Rencana Besar Todd Boehly Renovasi Stamford Bridge, Kapan Dimulai

0
30

Debatbola.com – Sejak masih sebatas menjadi kandidat pemilik Chelsea, Todd Boehly sudah merencanakan proyek besar renovasi Stamford Bridge. Sekarang, Boehly sudah resmi menjadi pemilik The Blues. Lalu, kapan mega proyek renovasi markas Chelsea itu bakal dimulai?

Gagasan Renovasi Todd Boehly

Tatkala gonjang-ganjing isu pergantian pemilik sedang hangat-hangatnya menghampiri Chelsea, Todd Boehly menjadi salah satu kandidat. Setiap kandidat pemilik punya big plan masing-masing. Termasuk Boehly yang kala itu mengusung planning renovasi Stamford Bridge.

Waktu berlalu, dan pada akhirnya Todd Boehly berhasil memenangkan kursi sebagai pemilik The Blues. Posisi Boehly memungkinkan sang owner melancarkan janji yang dahulu pernah ia lontarkan. Tampaknya, Boehly juga sudah berencana memulai big plannya ini dalam waktu dekat.

Mengutip laporan The Sun, Boehly kini menargetkan renovasi stadion secara bertahap, di mana setiap stand akan diupgrade secara bertahap pula. Hotel yang ada di Shed End bakal digusur. Hal ini dimaksudkan agar upgrade stadion bisa dilakukan secara lebih leluasa.

Untuk saat ini, Stamford Bridge berkapasitas sekitar 40 ribu penonton, dan proyek renovasi akan membuat kapasitas stadion meningkat. Ditargetkan, bakal ada penambahan 20 ribu kursi penonton. Yang berarti Stamford Bridge bakal berkapasitas 60 ribu kursi pasca renovasi.

Terkait proyek renovasi ini, Boehly juga menggandeng Janet Marie Smith, seorang arsitek AS yang juga terlibat dalam proyek renovasi Dodger Stadium di Los Angeles. Boehly juga memiliki saham di LA Dodgers. Jadi, wajar apabila ia menggandeng arsitek yang sama.

Alih Fungsi Stadion-Stadion Era Modern

Pada tahun 2019 kemarin, Todd Boehly pernah mengungkapkan idenya terkait bagaimana seharusnya sebuah stadion sepakbola dibangun. Selama ini, sebuah stadion cuma difungsikan sebagai tempat untuk menyaksikan pertandingan. Lalu setelahnya, semua orang pergi begitu saja.

Boehly menyatakan bahwa sebuah stadion harusnya dibangun untuk memberi kesan lebih mendalam pada siapapun yang berkunjung di sana. Kiblat pengembangan beberapa stadion di Inggris, menurut Boehly kini adalah Amerika Serikat. Yang mana stadion kini juga dibangun berdasar gaya hidup.

“Stadion-stadion baru (di Inggris) yang dibangun, mereka mengadopsi pendekatan Amerika Serikat untuk membuat stadion mereka dirasa berharga.” Katanya kepada Bloomberg pada 2019 lalu. “Stadion-stadion itu dibangun cuma untuk memenuh fungsinya, tetapi kini, mereka jadi bagian gaya hidup.”

“Jika anda melihat apa yang orang AS lakukan, mereka menempatkan gaya hidup ke dalam stadion. Stadion biasanya adalah tempat yang anda kunjungi, lalu pergi, hanya untuk menonton pertandingan. Sekarang, mereka memikirkan bagaimana caranya menghibur dan membuat semua orang betah berlama-lama.”

Bukan Proyek Baru

Sekadar informasi, proyek renovasi Stamford Bridge bukan pertama kali muncul sepanjang sejarah klub menempati stadion berkapasitas 40 ribu kursi tersebut. Pemilik sebelumnya, Roman Abramovich sudah pernah merencanakan proyek ini. Tetapi proyek itu akhirnya batal pada 2018.

Planning yang digagas Abramovich dilaporkan bakal memakan biaya 1,4 miliar poundsterling, dan proyek renovasi ini bakal memakan waktu empat tahun. Sayangnya, proyek renovasi ini terpaksa dihentikan. Penyebabnya adalah karena “Visa Emas” yang dimiliki Abramovich tidak diperpanjang.

Abramovich juga pernah merencanakan pembangunan stadion di lokasi lain, di mana ada sejumlah lokasi yang dilirik, seperti White City, dan Westminster Hospital. Battersea Power Station juga dilirik oleh Abramovich. Bahkan, area ini sudah sempat ditawar pada 2012.

Bagaimanapun, proyek renovasi stadion adalah sesuatu yang positif, karena dengan stadion yang lebih baik, klub pemilik juga punya citra yang lebih baik. Todd Boehly kini sudah resmi menjadi pemilik. Jadi, semoga proyek renovasi stadion yang ia janjikan bisa segera dimulai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here