi kunci timnya untuk merengkuh gelar Liga Inggris, Carabao Cup dan berpeluang juga menjuarai Liga Champions.

Potensi Timnas Spanyol

Timnas Spanyol mengalami masalah yang cukup serius di sektor pertahanan. Setelah gantung sepatunya Gerard Pique, tim tersebut kesulitan untuk mencari pemain yang sanggup bekerja sama dengan Sergio Ramos.

Luis Enrique sendiri mempunyai nama-nama seperti Inigo Martinez, Diego Llorente, Pau Torres dan Eric Garcia di lini belakang. Kualitas dari nama-nama tersebut dinilai belum cukup setara dengan partnernya Sergio Ramos.

Namun dengan kedatangan Aymeric Laporte, timnas tersebut punya nafas baru di sektor pertahanan. Pengalamannya yang pernah membela tim La Liga juga menjadi keuntungan tersendiri. Euro 2020 yang bakal digelar akhir tahun ini menjadi pembuktian sang pemain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here