Ramsey dan Perkembangannya Bersama Si Nyonya Tua

0
64
Ramsey dan Perkembangannya Bersama Si Nyonya Tua
Sumber : https://sempreinter.com/wp-content/uploads/2020/09/aaron-ramsey-scaled-e1601034329729.jpg

Debatbola.comPendukung Arsenal akan mengingat Aaron Ramsey sebagai gelandang box-to-box yang dinamis – tetapi bintang Juventus itu telah mengalami transformasi besar di Turin.

Pemain bernomor punggung delapan tersebut telah menemukan hidup barunya bersama Bianconeri, beroperasi sebagai inverted winger di tim Andrea Pirlo.

Perkembangan Ramsey sendiri terlihat di pertandingan Coppa Italia mellihat Inter Milan, mari kita lihat apa-apa saja hal tersebut.

Di musim debutnya bersama Bianconeri, bisa dibilang Ramsey memang agak redup. Meskipun memenangkan gelar liga pertamanya, dampaknya terhadap tim lebih bersifat “suportif” tidak menjadi pemain kunci andalan Maurizio Sarri.

Sang gelandang hanya bermain 1.051 menit liga, seringkali sebagai pemain pengganti, dan hanya berhasil menyumbangkan tiga gol dan satu asis di Serie A musim lalu.

Musim ini, pemain andalan berusia 30 tahun itu sudah mencetak dua gol dan membuat tiga asis untuk rekan satu timnya.

Setelah bermain di posisi aslinya yakni di lini tengah di bawah Sarri, Ramsey hanya beberapa kali saja bermain di posisi itu saat kursi kepelatihan ada di Andrea Pirlo.

Saat bos Juventus tersebut memilih formasi 4-4-2, posisi Ramsey digeser ke sebelah kiri. Namun alih-alih bermain sebagai pemain sayap konvensional yang membombardir pinggir lapangan, ia malah berfokus pada pemotongan bagian dalam dan  membantu menghubungkan lini tengah dan serangan Juve.

Ramsey pertama kali mengemban posisi itu pada September lalu, saat ia bermain di sisi kiri ketika Juventus bermain imbang 2-2 dengan Roma.

Secara total, Juventus menang empat kali dan seri tiga kali dari delapan pertandingan liga ketika Ramsey memulai pertandingan sebagai pemain sayap kiri ataupun kanan musim ini. 

Meski ramsey tidak tampil di setiap pertandingan, Ramsey telah memainkan peran penting dalam meningkatkan peruntungan Juve setelah bos rookie mereka mengalami awal yang sulit dalam kehidupan di ruang istirahat.

Peran Ramsey di lini tengah dan menyokong lini depan Juventus semakin terlihat akhir-kahir ini, ini tak lepas karena peran yang sekarang ia emban di bawah asuhan Andrea Pirlo.

2,4 peluangnya yang tercipta per 90 menit adalah hasil terbaik ke-17 di Serie A, dengan 0,48 peluang lolos sebagai peluang besar.

Rata-rata hanya lima pemain yang lebih banyak mengoper ke sepertiga akhir per game (25,32) dan dia memberikan bola yang sangat banyak ke rekan satu tim saat menyerang (19,92).

Ramsey bukanlah pilihan utama dari Andrea Pirlo, ia pun telah dikaitkan dengan Tottenham dan Wolves.

Tetapi kontribusinya musim ini dan masa jabatan baru di sayap menunjukkan pemain internasional Wales itu masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada Juventus. Tak pelak Ramsey bakal jadi properti panas saat bursa transfer dibuka kembali di musim panas nanti.

Namun berdasarkan performa saat ini, sang juara Serie A akan lebih bijaksana untuk mempertahankan gelandang serba bisa mereka, mungkin untuk beberapa musim ke depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here