Profil Timnas Italia Euro 2020, Kekuatan Tradisional yang Siap Bangkit Lagi

0
201
Profil Timnas Italia Euro 2020, Kekuatan Tradisional yang Siap Bangkit Lagi

Debatbola.com – Turnamen Euro 2020 tinggal menghitung hari dan sejumlah negara bersiap dengan kekuatannya masing-masing. Italia yang absen dalam edisi World Cup 2018 juga kini tengah bersiap. Seperti apa kekuatan tim asuhan Roberto Mancini tersebut? Berikut adalah profil mereka jelang turnamen Euro 2020 mendatang.

Tangguh, Tapi Jarang Melawan Negara Kuat

Selepas kegagalan menembus World Cup 2018, Italia nampaknya makin serius untuk bangkit dari keterpurukan. Roberto Mancini kala itu pernah berkata bahwa ia percaya diri membawa Gli Azzurri bangkit kembali. Eks pelatih Manchester City itu ternyata benar, karena sejauh ini, Italia asuhannya sukses memenangkan 21 laga dari 30 laga yang telah ia mainkan.

Di babak kualifikasi, Italia tampil sangat mengesankan di mana mereka berhasil menyapu bersih 10 laga fase grup kualifikasi dengan kemenangan. Melansir dari The Guardian, Italia kini memerpanjang rekor unbeatennya menjadi 25 laga beruntun. Hanya lima pertandingan lebih sedikit dari rekor yang dipegang Vittorio Pozzo pada tahun 1930-an.

Formasi 4-3-3 yang dibangun Mancini terbukti manjur, dengan kombinasi pemain muda dan pemain senior yang cukup sempurna. Gli Azzurri berhasil mengkombinasikan ketajaman serangan dan kesolidan lini belakang. Buktinya, mereka hanya kebobolan satu gol dari enam laga antara bulan November 2020 dan Maret 2021.

Meski terlihat perkasa, Italia sendiri sejatinya tak sering melawan tim-tim kuat jelang Euro 2020 nanti. Pasalnya, selama meraih rekor selalu menang, Italia hanya tiga kali melawan negara yang ada di urutan 20 besar peringkat FIFA. Mereka juga hanya bermain melawan negara-negara mudah macam Finlandia, Bosnia, Yunani Armenia dan Liechtenstein.

Profil Pelatih

Jika berbicara soal kekuatan Italia, Roberto Mancini tentu menjadi otak di baliknya. Mancini dikenal sebagai dua sosok sempurna, baik sebagai pemain, maupun sebagai pelatih. Sebagai pemain, Mancini dikenal sebagai pemain berpengalaman. Ia juga dikenal tak sering berkompromi ketika mengambil keputusan di atas lapangan.

Rekam jejak karir Mancini juga terbilang cukup bagus. Di usia yang masih berada di angka 35 tahun, Mancini sudah berhasil memenangkan Coppa Italia bersama Fiorentina. Lalu, ia memenangi Coppa Italia lagi bersama skuad Lazio yang seadanya pada tahun 2004. Perlu diingat pula bahwa Mancini juga pernah meraih kesuksesan di Inggris.

Mancini memenangkan trofi bersama Manchester City untuk pertama kalinya setelah klub puasa gelar selama sekitar 44 tahun. Bisa dibilang, sebelum kedatangan Mancini, City adalah tim penghuni papan tengah Inggris. Tetapi kedatangan Mancini akhirnya mampu mendongkrak performa tim asal Manchester ini.

Materi Skuad

Sampai saat ini, memang belum ada pengumuman resmi mengenai siapa saja yang akan dibawa Mancini ke turnamen Euro 2016. Namun dari beberapa pertandingan terakhir, sudah ada gambaran bagaimana skuad Italia di turnamen final nantinya. Yang jelas, skuad tim ini adalah kombinasi cukup sempurna dari pemain muda dan pemain senior.

Nama-nama pemain muda seperti Gianluigi Donnarumma, Nicolò Barella, Federico Chiesa kemungkinan akan ikut serta. Beberapa nama tersebut sejatinya belum begitu berpengalaman bermain di turnamen-turnamen elit. Namun mereka akan mendapat bantuan dari para pemain senior macam Giorgio Chiellini, Marco Verratti, Jorginho dan Emerson.

Perjalanan dan Jadwal di Euro 2020

Seperti yang telah disebutkan, Italia menyambut Euro 2020 dengan catatan bagus, selalu menang di babak kualifikasi. Gli Azzurri memimpin klasemen Grup J dengan koleksi 30 poin, unggul dengan margin 12 angkaa dari Finlandia. Mereka lalu bergabung di Grup A Euro 2020, bersama Swiss, Turki dan Wales.

Dilihat dari komposisi Grupnya, Italia juga nampaknya tak akan menemui banyak kesulitan berarti. Turki mungkin akan menjadi lawan terberat Gli Azzuri selama fase grup turnamen Euro 2020 mendatang. Perjalanan lebih sulit akan menanti Italia di fase knockout, di mana mereka mungkin akan berhadapan dengan negara-negara lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here