PSG Tersingkir dari Liga Champions, Pochettino Terancam Dipecat

0
65

Debatbola.com – Nasib buruk baru saja dialami raksasa asal Liga Prancis, PSG yang ternyata tersingkir dari Liga Champions usai tumbang dari Real Madrid. Hasil buruk ini nampaknya juga berimbas kepada masa depan Mauricio Pochettino.

Alami Kekalahan Telak

Digadang-gadang menjadi pertandingan paling seru di Liga Champions musim ini, duel PSG kontra Real Madrid akhirnya berakhir. Pada hari Kamis (10/3/2022) dini hari WIB, PSG diketahui menyambangi markas Real Madrid untuk melakoni laga leg kedua dari fase 16 Liga Champions musim ini. Stadion Santiago Bernabeu ternyata sukses membuat PSG serasa di neraka setelah tumbang dengan skor telak 3:1.

PSG sebenarnya sempat jumawa setelah unggul lebih dulu melalui gol dari Kylian Mbappe yang tercipta di menit ke-39. Akan tetapi striker kawakan milik Real Madrid, Karim Benzema sukses membuat PSG tidak bisa tidur selepas laga usai. Pemain asal Prancis ini sukses mencetak hattrick di babak kedua yang masing-masing tercipta di menit ke-61, 76, dan juga menit ke-78.

PSG yang tidak mampu memanfaatkan waktu tersisa akhirnya pulang tertunduk lesu. Kemenangan 1:3 atas PSG ini juga membuat Real Madrid unggul 2:3 dan berhak melaju ke babak berikutnya. Kemenangan ini bisa dibilang menjadi laga balas dendam setelah di pertemuan pertama Real Madrid tumbang 0:1 dari PSG di Parc Des Princes beberapa waktu lalu.

Nasib Buruk Karir Pochettino

Kekalahan atas Real Madrid Kamis dini hari ini juga memupuskan asa PSG untuk memenangkan kompetisi Liga Champions musim ini. Sebab langkah mereka sudah pasti terhenti dan harus mencobanya musim depan. 

Menurut pengamatan dari seorang jurnalis sepak bola asal Prancis, Julien Laurens meyakini hasil buruk di laga ini nampaknya juga akan berimbas pada keberlangsungan karir dari sang pelatih, Mauricio Pochettino. Dia memprediksi jika musim depan Pochettino tidak akan lagi duduk di kursi kepelatihan PSG.

“Kami sebelumnya pernah masuk dalam situasi yang serupa di PSG. Terlalu sering terjadi, dan ini adalah sebuah kegagalan besar [yang dialami PSG],” buka Laurens kepada BBC Radio 5 Live baru-baru ini.

“Banyak hal yang harus dilakukan para pemain di atas lapangan karena anda tidak bisa melakukan kesalahan ini sendirian. Pochettino tidak akan ada di sana pada musim depan, saya dapat memberitahu anda soal itu. Kecuali mereka [PSG] tidak bisa mendapatkan [Zinedine] Zidane,” sambungnya.

Faktor Rotasi Penjaga Gawang PSG

Lebih lanjut Julien Laurens juga mengkritik terhadap situasi penjaga gawang yang ada di PSG saat ini. Menurutnya Mauricio Pochettino melakukan sebuah kesalahan yang cukup mendasar. Pelatih asal Argentina ini diketahui sering melakukan rotasi penjaga gawang. Dia sering mengganti dua kiper topnya antara Keylor Navas dan juga Gianluigi Donnarumma. Hal ini tentu saja menghilangkan konsistensi terutama di bawah mistar gawang.

“Menurut saya situasi penjaga gawang cukup gila. Dia [Mauricio Pochettino] tidak menempatkan mereka di lingkungan yang tepat untuk bisa menjadi baik. Anda juga tidak pernah tahu siapa yang akan bermain di laga selanjutnya,” jelas Laurens.

Kecewa Karena PSG Gugur

Di lain kesempatan, Mauricio Pochettino mengungkapkan perasaan kecewanya karena tim asuhannya tersingkir lebih awal. Bisa dibilang, PSG adalah salah satu kandidat juara di Liga Champions musim ini. Namun tim berjuluk Les Parisiens ini harus bisa menerima kenyataan gagal meneruskan perjuangan untuk berburu Si Kuping Besar.

“PSG sudah mengejar gelar Liga Champions selama beberapa tahun. Saya benar-benar kecewa, merasa kesal namun hal ini tidak bisa terjadi. Beberapa minggu kedepan juga akan menjadi momen yang tidak mudah,” ungkap Pochettino.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here