PSG Pati Selamat Dari Jurang Degradasi

0
75

Debatbola.com – PSG Pati akhirnya dapat bernafas lega setelah selamat dari jurang degradasi dan tetap bermain di Liga 2 musim depan. Klub milik Atta Halilintar ini berhasil menahan imbang Hizbul Wathan FC di pertandingan ke-10 Grup C Liga 2. Pertandingan yang berlangsung pada hari Selasa, 30/11/2021 ini berkesudahan dengan skor 1-1.

Laga hidup dan mati dilakoni PSG Pati karena selisih poin dengan Hizbul Wathan FC hanya terpaut 1 point. PSG Pati yang berada di posisi 5 klasemen sedangkan lawannya berada di posisi juru kunci. Stadion Manahan Solo menjadi saksi sejarah PSG Pati bisa bertahan di kompetisi Liga 2 Indonesia musim depan.

Laga Berjalan Sengit

Dalam laga tersebut, kedua tim menampilkan strategi menyerang hingga pertandingan tersebut sangat berjalan sengit. PSG Pati dan Hizbul Wathan bermain dengan mati-matian dari peluit wasit dibunyikan untuk selamat dari jurang degradasi. Pada menit ke-11 PSG Pati sebenarnya sudah mampu unggul atas lawannya setelah mendapat hadiah tendangan penalti.

Namun Syaiful selaku eksekutor tendangan 12 pas tersebut gagal melakukan tugasnya dengan baik. Skor sama kuat 0-0 menutup laga pada babak pertama. Di babak kedua PSG Pati tampil lebih menyerang, baru dua menit laga berjalan PSG membuka keunggulan mereka.

Gol PSG Pati diciptakan oleh Dadang Apridianto yang sukses membobol gawang Hizbul Wathan, skor pun berubah menjadi 1-0. Hizbul Wathan pun bukan tanpa peluang mereka terus menggempur pertahanan PSG Pati melalui skema serangan balik. Akhirnya dengan terus berjuang tanpa lelah mereka dapat menyamakan pada menit ke-75 melalui sepakan Rizky Sena.

Dengan hasil imbang tersebut sudah dapat memastikan PSG Pati selamat dari ancaman jurang degradasi dengan koleksi 6 poin dari 10 pertandingan. Sementara Hizbul Wathan yang sudah berjuang mati-matian harus rela turun kasta ke Liga 3 musim depan. Mereka bertengger di posisi juru kunci grup C Liga 2 Indonesia.

Selamat dari Degradasi

Hasil imbang sudah memastikan bahwa tim asal Jawa Timur tersebut selamat dari degradasi. Klub milik Youtuber beken Atta Halilintar tersebut masih dapat bermain di Liga 2 Indonesia pada musim depan. Dengan begitu maka sudah dipastikan sudah ada beberapa tim yang degradasi ke Liga 3 musim depan.

Diantaranya dari Grup A ada KS Tiga Naga yang pada pertandingan terakhir dikalahkan Semen Padang 1-0. Sementara dari Grup B, Badak Lampung FC menjadi tim pertama yang terdegradasi, disusul oleh Hizbul Wathan dari Grup C menjadi tim yang terdegradasi

Sementara dari Grup D belum menentukan siapa yang akan terdegradasi karena masih belum memainkan pertandingannya. Namun yang paling rentan yaitu PSBS karena mereka hanya terpaut 1 poin dari Mitra Kukar yang berada di zona aman.

Babak 8 Besar Liga 2 Indonesia

Sementara itu selain persaingan dalam jurang degradasi, penentuan klub yang maju ke babak 8 besar pun juga sangat ramai. Terhitung sudah ada beberapa klub sudah dipastikan maju ke babak 8 besar Liga 2. Dari Grup A Sriwijaya FC dan PSMS Medan sudah dipastikan lolos ke babak selanjutnya.

Mereka menjaga asa untuk dapat tampil di Liga 1 musim depan sebagai salah satu tim besar asal Sumatera. Dari Grup B masih terjadi sedikit persaingan antara Persekat Tegal dengan RANS Cilegon FC. Persekat yang berhasil mengalahkan Dewa United 1-0, harus menunggu pertandingan terakhir RANS Cilegon vs PSKC Kota Cimahi.

Apabila RANS Cilegon menang maka yang berhak mendampingi Dewa United adalah RANS Cilegon FC. Lain halnya dari Grup C, Persis Solo dan PSIM Yogyakarta sudah dipastikan maju ke babak 8 besar Liga 2 Indonesia setelah di pertandingan terakhir PSIM secara dramatis mengalahkan Persijap Jepara 1-0.

Dari Grup terakhir yakni Grup D persaingan sengit nampak terjadi. Dari 6 tim yang berada di Grup D semua berpotensi maju ke babak 8 besar dengan skema lolos yang berbeda. Peluang terbesar dimiliki Kalteng Putra dan Mitra Kukar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here