PT. LIB Pastikan Liga 1 Musim Depan Menggunakan Format Home Away

0
48

Debatbola.com – Mendekati bulan dimulainya Liga 1 musim baru, PT. LIB mulai memberikan bocoran mengenai kepastian mengenai Liga tersebut. Sebelumnya, Operator Liga tersebut hanya memberikan pernyataan mengenai rencana yang akan dibicarakan dengan pihak PSSI. Kini tanggal dan format Liga musim depan sudah ditentukan.

Berdasarkan bocoran yang diberikan oleh PT. LIB, pelaksanaan Liga 1 musim dipastikan akan menggunakan format home away kembali. Kabar tersebut tentu akan sangat membahagiakan untuk supporter masing-masing klub. Karena hal itulah PT. LIB mulai melakukan verifikasi pada masing-masing stadion homebase.

Dipastikan Format Home Away
Dalam laga uji coba antara Persebaya melawan Persis Solo, Sudjarno selaku Direktur Operasional dari PT. LIB terlihat hadir. Sudjarno ingin melihat langsung jalannya laga yang dihadiri penonton untuk pertama kalinya itu. Selain itu, sang Direktur Operasional juga memberikan bocoran mengenai Liga 1 musim depan.

Pasca pertandingan, Sudjarno mengatakan pada awak media jika PT. LIB sudah memastikan tanggal pasti Liga 1 musim depan. Menurut Sudjarno, prakiraan kick off Liga 1 antara tanggal 23 sampai 27 bulan Juli. PT. LIB tengah mengusahakan kick off tidak melebihi tanggal tersebut.

Melalui wawancara tersebut Sudjarno juga mengatakan jika format pertandingan yang digunakan akan kembali ke format awal. Liga 1 musim depan dipastikan akan menggunakan format home away kembali. Dengan begitu, setiap klub harus menyediakan stadion yang akan digunakan sebagai homebase di laga kandang.

Dalam upaya mewujudkan format home away tersebut, pihak PT. LIB mulai melakukan inspeksi pada stadion-stadion yang didaftarkan sebagai homebase. Salah satu stadion yang di inspeksi oleh operator Liga 1 yaitu Stadion Gelora Bung Tomo. Kedatangan Sudjarno di pertandingan Minggu kemarin itu sekaligus inspeksi kondisi stadion.

Sebelumnya, PT. LIB juga menginspeksi stadion yang didaftarkan sebagai homebase oleh Borneo FC. Klub tersebut mendaftarkan Stadion Segiri dan diinspeksi pada Jumat tanggal 20 Mei kemarin. Senin, tanggal 23 Mei, PT. LIB juga menginspeksi Stadion Brawijaya yang merupakan homebase Persik Kediri.

PT. LIB menginspeksi stadion tersebut untuk melihat perkembangan persiapan yang dilakukan oleh masing-masing klub. Pengecekan masing-masing stadion tersebut dilakukan pada semua aspek dan dipastikan menyeluruh. Terlebih di musim depan akan ada siaran langsung sehingga harus dilihat kondisinya secara keseluruhan.

Suporter Boleh Datang
Kabar bahagia untuk para pecinta sepak bola, supporter boleh datang ke stadion untuk melihat langsung jalannya pertandingan. PT. LIB meminta pada masing-masing klub untuk mencontoh Persebaya dalam hal kedatangan supporter. Seperti yang diketahui dalam laga uji coba kemarin, sekitar 33.750 penonton yang hadir di Stadion GBT.

Sebenarnya, kehadiran Sudjarno bukan hanya untuk melihat jalannya pertandingan serta inspeksi kondisi stadion saja. Sudjarno juga memantau langsung proses ticketing yang diberlakukan oleh pihak Persebaya. Klub tersebut memberlakukan sistem dalam pembelian tiket dan mewajibkan supporter sudah vaksin minimal 2 kali.

Sistem pembelian tiket tersebut kemungkinan akan diberlakukan di setiap pertandingan Liga 1 musim depan. Pasalnya syarat vaksin dua kali adalah ketetapan yang diberlakukan oleh Satgas PPKM Jawa-Bali untuk laga dengan penonton. Dengan begitu, penonton yang belum vaksin dua kali tidak akan bisa membeli tiket.

Selain membahas mengenai ticketing, Sudjarno juga membahas mengenai kapasitas penonton untuk setiap laga. PT. LIB rupanya menyerahkan ketentuan kapasitas tersebut pada kebijakan masing-masing wilayah yang didasarkan pada kondisi PPKM. Seperti contoh di Stadion GBT kemarin yang menerapkan 75% dari kapasitas asli.

Terkait dengan peraturan lainnya, PT. LIB menyerahkan pengaturannya pada masing-masing klub. Pihak klub berkuasa penuh dalam mengelola pelaksanaan format home away di musim baru nanti. Sedangkan pihak operator hanya bertugas mengasistensi, memverifikasi serta menginspeksi pelaksanaan pertandingan.

Seperti yang diketahui, Persebaya sukses menyelenggarakan pertandingan uji coba melawan Persis Solo yang dihadiri ribuan penonton. Pertandingan tersebut menjadi laga pertama dengan penonton semenjak pandemi terjadi. Keberhasilan Persebaya tersebut menjadi acuan bagi operator Liga dalam pelaksanaan di musim depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here