PSSI Investigasi Meninggalnya Suporter Di Stadion GBLA, Bobotoh Geruduk Kantor Persib

0

Debatbola.com – Kasus meninggalnya dua suporter saat Persib dan Persebaya melakoni pertandingan di Stadion GBLA menjadi catatan hitam dalam persepakbolaan Indonesia. Dua korban jiwa tersebut merupakan Bobotoh dan berasal dari wilayah Jawa Barat. Karena hal itulah PSSI kemudian membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus tersebut.

Kini proses Investigasi itu sudah dimulai dan akan menyelidiki banyak pihak. Kabarnya, PSSI akan menginvestigasi Persib karena bagaimanapun korban yang meninggalkan merupakan suporter dari klub tersebut. Selain itu, oknum yang mengijinkan penonton masuk juga akan diselidiki.

PSSI Mulai Investigasi

Pasca kejadian yang mengakibatkan hilangnya korban jiwa di Stadion GBLA, PSSI kemudian membentuk tim investigasi. Proses investigasi tersebut sudah mulai dilakukan dengan menyelidiki beberapa pihak. Tujuan dari Investigasi tersebut tentu saja untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya di lapangan.

Seperti yang diketahui, dua Bobotoh meninggal sebelum pertandingan antara Persib dan Persebaya dimulai beberapa hari yang lalu. Menurut kabar yang beredar, keduanya meninggal ketika berdesakan saat akan memasuki stadion. Hal tersebut terjadi karena membludaknya penonton yang bahkan melebihi kapasitas yang ditentukan.

Berdasarkan keterangan dari Akhmad Hadian Lukita, tim investigasi juga akan menggunakan informasi yang beredar di media sosial sebagai bahan investigasi. Selain pihak kepolisian, Komdis PSSI juga akan dilibatkan dalam investigasi kejadian kali ini. Data-data di lapangan juga akan digunakan sebagai acuan dalam investigasi.

Mengenai hukuman yang akan diberikan oleh Komdis PSSI, Akhmad Hadian Lukita selaku Dirut PT. LIB masih belum bisa memastikan. Namun jika ditemukan kesalahan pada panitia lokal, dipastikan PSSI akan memberikan hukuman. Kini pihak PSSI tengah menunggu hasil guna dijadikan bahan evaluasi untuk kompetisi mendatang.

Pasca kejadian tersebut, stadion GBLA tidak bisa digunakan kembali untuk pertandingan sebelum adanya perbaikan. Pasalnya kerusakan yang terjadi cukup parah termasuk kaca serta pintu besi yang roboh. Untuk pertandingan lanjutan di Piala Presiden grup C terpaksa dipindahkan ke Stadion Si Jalak Harupat dan dilaksanakan tanpa penonton.

Selidiki Oknum Pemasuk Penonton Tanpa Tiket

PSSI kabarnya juga akan melakukan investigasi terkait kabar adanya oknum yang tidak bertanggung jawab. Oknum tersebut lah yang mengijinkan penonton tanpa tiket memasuki stadion GBLA pada pertandingan Jumat kemarin. Hal tersebut mulai diketahui publik setelah ramai beredar di media sosial.

Adanya oknum tersebut membuat jumlah suporter yang memasuki stadion melebihi batas yang telah ditentukan Panpel. Dari kapasitas 15.000 tiket yang disediakan, membludak menjadi 60.000 penonton yang berhasil memasuki stadion. Karena hal itulah desak-desakan yang berakibat korban jiwa tidak terelakkan.

Tim investigasi yang dibentuk oleh PSSI kabarnya juga sudah mencium adanya kecurangan tersebut dan akan mendalami kasus tersebut. Saat ini, PSSI tengah meminta keterangan dari banyak pihak untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya. Pihak yang dimintai keterangan tentu saja Panpel yang bertugas saat pertandingan itu.

Bobotoh Geruduk Kantor Persib

Sebelum pertandingan antara Bhayangkara melawan Persib kemarin, ratusan Bobotoh terlihat menggeruduk Kantor milik PT. Persib Bandung Bermartabat. Massa tersebut meminta pada pihak panpel Piala Presiden kali ini untuk mengevaluasi kerjanya selama kompetisi tersebut berlangsung. Selain itu, Bobotoh juga meminta Panpel untuk bertanggung jawab atas meninggalnya dua suporter di Jumat lalu.

Bobotoh menyadari jika masih banyak calo tiket yang membuat penonton pertandingan menjadi tak terkendali jumlahnya. Karena hal itulah Bobotoh meminta PT. PBB untuk membenahi sistem penjualan tiket untuk pertandingan selanjutnya. Selain itu, massa juga meminta pada PT. PBB dan Panpel untuk meminta maaf secara terbuka serta mengakui kelalaian yang berakibat hilangnya nyawa suporter itu.

Kumpulan Bobotoh yang berkumpul di depan PT. PBB kemudian ditemui oleh Budi Bram selaku koordinator Panpel di Persib Bandung. Budi Bram menjanjikan evaluasi atas kinerja Panpel selama ini dan bahkan bersedia untuk mundur. Namun Budi tetap ingin menyelesaikan pertandingan terakhir di grup C yang merupakan tanggung jawabnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version