Rekor Baru Real Madrid, Semusim Penuh Tanpa Kartu Merah

0
43

Debatbola.com – Real Madrid menoreh rekor bagus kala mereka mengakhiri kompetisi Liga Spanyol musim 2021/2022. Musim ini, Los Blancos mengakhiri kompetisi tanpa meraih satupun kartu merah sepanjang musim. Tentunya, ini pun semakin menambah catatan manis pasukan Carlo Ancelotti di musim ini.

Gelar Real Madrid, Rekor Ancelotti
Musim 2021/2022 menjadi musim yang begitu sempurna buat Real Madrid, karena pada akhirnya, mereka kembali merengkuh gelar. Akhir April kemarin, Real Madrid resmi mengunci gelar juara. Los Blancos menjebol empat gol ke gawang Espanyol pada laga ke-34 Liga Spanyol.

Keberhasilan Real Madrid menjuarai Liga Spanyol membuat pelatih mereka Carlo Ancelotti menoreh rekor. Untuk pertama kalinya, pelatih berjuluk Don Carlo merajai kompetisi kasta pertama Negeri Matador. Karena pada periode pertamanya melatih Real Madrid, Ancelotti gagal persembahkan gelar ini.

Siapapun tahu kalau Ancelotti pernah juga berkarir di Prancis, Italia, Jerman dan juga Inggris. Praktis, Ancelotti menjadi pelatih pertama yang sukses menyabet titel di lima liga top Eropa. Masing-masing bersama Paris Saint-Germain, AC Milan, Bayern München dan juga Chelsea.

Tanpa Kartu Merah Selama Semusim
Kalau kemarin Ancelotti yang menyabet rekor, kini giliran Real Madrid yang menyempurnakan keberhasilan mereka di Liga Spanyol. Memang, laga terakhir Los Blancos hanya berakhir seri tanpa gol kontra Real Betis. Tapi laga ini tetap terasa spesial karena lahirnya satu rekor.

Duel antara Real Madrid melawan Real Betis bukanlah duel panas, melainkan duel yang adem ayem. Statistik mencatat tidak ada satupun tackle berarti, baik dari pihak Real Madrid, ataupun Real Betis. Hal ini ditunjukkan dengan nihilnya kartu kuning di sepanjang pertandingan.

Tentu, hasil laga kontra Real Betis menjadi catatan emas buat Real Madrid terkait kedisiplinan mereka. Mengutip Football Espana, Real Madrid telah melalui musim 2021/2022 Liga Spanyol tanpa satupun kartu merah. Ini menjadi rekor yang pertama buat mereka sejak 1984.

Catatan serupa pernah ditoreh Real Madrid pada musim kompetisi 1983/1984, ketika klub masih dilatih Alfredo Di Stéfano. Torehan musim ini menjadi begitu spesial buat klub ibukota. Pasalnya, terakhir kali mereka mencatat rekor serupa, mereka cuma finish sebagai runner-up.

Tim Paling Disiplin Liga Spanyol
Pasukan Ancelotti boleh dibilang sebagai pasukan dengan kedisiplinan paling bagus di antara para kontestan Liga Spanyol lainnya. Pasalnya, mereka juga menjadi pengoleksi kartu kuning paling sedikit, yakni 76 kartu kuning. Catatan ini hanya bisa disamai oleh Villarreal.

Predikat tim dengan kedisiplinan paling buruk di Liga Spanyol, sementara itu jatuh kepada Getafe yang selama semusim mengemas 116 kartu kuning, plus delapan kartu merah. Valencia menempati urutan kedua. Mereka mengoleksi total delapan kartu merah dan 114 kartu kuning.

Kerjasama Jadi Kunci
Pencapaian Real Madrid bakal makin lengkap apabila mereka berhasil merengkuh titel Liga Champions musim ini. Jika gelar ini diraih, maka itu akan menjadi gelar ke-14 mereka. Apabila misi ini berhasil, Real Madrid akan makin mengukuhkan diri sebagai rajanya Liga Champions.

Carlo Ancelotti pernah ditanya apa rahasia kesuksesan timnya dalam mengarungi musim 2021/2022 ini. Menurut Ancelotti, kunci utamanya adalah kerja keras dan kerjasama tim. Skuad Ancelotti adalah skuad bertabur bintang, tapi Ancelotti menilai persatuan dalam timnya begitu kuat.

“Kami memulai musim dengan baik, dan menyelesaikannya dengan lebih baik. Tim juga selalu menunjukkan komitmen melalui kerjasama mereka.” Kata Ancelotti, mengutip Football Espana. “Yang membuat saya kagum adalah atmosfer ruang ganti. Atmosfernya spektakuler, dan itulah yang membuat musim ini berbeda”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here