Real Madrid Gasak Chelsea, Karim Benzema Sabet Berbagai Rekor

0
48

Debatbola.com – Karim Benzema menjadi bintang utama dalam keberhasilan Real Madrid menggasak Chelsea pada laga lanjutan leg pertama delapan besar Liga Champions. Striker Prancis itu memborong tiga gol sekaligus ke gawang Édouard Mendy. Berkat kesuksesan ini, Benzema pun mendulang berbagai rekor, termasuk rekor yang membuatnya samai Cristiano Ronaldo.

Hajar Chelsea di Stamford Bridge

Babak perempat final leg pertama Liga Champions menyajikan sejumlah partai menarik, dan partai antara Chelsea vs Real Madrid pasti jadi yang paling dinanti. Partai ini akhirnya selesai pada Kamis (7/4) dinihari. Real Madrid keluar sebagai pemenang pasca menggasak The Blues di rumah sendiri dengan kemenangan tiga gol berbalas satu.

Bintang yang bersinar di pertandingan ini tentu saja adalah Karim Benzema, striker yang memborong ketiga gol Real Madrid di Stamford Bridge. Dua tandukan striker Prancis membawa Real Madrid unggul dua gol tanpa balas. Kai Havertz sempat mempertipis margin, sebelum akhirnya Benzema mencetak hattrick memanfaatkan blunder Édouard Mendy.

Beragam Rekor Diukir Benzema

Di balik kemenangan besar Real Madrid di partai perempat final Liga Champions, Benzema kembali mendulang rekor. Berkat borongan tiga golnya ke gawang Chelsea, Benzema kini mengukir berbagai rekor. Salah satu rekor bahkan menyejajarkannya dengan striker yang dahulu pernah menjadi rekan setimnya, Cristiano Ronaldo.

Mengutip berita dari Daily Mail, trigol Benzema ke gawang Chelsea menjadikan Benzema sebagai pemain ke-2 yang mampu cetak hattrick back-to-back di fase gugur Liga Champions. Lalu siapa pemain pertama? Tentu saja, jawabannya adalah Cristiano Ronaldo, orang yang dahulu juga pernah berpartner dengan Benzema di Real Madrid.

Sebelum memberondong gawang Édouard Mendy dengan tiga gol, Benzema sudah lebih dulu menebar sensasi di partai fase knockout Liga Champions, menantang Paris Saint-Germain. Real Madrid kala itu tertinggal secara agregat. Tetapi, Benzema mencetak trigol yang pada akhirnya membuat Los Blancos melaju ke fase selanjutnya.

Sementara itu, Cristiano Ronaldo yang merupakan pencetak hattrick back-to-back pertama di fase gugur Liga Champions, mengukir rekor ini pada tahun 2017. Ronaldo kala itu mengemas hattrick melawan Bayern München. Kemudian, giliran Atlético Madrid yang menjadi korban, di mana Ronaldo kembali sukses mengemas hattrick.

Selama mentas di kompetisi, tercatat belum ada satu pemain pun yang mencetak hattrick ke gawang Chelsea di kompetisi Eropa. Namun, fakta itu berubah pada pertandingan melawan Real Madrid. Benzema menjadi satu-satunya pemain yang mampu getarkan jala Chelsea sebanyak tiga kali dalam satu pertandingan.

Daily Mail juga mencatat bahwa ini merupakan musim terbaik Benzema selama berkostum Real Madrid. Bayangkan saja, di musim ini, catatan gol juru gedor Prancis sudah menyentuh angka 37 gol, sedangkan ia sendiri baru memainkan 36 penampilan. Artinya, rata-rata gol Benzema musim ini telah mencapai lebih dari satu gol tiap pertandingan.

Makin Tua Makin Jadi

Melihat Benzema yang makin bersinar, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti pada akhirnya ikut berkomentar juga. Ancelotti menyematkan ungkapan ‘Makin Tua Makin Jadi’ kepada anak asuh andalannya itu. Mantan boss Paris Saint-Germain itupun mengungkapkan bahwa Benzema merupakan sosok pembeda, pemimpin, sekaligus teladan bagi seluruh skuad.

“Setiap hari, Karim Benzema tampil semakin baik dan semakin baik. Makin tua makin jadi” Papar Ancelotti, pasca laga menghadapi Chelsea. “Jiwa kepemimpinannya makin terlihat setiap hari, dia terlihat makin penting untuk tim dan skuad ini. Saya pikir, itulah yang membuat dia berbeda, dia adalah teladan untuk semua orang.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here