PSSI Telah Menyiapkan 5 Tim Kuat Untuk Diadu Dengan Timnas Indonesia Pada FIFA Matchday

0
143

Debatbola.com – Usai memutuskan untuk mundur dari pagelaran Piala AFF U-23 2022, Pelatih Tim Garuda, Shin Tae-yong meminta agar agenda uji coba timnas Indonesia dalam FIFA Matchday diperbanyak. Tujuannya agar dapat menambah jam terbang para pemain di kancah Internasional. Selain itu juga agar posisi Indonesia di ranking FIFA meningkat. PSSI sendiri saat ini tengah berusaha supaya Tim Garuda dapat bertanding dengan tim-tim besar dari Eropa dan Asia Timur.

Sengaja Diadu Dengan Tim Kuat

Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI telah menyiapkan beberapa tim-tim kuat untuk diadu dengan Timnas Indonesia. PSSI sengaja mencari lawan yang memiliki ranking di atas Indonesia agar mampu mendongkrak posisi timnas.

Seperti yang kita ketahui, dua kali kemenangan pada pertandingan melawan Timor Leste kemarin mampu mendongkrak posisi Indonesia. Apabila mampu memberikan kemenangan atau hasil imbang kala melawan tim yang posisinya jauh diatas, tentu akan mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Calon Lawan Timnas Indonesia

Guna memaksimalkan agenda FIFA Matchday yang bakal dilaksanakan pada 21-30 Maret 2022, PSSI sudah menyiapkan bakal calon lawan bagi Timnas Indonesia. Berikut daftar calon lawan yang digadang-gadang bakal diadu dengan timnas Indonesia:

1. Bangladesh

Nama Bangladesh sebenarnya sudah diisukan untuk menjadi lawan Indonesia pada bulan lalu. Akan tetapi, karena masalah karantina, Timnas memutuskan untuk membatalkan pertandingan persahabatan dengan negara tersebut dan menggantinya dengan Timor Leste. Bangladesh menjadi salah satu negara yang memiliki kemungkinan paling besar untuk dihadapi timnas pada bulan Maret mendatang.

BFF selaku federasi sepakbola Bangladesh telah mengundang Indonesia untuk melakukan pertandingan uji coba. Mereka juga telah mengajukan jadwal yang dapat dipilih antara 21-29 Maret mendatang. Saat ini Bangladesh berada di posisi 186 pada peringkat FIFA. Dengan demikian kesempatan Indonesia untuk dapat memenangkan pertandingan cukup besar.

2. Bosnia-Herzegovina

Bakal calon lawan Indonesia selanjutnya adalah tim kuat dari Eropa yaitu Bosnia-Herzegovina. Tim ini sangat layak untuk dijadikan lawan bagi tim Garuda guna meningkatkan level di kancah Internasional. 

Bosnia-Herzegovina sendiri bukanlah tim sembarangan dan memiliki level jauh diatas Timnas Indonesia. Saat ini mereka berada di ranking 59 pada peringkat FIFA. PSSI sudah menghubungi federasi Sepakbola negara ini, namun hingga detik ini belum mendapatkan konfirmasi maupun kelanjutan negosiasi.

3. Slovakia

Keseriusan PSSI untuk menyiapkan lawan tangguh bagi Timnas Indonesia tidak main-main. Selain Bosnia-Herzegovina, mereka telah menyiapkan Slovakia ke dalam daftar calon lawan Timnas pada bulan depan. Berdasarkan pernyataan terbaru dari ketua PSSI, mereka telah menghubungi federasi untuk melakoni laga uji coba dengan Tim Garuda.

Slovakia sendiri merupakan salah satu negara kuat di Eropa. Bahkan tidak sedikit pemainnya yang bermain di klub papan atas Eropa. Salah satu pemain terbaik mereka adalah bek tangguh milik Inter Milan, Milan Skriniar. Level permainan dari kedua tim juga terlampau cukup jauh dimana Slovakia berada di peringkat 46 berbanding dengan Indonesia di peringkat 160.

4. Uzbekistan

Uzbekistan merupakan tim yang dirasa paling tepat untuk menjadi lawan bagi Timnas Indonesia. Timnas Uzbekistan merupakan salah satu diperhitungkan di tingkat Asia. Negara ini menduduki posisi 85 di ranking FIFA, lebih baik dari tim kuat Asia lain seperti Bahrain, Yordania, dan Suriah.

5. Kroasia

Kroasia merupakan calon lawan terkuat Indonesia pada FIFA Matchday kali ini. PSSI telah melayangkan surat kepada runner-up Piala Dunia 2018 ini. Tentu pertandingan antara Indonesia melawan Kroasia akan sangat dinanti pecinta sepakbola nasional, terlebih timnas Kroasia dipenuhi para pemain bintang seperti Luca Modric, Nikola Vlasic, Ivan Perisic dan masih banyak lagi.

Tentu para pecinta sepakbola Indonesia berharap rencana tersebut dapat terealisasi. Akan tetapi rencana besar dari PSSI ini bisa saja gagal karena COVID-19, terlebih dengan munculnya varian omicron yang melanda Indonesia belakangan ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here