PSSI Jalin Komunikasi Dengan EAFF, Kode Keluar AFF?

0
25

Debatbola.com – Kemarahan para pecinta Indonesia pada AFF kian bertambah setelah terlihat mengabaikan protes yang diajukan PSSI. Bahkan Mochamad Iriawan juga menyampaikan jika hingga kini masih belum ada kepastian dari AFF. Karena hal itulah desakan netizen agar Indonesia bergabung dengan EAFF semakin kuat.

Baru-baru ini Mochamad Iriawan memberi kabar yang membahagiakan netizen pecinta bola di Indonesia. Secara mengejutkan Ketua umum PSSI tersebut mengatakan jika sudah menjalin komunikasi dengan ketua EAFF beberapa waktu lalu. Kabar tersebut seakan menjadi kode jika Indonesia akan segera keluar AFF.

Sudah Jalin Komunikasi

Netizen Indonesia kembali dibuat geram oleh AFF lantaran protes yang diajukan PSSI hingga kini masih belum ada tindak lanjut. Padahal Presiden AFF, Khiev Sameth telah berkunjung ke Indonesia untuk bertemu dengan PSSI. Namun PSSI diminta untuk menunggu karena kasus tersebut melibatkan komdis AFF.

Kekecewaan para pecinta sepak bola Indonesia sedikit terobati dengan kabar bahagia yang disampaikan PSSI. Melalui Mochamad Iriawan, PSSI mengatakan jika sudah menjalin komunikasi dengan EAFF terkait perpindahan federasi. Dengan adanya kabar tersebut seakan menjadi kode jika Indonesia akan segera meninggalkan AFF.

Menurut keterangan dari ketua umum PSSI itu, pihak EAFF menghubungi langsung Yunus Nusi selaku sekjen dari PSSI. Bahkan EAFF mengaku senang jika memang Indonesia mau bergabung dengan federasi sepak bola Asia Timur itu. Dengan lampu hijau tersebut tinggal menunggu keputusan dari PSSI.

Meskipun telah didesak oleh netizen Indonesia dan dikecewakan oleh AFF, PSSI tidak bisa langsung mengambil keputusan untuk pindah federasi. Pasalnya banyak mekanisme yang harus dijalani baik secara internal maupun eksternal. Secara organisasi, Mochamad Iriawan juga masih harus berdiskusi dengan seluruh tingkatan di PSSI termasuk dengan Exco.

Sebenarnya, Indonesia merupakan salah satu pendiri AFF bersama dengan 6 negara lainnya di tahun 1984 lalu. Belum lagi hingga kini Indonesia belum pernah meraih trofi satupun di kompetisi yang dilaksanakan AFF. Jika pindah tanpa satupun catatan trofi, Indonesia akan meninggalkan kenangan buruk di AFF.

Hitung-Hitungan Untung Rugi

Bergabung dengan EAFF tentu akan sangat menguntungkan untuk Timnas Indonesia jika ingin menaikkan levelnya. Namun PSSI tidak bisa serta merta langsung mengambil keputusan besar tersebut. Pasalnya ada untung dan rugi yang harus dipertimbangkan oleh Timnas Indonesia jika memutuskan untuk pindah federasi.

Pindah ke EAFF memang akan membuat Timnas Indonesia lebih kompetitif karena bersua dengan negara langganan Piala Dunia. Namun jauhnya jarak yang harus ditempuh akan membuat dukungan untuk Timnas di Stadion berkurang. Belum lagi biaya perjalanan yang membengkak serta adaptasi dengan iklim baru dipastikan akan menjadi pertimbangan.

Jika benar-benar keluar dari AFF, kemungkinan besar Indonesia tidak akan berpartisipasi dalam Piala AFF yang digelar akhir tahun nanti. Meskipun belum pernah mendapat trofi, akan tetapi Indonesia adalah tim terfavorit di kompetisi tersebut serta sering kali menjadi runner up. Akan sangat mengejutkan jika tiba-tiba Indonesia absen di kompetisi AFF itu.

Negara Anggota EAFF Calon Lawan Indonesia

EAFF merupakan federasi sepak bola di Asia Timur yang sudah berdiri sejak tahun 2002 lalu. Saat ini, EAFF memiliki 10 anggota yaitu Korea Selatan, Korea Utara, China, Jepang, Taiwan, Hongkong, Macau, Mongolia dan kepulauan Mariana Utara. Para anggota EAFF merupakan negara-negara dengan Timnas terkuat di Asia.

Sama halnya dengan AFF, EAFF juga memiliki event-event yang mempertemukan negara-negara anggotanya dalam sebuah kompetisi. Jika Indonesia bergabung dengan EAFF, maka Indonesia berkesempatan bertemu dengan negara-negara kuat tersebut. Dengan begitu level Timnas Indonesia akan semakin meningkat.

Akan tetapi untuk bisa bertemu Jepang, China maupun Korea di kompetisi EAFF tentu bukanlah hal yang mudah bagi Indonesia. Pasalnya EAFF menerapkan kompetisi tiga babak dimana klub kuat akan langsung bertanding di babak ketiga. Indonesia harus bisa lolos hingga babak ketiga tersebut jika ingin berhadapan dengan tim-tim kuat Asia Timur.

Berdasarkan ranking FIFA Indonesia saat ini, kemungkinan akan langsung berada di babak kedua. Pada babak tersebut, Indonesia akan bertemu dengan Hongkong, Korea Utara dan Taiwan serta pemenang babak pertama. Jika berhasil lolos di babak tersebut, baru Indonesia akan bertemu dengan Jepang, China serta Korea Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here