Raut Kesedihan Son dan Kejutan Yordania di Piala Asia

0
21

Debatbola.com – Suasana muram menyelimuti tim nasional Korea Selatan setelah tersingkir dari Piala Asia oleh Yordania, sebuah kejadian yang menjadikan Son Heung-min terpaksa meminta maaf kepada para pendukung setianya. Sebelumnya, Tim Jurgen Klinsmann telah dianggap sebagai favorit besar menjelang pertandingan semi-final.

Namun, harapan itu sirna saat mereka mengalami kekalahan yang mengejutkan dengan skor 2-0 di Stadion Ahmed bin Ali di Qatar, di mana Yazan Al-Naimat dan Musa Al-Taamari menjadi pahlawan bagi Yordania dengan mencetak gol di babak kedua. Meskipun Korea Selatan berhasil menguasai bola sebanyak 70%, dominasi tersebut tak mampu berbuah kemenangan, hanya menghasilkan delapan tembakan dibandingkan dengan 17 tembakan yang dilakukan oleh Yordania.

Kejutan semakin besar karena ini merupakan pertama kalinya Yordania berhasil mencapai final Piala Asia. Lebih mengejutkan lagi, Yordania saat ini duduk di peringkat ke-87 dalam peringkat dunia FIFA, membuat pencapaiannya semakin mengesankan. Kegagalan ini menambah derita bagi Son di panggung internasional, terutama setelah sebelumnya finis sebagai runner-up pada turnamen 2015.

Dalam pernyataannya setelah pertandingan, Son mengaku kebingungan dalam menemukan kata-kata untuk mengungkapkan rasa penyesalannya. “Pemain melakukan yang terbaik. Saya sangat menyesal bahwa pertandingan berakhir seperti ini karena kesalahan. Pendukung menunjukkan dukungan besar bagi kami, saya menyesal bahwa kami tidak bisa memberikan seperti yang diharapkan oleh para pendukung kami,” ucapnya dengan nada sedih.

Sementara itu, Jurgen Klinsmann menambahkan, “Saya sangat kecewa, saya marah karena seharusnya kami bermain lebih baik malam ini. Tetapi ada alasan kami kalah dalam pertandingan ini dan kita harus menerimanya.” Dengan begitu, Korea Selatan harus menerima kenyataan pahit dari kekalahan tersebut. Son akan segera kembali ke klubnya, Tottenham, karena Piala Asia tidak memiliki pertandingan perebutan tempat ketiga.

Ada kemungkinan ia akan tampil di pertandingan kandang Liga Premier Tottenham melawan Brighton akhir pekan ini. Sementara itu, Yordania akan melangkah lebih jauh menuju final, menghadapi Iran atau tuan rumah Qatar, dengan dua pemenang sebelumnya bersaing dalam pertandingan semi-final yang akan digelar besok. Mampukah Yordania melanjutkan kejutannya hingga ke final, atau apakah akan ada lebih banyak drama yang akan terjadi di kancah Piala Asia ini? Hal tersebut akan menjadi pertanyaan yang menarik untuk diikuti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here