Regulasi Baru Liga 1 Bursa Transfer, Penentuan Peringkat dan Sanksi Akumulasi Kartu Kuning

0
28

Debatbola.com – Menjelang dimulainya Liga 1, PT. LIB telah mengeluarkan regulasi baru yang wajib ditaati oleh semua klub di Liga tersebut. Regulasi baru tersebut telah dipatenkan bersamaan dengan draft jadwal. Total ada 5 regulasi baru yang sudah ditetapkan, salah satunya mengenai ketentuan lisensi pelatih serta pergantian pemain selama pertandingan.

Diantara kelima regulasi tersebut, yang menjadi sorotan utama yaitu 3 peraturan yang cukup berbeda dengan musim sebelumnya. Ketiga regulasi yang dimaksud yaitu kebijakan mengenai bursa transfer, sanksi akumulasi kartu kuning dan penentuan peringkat. Diantara ketiganya penentuan peringkat menjadi pro dan kontra di kalangan publik.

Kebijakan Bursa Transfer

PT. LIB telah mengeluarkan kebijakan baru mengenai bursa transfer di musim 2022-2023 ini. Salah satunya yaitu mengenai waktu penutupan bursa transfer yang baru ditutup di pekan kedua Liga 1. Regulasi tersebut sebenarnya cukup menguntungkan untuk klub Liga 1 yang hingga kini belum bisa menyempurnakan skuadnya

PT. LIB telah menentukan dua sesi untuk pendaftaran pemain baru selama musim 2022-2023 berjalan. Untuk bursa transfer di awal musim seperti saat ini, klub bisa mendaftarkan pemain barunya dari tanggal 4 Juli hingga tanggal 3 Agustus. Bursa transfer sesi kedua akan dibuka di pertengahan musim tepatnya tanggal 4 November hingga 4 Desember.

Dengan regulasi baru tersebut, setiap klub di Liga 1 masih bisa berburu pemain baru dan mendaftarkannya meskipun pertandingan Liga 1 sudah berjalan. Kebijakan tersebut tentu sangat membantu untuk klub yang masih memiliki slot kosong untuk pemain baru. Seperti halnya Persija yang juga belum melengkapi deretan pemain asingnya.

Kebijakan baru di bursa transfer kali ini bisa dikatakan hampir bersamaan dengan bursa transfer Eropa. Akan tetapi penutupan bursa transfer Eropa di awal musim biasanya pada tanggal 31 Agustus. Sedangkan untuk bursa transfer sesi kedua atau tepatnya di musim dingin dibuka selama bulan Januari.

Klub-klub Liga 1 memang masih ada yang berburu pemain baru hingga kini untuk menyempurnakan skuadnya di musim baru. Namun ada beberapa klub yang sudah merampungkan penyusunan skuadnya. Salah satunya Bali United yang tidak ingin mengutak-atik skuadnya kembali lantaran dinilai sudah cukup memuaskan.

Sanksi Akumulasi Kartu Kuning

Peraturan pemberian sanksi untuk pemain yang terkena akumulasi kartu kuning juga berubah di musim baru kali ini. Regulasi baru mengenai akumulasi kartu tersebut tertuang dalam pasal 57 mengenai kartu kuning dan kartu merah poin ketiga. Namun untuk skorsing akumulasi kartu tetap di satu pertandingan.

Berdasarkan regulasi baru, pemain yang sudah mengantongi 4 kartu kuning di 4 pertandingan berbeda akan di skorsing sebanyak satu pertandingan. Selanjutnya pemain tersebut hanya akan diberi kesempatan 3 kartu kuning di 3 laga berbeda. Jika akumulasi 3 kartu kuning tercapai, pemain itu akan kembali mendapat skorsing.

Bukan hanya pemain, para official klub juga bisa mendapat kartu kuning jika dianggap melanggar peraturan. Namun batas akumulasi kartu yang diberikan lebih sedikit dibandingkan pemain. Pelatih dan official tim yang mendapat dua kartu kuning dari wasit, tidak diperkenankan untuk datang di satu pertandingan berikutnya.

PT. LIB juga menaikkan jumlah denda yang harus dibayarkan pemain ketika terkena akumulasi kartu. Jika musim lalu hanya 3 juta, kini PT. LIB telah menaikkan sebesar 5 juta. Denda akan naik 7 juta jika kembali terkena akumulasi kartu yang juga berlaku untuk denda kartu merah.

Penentuan Peringkat

Dibandingkan dua regulasi sebelumnya, peraturan baru mengenai penentuan peringkat yang paling menuai sorotan. Musim sebelumnya, penentuan peringkat mengikuti aturan FIFA yaitu berdasarkan selisih jumlah gol. Kini penentuan peringkat didasarkan pada hasil pertandingan head-to-head.

Dalam peraturan yang tertera di poin 4, klub dengan poin sama laga head-to-head akan menjadi acuan utama. Namun jika tetap masih seimbang maka yang akan dilihat adalah jumlah selisih golnya. PT. LIB akan melihat jumlah gol yang berhasil dicetak masing-masing klub jika selisih gol masih tetap seimbang.

Peraturan baru tersebut sejatinya sudah disampaikan ketika para manajer klub melakukan meeting dengan PSSI dan PT. LIB. Saat itu tidak ada klub yang mengajukan protes sehingga dianggap menyetujui peraturan baru tersebut. Karena hal itulah peraturan baru ini resmi digunakan sejak kick off musim baru nanti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here