PSSI Putuskan Liga 2 Memakai Format 3 Wilayah

0
42

Debatbola.com – Klub yang musim ini tergabung dalam kompetisi Liga 2 terus berusaha mematangkan skuadnya. Seperti yang diketahui, jadwal kick off sudah ditentukan oleh PT. LIB dan akan dimulai pada tanggal 27 Agustus nanti. Karena hal itulah persiapan terus dilakukan sembari menunggu format terbaru diumumkan oleh PSSI.

Setelah menunggu sekian lama, akhirnya PSSI mengumumkan format yang akan digunakan selama kompetisi Liga 2 di musim ini. Berdasarkan keputusan PSSI, Liga 2 akan berjalan dengan format 3 wilayah seperti yang diajukan sebagian besar pesertanya. Kini hampir semua klub Liga 2 sudah mulai launching pemain serta jersey yang digunakan.

Keputusan PSSI

Beberapa waktu lalu, PT. LIB telah mengumumkan jadwal kick off Liga 2 yang akan dimulai pada tanggal 27 Agustus 2022 nanti. Pengumuman tersebut dilakukan setelah PT. LIB dan perwakilan klub-klub Liga 2 merampungkan manager meeting perdana. Sebanyak 28 klub dipastikan akan berpartisipasi di Liga kasta kedua itu untuk bisa promosi ke Liga 1.

Pada saat pengumuman format tersebut, PT. LIB belum bisa memberikan kepastian mengenai format kompetisi lantaran masih menunggu keputusan dari PSSI. Namun saat itu PT. LIB juga meminta saran pada masing-masing klub mengenai format yang akan digunakan. Sebagian besar klub mengusulkan format 3 wilayah.

Berdasarkan hasil rapat antara PT. LIB dengan Exco PSSI, diambil keputusan jika format Liga 1 akan menggunakan 3 wilayah. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Yunus Nusi selaku Sekjen PSSI melalui laman resmi federasi. Hanya saja dalam pengumuman resmi tersebut PSSI belum menetapkan untuk pembagian klub serta jadwal pasti dari kick off.

Keputusan tersebut diambil lantaran format 3 wilayah dianggap pilihan yang paling akomodatif untuk semua klub. Format 3 wilayah juga dianggap lebih efisien untuk klub dan lebih efektif untuk jadwal pertandingan. Yunus Nusi juga meyakini jika persaingan di Liga 2 nantinya akan lebih ketat dibandingkan musim sebelumnya.

Terlebih ada beberapa klub yang pernah merasakan Liga 1 seperti yang terbaru Persipura Jayapura, Persiraja Banda Aceh dan Persela Lamongan. Yunus Nusi meminta pada masing-masing klub untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin karena hanya ada 3 klub yang bisa promosi ke Liga 1. Klub yang paling siap dipastikan yang bisa meraih hasil terbaik.

Beberapa Klub Sudah Launching Tim

Dalam rangka persiapan Liga 2, beberapa klub sudah melakukan launching timnya untuk menyambut musim baru. Seperti halnya PSIM Jogja yang melakukan launching tim bersamaan dengan pertandingan persahabatan melawan Nusantara United FC. Dalam acara tersebut, Imran Nahumarury selaku pelatih mengatakan jika timnya sudah siap menyambut Liga 2.

Sebagai klub yang harus terdegradasi di musim sebelumnya, Persela Lamongan juga sudah memperkenalkan skuad serta jersey terbarunya pada tanggal 14 Agustus malam. Total ada 26 pemain yang resmi diperkenalkan dalam acara tersebut. Tidak lupa Persela Lamongan juga mengungkapkan niatnya untuk segera kembali ke Liga 1.

Tidak mau ketinggalan, Deltras Sidoarjo juga sudah melakukan launching tim di hari yang sama dengan Persela Lamongan. Dalam acara tersebut, total 30 pemain diperkenalkan di hadapan para suporternya yang kemudian dilanjutkan pertandingan persahabatan melawan Persipa Pati. Untuk jersey sendiri memang ada sedikit perubahan, namun tetap mempertahankan warna merah khasnya.

Sriwijaya FC sendiri mengaku sudah sangat siap untuk mengarungi musim baru di Liga 2. Menurut lokasi klub tersebut saat ini, Sriwijaya FC akan masuk ke wilayah barat bersama 8 tim lainnya yang sebagian besar dari Sumatra. Sriwijaya FC juga mengatakan jika tidak akan gentar menghadapi klub kuat dari wilayah barat itu.

Persipura Masih Kekurangan Dana

Dibalik beberapa klub yang sudah melakukan launching tim untuk menyambut Liga 2, Persipura justru masih berusaha mengumpulkan dana. Setidaknya butuh 15 Miliar untuk Persipura bisa mengarungi kompetisi Liga 2 di musim ini. Namun jumlah dana yang diterima dari sponsor masih belum mencukupi dari jumlah tersebut.

Kini Persipura baru bisa mengumpulkan sebanyak 12 Miliar yang diperoleh dari 3 sponsor. Sementara pemerintah Provinsi Papua sendiri membantu dengan memberikan ijin penggunaan Stadion Lukas Enembe serta Wisma Atlet Menembak. Pihak klub tengah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mendapat tambahan dana sebelum Liga 2 dimulai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here